Pengertian Sistem Operasi | Sejarah, Fungsi, Jenis

Ketika berdiskusi mengenai smartphone atau komputer, mungkin akan terlintas mengenai istilah sistem operasi. Dan sebagian dari anda mungkin merasa awam atau kurang memahami apa sih sistem operasi itu? Fungsinya apa dan cara kerjanya seperti apa?

Sebagai pengguna smartphone atau teknologi komputasi saat ini, sangat penting memahami fungsi dari sistem operasi secara umum sehingga dapat menjadi gambaran ataupun wawasan, sebagai dasar pengetahuan yang dibutuhkan atau saling berhubungan dengan pengetahuan lain.

Dalam sebuah komputer, sistem operasi adalah penghubung antara hardware dan software yang ingin digunakan nantinya. Tanpa adanya sistem operasi, maka aktivitas di depan layar komputer tidak dapat dilakukan. Melalui artikel ini, penulis akan menjelaskan pengertian sistem operasi secara umum, fungsi dan tujuannya, serta jenis sistem operasi yang berkembang saat ini. Berikut ulasannya,

Lihat Juga : Pengertian Komputer

Pengertian Sistem Operasi secara Umum

Pengertian Sistem Operasi Menurut Para Ahli
image credit : jetcityimage2 | DepositPhotos

Menurut pengertian Wikipedia, Sistem Operasi atau dalam bahasa Inggris Operating System (OS) merupakan perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), serta sebagai daemon untuk program komputer. Dalam hal ini, sistem operasi memiliki penjadwalan sistematis yang mencakup perhitungan penggunaan atau memakaian memori, pemrosesan dan penyimpanan data, serta sumber daya lainnya.

Dalam buku yang ditulis oleh Fajrillah dengan judul Sistem Operasi Komputer, definisi Sistem Operasi adalah pengelola sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system call) yang sering disebut “tools atau utility” berupa aplikasi ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan ketika pemanfaatan sumber daya komputer tersebut.

Definisi lain yang disebutkan mengenai sistem operasi ada 3, antara lain:

1. Resource allocator

  • Mengatur resource.
  • Mengalokasikan dan mengontrol pemakaian resources dari berbagai program atau aplikasi.

2. Control program

  • Mengendalikan eksekusi user program dan pemakain sistem resource (contoh: operasi pada I/O device) => handal, reliable, dan terlindung.

3. Kernel

  • Sistem program yang berjalan terus menerus selama komputer aktif
  • Kontras dengan aplikasi atau program yang di “load”, dengan melakukan eksekusi dan terminasi.

Sistem Operasi juga perangkat lunak yang bertindak sebagai perantara antara pemakai komputer dan perangkat keras. Sistem operasi adalah sebuah sistem program yang paling penting merupakan landasan dari perangkat lunak-perangkat lunak yang lain.

Pengertian Sistem Operasi Menurut Para Ahli

Pengertian diatas merupakan penjelasan sistem operasi secara umum. Dibawah ini terdapat penjelasan sistem operasi menurut para ahlinya yang saya kutip dari beberapa sumber, berikut daftarnya.

Iim Rusyamsi

Menurut penjelasan dari Iim Susyamsi, sistem operasi merupakan perangkat lunak (software) yang memiliki tugas untuk mengontrol dan mengatur semua komponen perangkat keras (hardware) sekaligus melakukan operasi dasar sistem serta menjankan program atau aplikasi terinstall.

M. Suyanto

Sedangkan menurut penjelasan M. Suyanto, Sistem operasi merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa komponen perangkat lunak (software) yang memiliki tugas dan fungsi untuk mengontrol seluruh aktivitas yang ada pada komputer.

Zainal Abidin

Penjelasan dari Zainal Abidin cukup singkat, menurutnya sistem operasi merupakan program utama dari perangkat komputer.

Fery Indayudha

Kemudian penjelasan dari Fery Indayudha, Sistem operasi merupakan sebuah program yang diperlukan atau dibutuhkan untuk dapat menjalankan program, software, atau aplikasi yang ada pada komputer.

Haer Talib

Sedangkan penjelasan dari Haer Talib, Sistem operasi merupakan program utama yang beriteraksi secara langsung dengan bahasa yang dapat dipahami oleh komputer (bahasa mesin).

Lihat Juga : Pengertian Sistem Operasi Menurut Para Ahli

Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi

Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
image credit : ymgerman | DepositPhotos

Dalam perkembangannya, fungsi dan tujuan dari sistem operasi bisa sangat bermacam-macam, bahkan saat ini sistem operasi juga menjadi peranan penting dalam mengembangkan AI (Artificial Intellegence). Namun sederhananya, menurut Stalling, sistem operasi memiliki tujuan sebagai berikut;

  • Kenyamanan; membuat user menjadi lebih nyaman.
  • Efisien; menjadikan penggunaan sumber daya sistem komputer secara efisien.
  • Mampu berevolusi; memudahkan pengembangan, pengujian dan pengajuan fungsi baru tanpa mengganggu layanan yang dijalankan sistem komputer.

Sedangkan untuk fungsinya, sistem operasi memiliki fungsi sebagai berikut;

  • Menjembatani hubungan antara perangkat keras dan program aplikasi yang dijalankan user.
  • Mengontrol dan mengawasi penggunaan sumber daya perangkat keras oleh user serta berbagi program aplikasi (resource allocator).
  • Sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan atau kerusakan (error) serta penggunaan komputer yang tidak perlu (sebagai guardian atau keamanan yang menjaga komputer dari berbagai kemungkinan kerusakan).
  • Manajer sumber daya perangkat keras, seperti mengatur memori, printer, CD-ROM, dan lain sebagainya.

Lihat Juga : Fungsi Utama Sistem Operasi Komputer

Jenis Sistem Operasi

Jenis Sistem Operasi
image credit : artoleshko | DepositPhotos

Sistem operasi dapat dibedakan berdasarkan jumlah user (pengguna) dan program yang dapat dijalankan, juga berdasarkan jenis perangkat lunak (software), atau jenis perangkat keras (hardware) yang digunakan. Berdasarkan jumlah user dan program, berikut 4 kategori dari sistem operasi;

1. Single User-Single Tasking

Maksud dari Single User-Single Tasking adalah satu komputer hanya dapat digunakan untuk satu user (pengguna) dan hanya bisa menjalankan satu program (aplikasi) dalam satu waktu saja. Contohnya: DOS (Disk Operating System).

2. Multi User-Single Tasking

Sedangkan Multi User-Single Tasking adalah satu komputer dapat digunakan oleh banyak pengguna, namun satu user hanya dapat menjalankan satu program (aplikasi) saja. Contohnya adalah Novell Netware yang menjalankan sistem operasi network berbasis DR-DOS.

3. Single User-Multi Tasking

Single User-Multi Tasking adalah kebanyakan sistem operasi yang berjalan saat ini yang biasa digunakan untuk aktivitas biasa. Maksud dari istilah tersebut adalah satu komputer dipakai oleh satu user (pengguna) dan dapat menjalankan banyak program dalam satu waktu. Contohnya: Windows, MacOS, BeOS, JDS, dan lain sebagainya.

4. Multi User-Multi Tasking

Terakhir Multi User-Multi Tasking yang diartikan satu komputer dapat dipakai oleh banyak user yang dapat menjalankan program dalam satu waktu. Hal ini dapat ditemukan pada komputer server dimana resources dapat dibagi untuk banyak user. Contohnya: Unix, Linux, FreeBSD (sistem operasi turunan dari Unix) atau Windows dengan aplikasi Citrix Metaframe, dan lain sebagainya.

Lihat Juga :

Macam Macam Sistem Operasi

Macam Macam Sistem Operasi
image credit : alexey_boldin | DepositPhotos

Setelah puluhan tahun lamanya, sistem operasi berkembang dengan sangat luar biasa. Ditahun ini, ada lebih dari 15 sistem operasi yang telah dikembangkan beserta dengan turunan-turunannya yang begitu banyak. Terutama untuk sistem operasi yang Open Source, banyak developer yang mengembangkannya, baik dengan tim atau secara individu.

Sistem OperasiPengembang
AndroidGoogle
AmigaOSCommodore
AIX dan AIXLIBM
Chrome OSGoogle
Corel LinuxCorel
iOSApple
Mac OSApple
MS-DOS 1-6.xMicrosoft
NEXSTEPApple
OS/2IBM
SymbianNokia
Microsoft WindowsMicrosoft
Windows PhoneMicrosoft
UNIXBell Labs
LinuxLinus Torvald

1. Sistem Operasi Android

Android merupakan salah satu sistem operasi yang dikembangkan untuk telepon pintar (smartphone) serta komputer tablet. Sistem operasi Android dikembangkan berbasis Linux dimana memanfaatkan fitur touch screen atau layar sentuh untuk dapat menggunakannya. Pada awalnya, sistem operasi Android dimulai oleh Android, Inc. dari founder Andy Rubin.

Namun karena masalah pendanaan, Google mengakuisisi Android ditahun 2005 yang pada akhirnya ditahun 2007 Android diperkenalkan ke publik. Dalam perkembangannya saat ini, Android menjadi salah satu sistem operasi dengan pengguna paling banyak di dunia.

Inilah yang menjadi bukti keberhasilan Google dalam menghadirkan sistem operasi yang mereka buat. Selain untuk perangkat mobile, Google juga telah menghadirkan varian Android lain seperti Android TV, Android Auto, Android Wear, dan lainnya.

2. Sistem Operasi Mac

Macintosh atau dalam versi singkatnya Mac, merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Apple sejak tahun 80-an yang lalu. Mac menjadi komputer pertama yang menghadirkan sistem antarmuka grafis (GUI). Dan pada saat itulah, Apple menjadi salah satu awal perubahan teknologi komputer yang sekarang dapat kita kenal dan mudah untuk digunakan.

Yang menjadi menarik adalah, Licence Mac hanya untuk produk Apple, tidak untuk yang lain (non-Apple). Semua harga, desain, sistem internal, dan lainnya hanya Apple yang berhak menentukannya. Selain Mac, Apple juga menghadirkan iOS untuk iPhone yang tak kalah menariknya dengan Android. iOS juga dibuat ekslusif hanya untuk produk Apple.

3. Sistem Operasi Windows

Selain Mac, sistem operasi Windows juga merupakan salah satu sistem operasi berbasis GUI yang juga dikembangkan pada tahun 80-an. Windows merupakan evolusi dari MS-DOS (yang merupakan sistem operasi berbasis command line atau modul teks tanpa GUI). Windows pertama kali keluar pada tahun 1885 satu tahun setelah Mac rilis.

Dalam perkembangannya, Windows dapat digunakan untuk komputer manapun yang tentunya support dengan sistem operasi Windows. Dalam perkembannya, sistem operasi Windows digunakan lebih dari 90% komputer dunia, mengalahkan Mac.

4. Sistem Operasi Linux

Linux merupakan salah satu sistem operasi gratis dan open source terbesar di dunia. Sistem operasi Linux secara terbuka dapat dimodifikasi atau dikembangkan secara lebih baik oleh siapa saja. Pada awalnya, Linux pertama kali dimulai oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 untuk menempuh pendidikan dalam bidang Ilmu Komputer di Universitas Helsinki. Dari awal tersebut, Linus mulai mengembangkan proyek yang lebih baik melalui situs comp.os.minix.

Pengguna Linux pasti sering mendengar istilah distribusi linux (atau bisa juga disebut distro Linux). Beberapa distro Linux yang populer sampai saat ini adalah Debian, Linux Mint, Ubuntu, Linux, Fedora, CentOS, Red Hat Enterprise, dan lainnya. Linux digunakan pada banyak hal mulai dari komputer desktop hingga super komputer, bahkan untuk kebutuhan server atau cloud, perusahaan lebih memilih Linux ketimbang sistem operasi lain.

CATATAN: Informasi diatas tidak menjamin kebenaran sesungguhnya. Sangat disarankan untuk melihat informasi lain untuk lebih menguatkan data sesuai dengan yang dibutuhkan sebagai bahan referensi atau pengetahuan lanjutan.

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.