19 Cara Mengatasi HP Android Sering Restart

Restart atau mati sendiri sering kali di alami bagi para pengguna perangkat berbasis sistem operasi seperti…

Restart atau mati sendiri sering kali di alami bagi para pengguna perangkat berbasis sistem operasi seperti komputer dan smartphone. Saya sendiri juga mengalami masalah yang sama. Tapi masalah tersebut saya alami pada komputer saya, bukan pada smartphone Android. Saat sedang mengakses internet tiba-tiba komputer saya langsung mati total, dan setelah saya cek ternyata komputer suhu terlalu panas (overheat).

Hal ini terjadi karena faktor suhu yang ada di lingkungan dan faktor kinerja dari hardware komputer itu sendiri yang tidak pernah saya istirahatkan. Waktu itu saya mengakses internet pada saat siang hari, dan pastinya siang hari suhu terasa panas dan hardware komputer-pun serasa sangat panas pula. Alhasil komputer restart dengan sendirinya.

Lihat Juga : 19 Cara Mengatasi Game Android Keluar Sendiri

Penyebab HP Android Restart / Mati Sendiri

Setiap orang tentunya memiliki masalah yang berbeda-beda, apa yang saya alami mungkin belum tentu sama dengan apa yang Anda alami. Faktor dari software juga bisa menjadi penyebab smartphone Android mengalami restart tiba-tiba. Untuk mengetahui penyebab dan solusinya, Anda bisa simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Penumpukan file cache yang berlebihan

Setiap Anda membuka atau menjalankan aplikasi tentunya, sistem akan memproduksi file sampah atau file cache secara terus-menerus. Tujuannya untuk mempercepat pengguna dalam mengakses file / data pada aplikasi. Meskipun sangat membantu, file cache tetap harus dibersihkan secara berkala. Apabila file cache tersebut tidak pernah dibersihkan, maka dapat menyebabkan ponsel Android mengalami banyak masalah. Salah satunya adalah HP dapat mengalami restart sendiri.

Lihat Juga : 6 Cara Membersihkan Cache Realme

Terjadi kerusakan pada aplikasi

Apabila ada aplikasi yang bermasalah seperti muncul pesan error atau force close, maka bisa jadi HP Android yang suka restart sendiri disebabkan oleh masalah tersebut. File aplikasi yang tidak lengkap, rusak, atau tidak kompatibel membuat sistem Android error. Mungkin saja aplikasi tersebut merupakan malware yang dapat merusak sistem Android. Untuk memastikannya, Anda perlu mengingat apakah sebelumnya telah menginstall aplikasi dari situs lain atau tidak.

Masalah pada sistem Android

Jika sistem Android mengalami kerusakan karena hal tertentu, seperti tidak sengaja telah menghapus file sistem / terjadi corrupt pada file sistem. Maka secara tidak langsung hal tersebut menyebabkan sistem Android error dan mengalami restart sendiri. Atau kemungkinan lain terdapat bugs pada sistem Android, sehingga menyebabkan Android berjalan tidak stabil.

HP telah dilakukan root

Root memang terlihat sangat baik untuk pengguna, tapi sebenarnya root tidak baik untuk smartphone itu sendiri. Dengan root pengguna bisa mengakses sistem yang sebelumnya tidak bisa diakses dan pengguna bisa memasang game berat yang sebelumnya tidak bisa dipasang. Tapi terkadang root di beberapa kasus dapat membuat file sistem error, mungkin saja terjadi masalah pada file tertentu dan mengakibatkan Android mengalami restart / mati sendiri.

Terjadi overload pada hardware

Banyaknya aplikasi yang Anda jalankan membuat hardware tidak kuasa untuk melakukannya. Setiap smartphone memiliki spesifikasi yang berbeda-beda, untuk itulah sebagai pengguna Anda tidak perlu memaksakan sesuatu yang memang tidak mampu dilakukan oleh smartphone. Overload pada hardware utama seperti CPU, RAM, dan GPU akan membuat hang, yang pada akhirnya menyebabkan smartphone restart / mati sendiri.

Lihat Juga : 6 Cara Mengatasi RAM Android Penuh

Panas berlebihan (overheat)

Hardware yang terlalu panas sering kali terjadi pada komponen baterai. Dan apabila baterai panas maka akan merambat ke hardware lain seperti RAM, Processor, dan lain – lainnya. Semua jenis teknologi seperti smartphone memang dirancang untuk melakukan restart sendiri apabila suhu hardware serasa sangat panas. Hal ini juga sering terjadi pada komputer, terlalu panas hardware komputer juga dapat mengakibatkan komputer restart sendiri.

Usia HP sudah tua

HP yang sudah berumur lebih dari 3 atau 4 tahun bisa dikatakan sudah tua, kualitas dan performa hardware pasti menurun. Apabila umur HP Anda sudah tua, tidak perlu memaksakan HP untuk bekerja keras. Hal ini telah terbukti bahwa latensi baca tulis file pada media penyimpanan akan terjadi penurunan saat smartphone telah digunakan lebih dari 1 tahun. Dalam kondisi ini yang bisa Anda lakukan adalah memastikan penyimpanan internal tidak penuh.

Game (Beta)

Game versi beta atau versi percobaan bisa menyebabkan HP Android mengalami restart dengan sendiri. Mungkin game yang Anda pasang masih terdapat bugs atau mungkin game yang Anda pasang tidak kompatibel dengan sistem sehingga menyebabkan terjadinya error berturut-turut.

Terjadi crash pada aplikasi

Aplikasi yang bertabrakan biasanya terjadi pada dua antivirus atau game Android. File yang bertabrakan mungkin disebabkan karena update yang belum selesai sehingga membuat file campur aduk dan sering mengalami error. Dan tidak menutup kemungkinan juga terjadi restart.

Serangan malware

Malware / virus merupakan ancaman pada semua sistem operasi, baik itu pada komputer ataupun smartphone. Malware yang berbahaya bisa-bisa menyebabkan sistem rusak total. Contoh sederhana restart sendiri, mungkin malware tersebut masuk pada sistem reboot yang membuat smartphone sering mengalami restart. Sebaiknya gunakan antivirus terbaik untuk menghapus dan mencegah masukkan malware ke sistem Android. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati ketika menginstall aplikasi hasil unduhan dari situs pihak ketiga (selain dari Google Play Store).

Lihat Juga : 19 Aplikasi Antivirus Android & iOS Terbaik

Mengatasi HP Android Sering Restart

Dari penyebab di atas tentunya Anda bisa berpikir mengenai permasalahan pada smartphone Android Anda. Untuk mengatasinya, Anda bisa simak beberapa tipsnya berikut ini.

1. Bersihkan cache Android

Bersihkan cache Android
1. Bersihkan cache Android. RUDI DIAN ARIFIN

Tips pertama, cobalah untuk membersihkan file cache pada sistem dan aplikasi terinstall. Untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan aplikasi pembersih bawaan atau aplikasi pembersih dari pihak ketiga yang banyak tersedia di Google Play Store. Selain memperbaiki HP Android yang suka restart sendiri, cara ini juga efektif untuk mengatasi HP Android yang berat dan lemot. Untuk melakukannya, Anda bisa ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

  1. Buka aplikasi Pembersih pada ponsel Android Anda.
  2. Tunggu sampai proses scanning cache selesai dilakukan.
  3. Kemudian tap Bersihkan untuk memulai proses pembersihan.
  4. Tunggu beberapa saat sampai proses pembersihan berhasil dilakukan.
  5. Selesai.

Tidak cukup hanya membersihkan file cache, Anda juga perlu membersihkan memori internal apabila memori internal Android Anda penuh. Anda bisa simak penjelasannya pada poin ketiga.

Lihat Juga : 11 Cara Membersihkan Cache di HP Android

2. Hapus aplikasi yang bermasalah / tidak kompatibel

Menghapus Aplikasi Android
2. Hapus aplikasi / game Android. RUDI DIAN ARIFIN

Mungkin Anda merasa kesulitan membedakan mana aplikasi yang tidak kompatibel. Sederhana saja, jika ada aplikasi tertentu yang sedang mengalami error atau sering muncul pesan error seperti force close maka tandanya aplikasi tersebut bermasalah / tidak kompatibel. Pikirkan apakah sebelumnya Anda telah menginstall aplikasi yang mencurigakan. Misalnya aplikasi hasil unduhan dari situs pihak ketiga (bukan dari Google Play Store). Untuk menghapus aplikasi, Anda bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini.

  1. Buka menu Setelan pada ponsel Android Anda.
  2. Pilih Kelola Aplikasi » temukan dan pilih aplikasi yang ingin dihapus.
  3. Pilih Uninstall » kemudian konfirmasi dengan Oke untuk menghapus aplikasi.
  4. Selesai.

Lihat Juga : 7 Cara Menghapus Aplikasi Android

3. Bersihkan memori internal

Penurunan performa dan masalah pada sistem Android dapat disebabkan oleh memori internal yang penuh. Hal ini beralasan karena sistem Android dan aplikasi terinstall juga membutuhkan ruang yang cukup untuk memproses semua data yang dibutuhkan. Karena itulah apabila memori internal Anda penuh, sebaiknya hapus aplikasi dan simpanan data yang sekiranya tidak dibutuhkan lagi.

Setidaknya sisakan 20% ruang penyimpanan kosong dari total kapasitas memori internal Anda. Untuk menghemat penggunaan memori internal, Anda bisa memindahkan data ke memori eksternal dan memanfaatkan layanan cloud storage (penyimpanan awan).

4. Cek kartu memori Anda

Apabila Anda memasang kartu memori (MicroSD) pada ponsel Android, maka saya sarankan untuk melakukan pengecekan. Mungkin saja masalah tersebut terjadi karena kartu memori rusak / tidak terbaca. Hal ini beralasan karena pada beberapa ponsel Android secara otomatis akan memuat ulang sistem apabila terdapat komponen eksternal yang tidak terbaca secara penuh.

Cobalah untuk tidak memasang kartu memori sementara waktu. Lihat apakah nantinya masih bermasalah atau tidak. Jika masih bermasalah, artinya kartu memori bukan penyebab utama. Ikuti tips selanjutnya dengan memperbarui sistem dan aplikasi terinstall.

Lihat Juga : 10 Cara Mengatasi Kartu Memori Tidak Terbaca

5. Update sistem dan aplikasi terinstall

Update Sistem Android
5. Update sistem Android. RUDI DIAN ARIFIN

Mungkin saja masalah ini terjadi karena bugs pada sistem Android. Maka dari itu saya sarankan untuk melakukan update sistem dan aplikasi terinstall. Stabilitas dan perbaikan hanya terjadi apabila Anda melakukan update. Namun opsi update sistem hanya dapat Anda lakukan apabila tersedia versi terbaru dari sistem atau antarmuka pada ponsel Android Anda.

  1. Buka menu Setelan pada ponsel Android Anda.
  2. Pilih Tentang ponsel » Pembaruan sistem.
  3. Jika tersedia versi sistem terbaru, Anda bisa lakukan update.
  4. Tunggu sampai proses update selesai dilakukan.
  5. Jika sudah, Anda bisa restart ponsel Android Anda.
  6. Selesai.

6. Lakukan Wipe Dalvik Cache dan Cache Partition

Tips selanjutnya, coba bersihkan cache pada sistem dan memori internal menggunakan fitur Wipe Dalvik Cache dan Wipe Cache Partition melalui menu Recovery Mode. Cara ini efektif untuk mengatasi masalah sistem Android yang sering error. Untuk melakukannya, Anda bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini.  

  1. Langkah pertama, pastikan ponsel Android Anda berada pada posisi off / mati.
  2. Tekan tombol Power + Volume Up secara bersamaan selama beberapa saat sampai nantinya masuk ke menu Recovery Mode.
  3. Jika terdapat pilihan bahasa, Anda bisa pilih Bahasa Inggris.
  4. Untuk melakukan Wipe Cache Partition, Anda bisa pilih Wipe Cache Partition.
  5. Tunggu sampai proses tersebut selesai dilakukan.
  6. Jika sudah, Anda bisa pilih Reboot » Reboot to system.
  7. Selesai.

*NOTE

  • Gunakan tombol Volume Up dan Down untuk Navigasi ke atas dan ke bawah.
  • Gunakan tombol Power untuk memilih menu.

*Catatan: Setiap ponsel Android memiliki metode yang berbeda-beda. Anda bisa Google untuk menemukan cara masuk Recovery Mode sesuai dengan merek dan tipe ponsel Android yang Anda gunakan.

7. Unroot HP Android Anda

Apabila sebelumnya Anda telah melakukan root HP Android, maka saya sarankan untuk melakukan unroot. Mungkin saja akses root yang Anda lakukan menyebabkan sistem Android berjalan tidak stabil. Anda sebagai pengguna pastinya tahu bahwa akses root memiliki risiko kerusakan sistem dan aplikasi terinstall. Untuk mengembalikan sistem Android seperti sebelumnya, sebaiknya lakukan Flashing atau Reset Android dengan mengikuti panduannya pada poin kedelapan.

8. Reset HP Android Anda

Factory Reset Android
8. Reset HP Android Anda. RUDI DIAN ARIFIN

Factory Reset / Hard Reset dapat Anda jadikan pilihan apabila cara-cara sederhana di atas tidak membantu sama sekali. Namun sebelum melakukan reset, pastikan untuk melakukan backup pada semua data penting yang Anda miliki. Factory Reset akan mengembalikan sistem ke posisi awal dan menghapus aplikasi terinstall. Jika Anda yakin untuk melakukan reset, Anda bisa ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

  1. Buka menu Setelan pada ponsel Android Anda.
  2. Pilih Setelan tambahan » Cadangkan & Setel Ulang.
  3. Pilih Kembali ke setelan pabrik » Setel ulang telepon.
  4. Konfirmasi dengan pola kunci atau kata sandi ponsel.
  5. Tunggu sampai proses reset berhasil dilakukan.
  6. Selesai.

Factory Reset Android

9. Service HP

Apabila semua tips di atas tidak membuahkan hasil sama sekali, saran saya bawa saja ke Service Center atau tempat Service HP yang sudah berpengalaman. Mungkin saja terdapat kerusakan pada komponen perangkat keras. Di tempat tersebut, Anda akan mendapatkan bantuan yang lebih baik. Untuk masalah biaya tentunya tergantung dari kerusakan.

Lihat Juga : 17 Cara Mengatasi LAG Saat Bermain Game di HP Android

Penutup,

Secara umum, HP yang suka restart sendiri lebih terjadi karena bugs pada sistem Android, bukan dari kerusakan komponen. Meskipun demikian ada banyak faktor yang menyebabkan smartphone suka restart sendiri. Sebagai penulis saya tidak menjamin solusi di atas berhasil mengatasi masalah Anda. Namun harapannya, masalah pada HP Android Anda dapat terselesaikan. Metode sederhana di atas dapat Anda lakukan pada semua perangkat Android seperti Samsung, OPPO, Realme, Lenovo, Xiaomi, ASUS, VIVO, Huawei, NOKIA, dan lainnya. Jika ada perbedaan tampilan dan langkah-langkah, maka Anda bisa menyesuaikannya.

Itulah penjelasan dan tips dari saya, semoga bisa membantu dan bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau tambahkan, silakan tulis melalui kolom komentar yang ada di bawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!

~ Artikel ditulis oleh Rudi Dian Arifin, Editor oleh Wahyu Setia Bintara

Masalah HP Android

  1. 13 Cara Mengatasi Error msvcp120.dll dan msvcr120.dll pada Program Windows

    Perbaiki msvcp & msvcr yang hilang dengan install Microsoft Visual C++ terbaru.
  2. Spesifikasi Honkai Impact 3 di PC dan Smartphone

    Honkai impact merupakan salah satu game dengan genre petualangan keluaran Mihoyo
  3. 17 Cara Mengatasi Aplikasi Not Responding di Windows 10, 8, 7

    Cobalah menutup paksa aplikasi dan membukanya kembali untuk mengatasi aplikasi not responding di Windows 11, 10,…