13 Cara Mengatasi Force Close Aplikasi Android

Masalah mengenai force close pada aplikasi android memang sering di alami oleh para pengguna smartphone android, utamanya adalah smartphone dengan spesifikasi kelas bawah.

Aplikasi yang tertutup secara tiba-tiba memang membuat para pengguna merasa galau dan bingung. Disaat seru – serunya melakukan multitasking di atas layar seperti bermain game, membuka sosmed, chatting, atau apapun itu tiba-tiba aplikasi macet dan menutup dengan sendiri.

Sangat menyedihkan bukan…

…dan biasanya, setiap perangkat Android memiliki pesan error yang berbeda – beda, mungkin karena RAM penuh, muncul pop up sayangnya, aplikasi telah berhenti, “unfortunately, app has stopped”, “unfortunately force close, not enough memory”, not responding”, “sayangnya, com.android.process telah berhenti”, atau yang lainnya.

Lihat Juga : 12 Cara Mengatasi Sayangnya, Sistem UI Telah Berhenti

Berikut anda simak beberapa penyebab aplikasi force close tiba–tiba.

1. RAM Android Penuh

Kapasitas RAM yang kecil pastinya bisa menjadi penyebab aplikasi sering terjadi error, macet, dan juga force close. Banyaknya aplikasi yang berjalan di background membuat RAM tidak mampu menampung semua aplikasi yang ada.

Seperti misalnya, RAM di atas 1 GB atau 512 MB menjalankan aplikasi lebih dari 5 Aplikasi, dan semuanya adalah aplikasi sosial media maka dapat di pastikan pasti terjadi macet atau lag.

2. Tumpukan File Cache yang Berlebihan

File cache atau file sampah yang menumpuk terlalu banyak dapat membuat memori internal kelebihan kapasitas. Dan hal tersebut berdampak pada semua aplikasi Android, terutama pada aplikasi yang sering dibuka dan digunakan.

Tumpukan file cache harus di hapus secara rutin, minimal seminggu sekali untuk menjaga kondisi memori tetap lega dan fresh.

3. Terjadi Kerusakan pada Aplikasi

Aplikasi yang rusak atau error pastinya sering terjadi force close. Walaupun data aplikasi sudah di bersihkan, namun nyatakan aplikasi tersebut tetap bermasalah dan tidak bisa digunakan. Hal ini sering di alami oleh para pengguna Android.

Solusinya adalah dengan menghapus dan menggantinya dengan yang baru.

dan lainnya….

Lihat Juga : 9 Cara Mengatasi Sayangnya, Launcher Telah Berhenti

Mengatasi Force Close Aplikasi Android

Setelah mengetahui beberapa penyebab diatas, langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan yakni solusi atau merujuk pada masalah yang ada.

Untuk lebih jelasnya, langsung saja anda simak metode mengatasi masalah pada aplikasi android berikut ini.

1. Muat Ulang Smartphone

Hal sederhana pertama, anda bisa coba restart smartphone android anda. Tidak perlu terburu – buru untuk menggunakan cara – cara ekstrim, bisa jadi masalahnya hanya pada memori RAM yang penuh yang akhirnya membuat aplikasi force close.

Namun jika hal ini tidak berhasil mengatasi masalah anda, cobalah metode berikutnya.

2. Bersihkan file Sampah

Metode selanjutnya yang bisa anda coba yakni membersihkan file cache atau file sampah yang penumpuk pada smartphone Android anda. File sampah yang berlebihan membuat kinerja smartphone melambat. Dan pastinya juga berpengaruh pada aplikasi Android.

File cache memiliki efek positif, namun di sisi lain file cache yang terlalu banyak membuat aplikasi error dan force close tiba – tiba. Solusinya anda menghapusnya, ada banyak aplikasi cleaner yang bisa anda gunakan secara gratis.

Untuk cara manual, anda bisa ikuti langkah – langkahnya dibawah ini.

Hapus Cache Aplikasi
  • Buka menu Pengaturan » Setelan Tambahan » Manajemen Aplikasi » Cari “Nama Aplikasi” » Kemudian tap “Hapus Cache”.

Lihat Juga : 11 Cara Membersihkan Cache di HP Android

3. Hentikan & Hapus Data Aplikasi

Metode ketiga yang perlu anda lakukan adalah menghentikan dan menghapus data pada aplikasi yang terjadi force close tersebut. Menghapus data aplikasi akan membersihkan file atau data yang bersifat sementara pada aplikasi tersebut seperti basis data, data login, cache, history, bookmark, dan lainnya.

Untuk menghapus data aplikasi tersebut, simak langkah-langkahnya dibawah ini.

Hapus Data Aplikasi Android
  • Buka menu Pengaturan » Setelan Tambahan » Manajemen Aplikasi  » Cari “Nama Aplikasi” » Kemudian tap “Paksa Berhenti” dan “Hapus Data”.

4. Update Aplikasi yang Bermasalah Tersebut

Selanjutnya, cobalah untuk update aplikasi bermasalah tersebut ke versi terbaru. Hal ini tentu sangat baik yang efeknya tentu semua bugs dan kerusakan akan di perbaiki. Stabilitas aplikasi, fitur, dan kemanan juga akan lebih ditingkatkan.

Anda bisa melakukan update melalui Google Play Store atau market store lain yang ada di HP Android anda.

Update Aplikasi Android
  • Buka Google Play Store, kemudian cari “NAMA APLIKASI” kemudian anda bisa mencoba untuk tap “Update” dan “Terima”.

5. Update OS ke Versi terbaru

Selanjutnya, coba lakukan juga update sistem android anda. Sama seperti aplikasi, dengan update diharapkan sistem akan berjalan lebih optimal. Tidak hanya sekarang, ke depannya jika update tersedia, maka anda langsung saja lakukan update.

Saat ini aplikasi android semakin lama semakin berkembang dan terus menyesuaikan sesuai dengan perkembangan sistem.

Update OS Android
  • Buka menu Pengaturan » Pembaruan Sitem » Selanjutnya, anda ikuti langkah – langkah update Sistem dari ColosOS OPPO.

Lihat Juga : 6 Cara Mengatasi Setelan Tidak Bisa Dibuka di HP Android

6. Unroot Jika Sebelumnya telah Root

Apabila smartphone anda saat ini berada pada kondisi root dan beberapa kali terjadi masalah pada aplikasi terintal, maka lebih baik lakukan unroot. Dengan unroot biasanya OS Android akan normal dan stabil kembali.

Untuk melakukannya, tentu harus menyesuaikan dengan smartphone yang anda gunakan. Anda bisa searching terkait metode root dan unroot yang anda lakukan sebelumnya.

Tapi disisi lain, apabila anda tidak pernah melakukan akses root, maka anda bisa abaikan metode ini.

7. Hapus Aplikasi Android

Selanjutnya, yang bisa anda lakukan yakni menghapus aplikasi android. Cara ini anda lakukan apabila aplikasi tersebut memang sulit teratasi.

 Setelah menghapus aplikasi, anda juga harus membersihkan file sampah, melakukan restart, dan selanjutnya barulah anda mengunduh dan menginstall aplikasi yang baru.

Menghapus Aplikasi Android
  • Buka menu Pengaturan » Setelan Tambahan » Manajemen Aplikasi » Cari “Nama Aplikasi” » Kemudian tap “Hapus Instalasi”.

Lihat Juga : Cara Menghapus Aplikasi yang Tidak Bisa Dihapus

8. Factory Reset Android

Metode selanjutnya yang bisa anda coba adalah factory reset. Cara ini sebenarnya sangat beresiko, namun ini bisa menjadi andalan jika memang terpaksa dan anda tidak bisa melakukan apa – apa lagi.

Sebelum melakukan factory reset, pastikan anda telah melakukan backup pada semua data atau file yang anda miliki. Copy semua data anda pada komputer atau laptop. Untuk factory reset, anda bisa simak langkah – langkahnya dibawah ini.

Reset HP Android
  • Buka menu Pengaturan » Setelan Tambahan » Buat Cadangan dan Reset » Kemudian tap “Hapus Data Aplikasi dan Aplikasi Yang Dapat di Bongkar”.

9. Flashing Ulang Smartphone

Kemudian hal lain yang dapat anda lakukan yakni flashing ulang sistem android anda. Anda bisa download ROM atau firmware sesuai dengan tipe perangkat yang anda gunakan.

Flashing bisa dilakukan dengan dua cara, melalui recovery mode atau PC. Jika anda bingung bagaimana melakukannya, anda bisa temukan metode flashing yang banyak tersedia di Google atau YouTube. Atau anda bisa minta bantuan teman jika memang anda kesulitan untuk melakukannya.

Lihat Juga : 12 Cara Mengatasi Sayangnya, Kontak Telah Berhenti

10. Beli Smartphone Baru

Jika ditahun saat ini anda masih menggunakan HP Android yang sangat lawas, maka lebih baik anda ganti ke versi terbaru saat ini. Pastikan RAM yang anda gunakan diatas 2 GB agar performa maksimal, baik untuk aktivitas produktif atau hanya untuk bermain game.

Saat ini ada banyak smartphone china dijual dengan harga murah dengan spesifikasi yang Wahh. Tabung uang anda dan pilihlah smartphone sesuai kebutuhan.

Akhir kata

…Itulah sedikit ulasan singkat mengenai penyebab dan solusi mengatasi aplikasi android sering force close. Solusi yang saya berikan memang tidak bisa dikatakan berhasil 100%, namun setidaknya anda coba terlebih dahulu dan lihat hasilnya nanti.

Adapun jika anda masih merasa bingung, anda bisa tanya melalui chat facebook dianisa atau langsung bawa ke service center.

Metode diatas dapat anda lakukan pada semua perangkat Android seperti seperti Samsung, OPPO, Realme, Lenovo, ASUS, Xiaomi, VIVO, Huawei, dan lainnya. Jika ada perbedaan, maka anda bisa menyesuaikannya.

Jika ada sesuatu yang ingin anda tanyakan atau sampaikan, silahkan tulis melalui kolom komentar dibawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!!

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.