Pengertian CMOS – Fungsi, Karakteristik, Cara Kerja, dan Penyebab Kerusakan!

CMOS merupakan komponen hardware yang memberikan daya pada komputer saat tidak ada aliran listrik

Komputer merupakan salah satu perangkat elektronik yang terdiri dari beberapa komponen sekaligus. Komponen-komponen tersebut mungkin beberapa sudah Anda ketahui, namun ada pula beberapa komponen yang cukup asing, salah satunya adalah CMOS. Istilah tersebut mungkin tidak banyak orang yang mendengarnya atau bahkan mengetahuinya padahal komponen tersebut juga memiliki fungsi yang cukup penting bagi sebuah komputer.

Bagi Anda yang memiliki komputer mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana bisa waktu dan tanggal yang ada pada komputer bisa tetap sesuai meskipun komputer tidak selalu dalam kondisi menyala. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya CMOS yang terpasang pada komputer. Lalu apa itu CMOS? dan apa saja fungsinya pada sebuah komputer? apakah hanya berhubungan dengan pengaturan waktu dan tanggal saja atau bahkan ada fungsi lainnya. Untuk mengetahuinya, berikut ini merupakan beberapa informasi mengenai CMOS lebih dalam yang dapat Anda simak.

Lihat Juga : Pengertian Teknik Komputer Jaringan

Pengertian CMOS

Pengertian CMOS
Sumber Gambar : howtogeek.com

Complementary Metal Oxide Semiconductor atau yang biasa disebut dengan CMOS merupakan hardware atau perangkat keras komputer dalam bentuk baterai yang terpasang pada motherboard. Pemasangan CMOS tersebut bertujuan untuk memberikan daya pada komputer pada saat keadaan mati atau tidak adanya aliran listrik. Yang perlu Anda ketahui pula bahwa CMOS merupakan perkembangan dari MOS dengan daya baterai yang rendah yang diresmikan oleh Frank Wanlass pada tahun 1967. CMOS juga biasanya digunakan pada RAM statis, mikroprosesor, sirkuit digital, dan lainnya.

Fungsi CMOS

Tidak hanya berfungsi untuk memberikan daya saja pada komputer pada saat kondisi tidak menyala, CMOS juga memiliki beberapa fungsi lainnya antara lain yaitu:

  • CMOS dapat berfungsi sebagai RAM berkapasitas kecil untuk penyimpanan data perangkat keras.
  • Sebagai pengaturan BIOS (sistem input / output dasar).
  • CMOS juga dapat berfungsi sebagai alat untuk mengatur waktu dan tanggal pada komputer agar dapat berjalan sinkron meskipun komputer dalam keadaan mati.
  • Dapat pula digunakan sebagai pengaturan boot.
  • Pengaturan perangkat keras, dll.

Lihat Juga : Pengertian Ping, VC, TC, PC, PM, P di WhatsApp

Karakteristik CMOS

Karakteristik utama yang dimiliki oleh CMOS yaitu bahwa perangkat ini hanya menggunakan daya yang dibutuhkan saja. Dengan kata lain, sensor CMOS membutuhkan lebih sedikit daya daripada sensor gambar lainnya.

Cara Kerja CMOS

Cara Kerja CMOS
Sumber Gambar : computertechnicians.com

Pada saat komputer dihidupkan, CMOS melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik. Salah satunya adalah mempertimbangkan penggunaan RAM (Random Access Memory). Namun, karena penundaan waktu boot, beberapa pengguna mematikan fitur ini pada pengaturan CMOS mereka dan memilih boot cepat.

Jika Anda lebih suka menginstall RAM baru, aktifkan fitur ini terlebih dahulu setelah RAM diperiksa dengan benar hingga konfigurasi yang dinonaktifkan (RAID), keberadaan periferal, pengaturan boot, dan optimasi overclocking meningkat. Selain itu, ada banyak pengaturan yang dapat diubah secara manual dengan mengubah konfigurasi CMOS untuk meningkatkan kinerja komputer. Namun yang perlu Anda tahu, bahwa perubahan ini harus dilakukan oleh pengguna yang berpengalaman. Perubahan yang dilakukan secara sembarang dapat menyebabkan beberapa kesalahan misalnya seperti ketidakstabilan sistem, terjadinya crash, dan komputer tidak dapat di-boot.

Kemudian selanjutnya, Anda dapat mengakses konfigurasi CMOS selama fase POST dari boot sistem dengan menekan tombol tertentu sebelum sistem operasi di inisialisasi (BIOS). Biasanya Anda dapat menggunakan tombol Delete, tetapi Anda juga dapat menggunakan tombol lain pada motherboard lain. Anda juga memiliki opsi untuk melindungi pengaturan CMOS Anda dengan meminta kata sandi untuk mengubah pengaturan. Tekan F10 untuk menyimpan perubahan Anda saat keluar dan restart komputer Anda untuk menggunakan pengaturan baru.

Motherboard biasanya menyediakan daftar manual dari semua opsi yang tersedia di CMOS. Namun, Anda perlu menyadari bahwa ini tergantung pada desain motherboard dan produsen BIOS yang digunakan. Phoenix dan Awards adalah dua produsen BIOS paling terkenal. Namun, beberapa perusahaan lain, seperti Dell dan Compaq, telah memilih untuk membuat chip BIOS mereka sendiri.

Lihat Juga : Pengertian Pop-up

Tanda – tanda CMOS tidak dapat berfungsi dengan baik

Tanda CMOS Tidak Berfungsi
Sumber Gambar : mappingmemories.ca

Yang perlu Anda ketahui bahwa CMOS dapat berfungsi kurang lebih sekitar 5 tahun. Namun bukan berarti CMOS tidak mengalami eror dan rusak. Oleh karena itu berikut ini merupakan beberapa tanda yang dapat Anda ketahui jika CMOS mengalami kerusakan atau tidak dapat berfungsi dengan baik, antara lain yaitu:

  • Terdapat pesan yang muncul berupa “CMOS Checksum Error” pada layar monitor komputer Anda.
  • Muncul perintah untuk Anda menekan tombol F2 karena CMOS sudah dalam kondisi lemah.
  • Tidak ada gambar yang muncul pada monitor Anda pada saat komputer dinyalakan.
  • Tampilan tanggal pada BIOS yang tidak sesuai.

Penyebab CMOS tidak berfungsi dengan baik

Ada beberapa alasan mengapa CMOS tidak dapat bekerja dengan normal, misalnya yaitu:

  • Bisa saja baterai CMOS mungkin lemah atau mati, dan jika komputer dimatikan, baterai tersebut tidak dapat mendukung daya pada CMOS. Sehingga CMOS tidak dapat menyala saat komputer mati.
  • Kebiasaan menggunakan perangkat seperti memori flash USB dan hard drive eksternal yang segera dicopot tanpa melepas perangkat keras dengan aman, sehingga perangkat lunak yang di install dan terdaftar oleh CMOS tidak dapat ditentukan pada saat komputer dinyalakan ulang.
  • Ada serangan virus yang menyerang Windows Registry yang terhubung dengan CMOS, yang menyebabkan CMOS dan Windows menjadi tidak sinkron.
  • Komputer Anda mati berkali-kali tanpa dimatikan. Hal ini menyebabkan sistem tidak menyimpan pengaturan CMOS.
  • CMOS yang rusak akan mengakibatkan penggunaan komputer menjadi tidak stabil, meskipun semua komponen komputer tidak rusak.

Lihat Juga : Pengertian Input dan Output

Cara memperbaiki CMOS yang tidak berfungsi

Memperbaiki CMOS Rusak
Sumber Gambar : hp.com

Untuk memperbaiki CMOS yang tidak berfungsi dengan baik, Anda dapat melakukan berbagai langkah-langkah berikut ini:

  1. Langkah pertama yaitu Anda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa komputer Anda sudah tidak terhubung ke sumber listrik.
  2. Kemudian buka casing PC.
  3. Setelah membuka casing PC, cari soket jumper pada motherboard dengan tulisan CLR CMOS – “Pengaturan jumper biasanya terletak di dekat baterai CMOS”.
  4. Jika pin 1 dan pin 2 terletak pada jumper berarti posisi normal, lepaskan dan pindahkan untuk melakukan jumper antara pin 2 dan pin 3.
  5. Setelah Anda melakukan jumper pada pin 2 dan pin 3, nyalakan PC Anda, dan diamkan selama 30 menit hingga 1 menit, lalu matikan kembali.
  6. Setelah mematikan daya PC, setel ulang posisi pengaturan jumper ke pin 1 dan 2.
  7. Kemudian, ketika Anda menghidupkan PC Anda, PC Anda akan meminta Anda untuk mengatur BIOS dan tekan F1 atau DEL“Tergantung perintah dari jenis motherboard Anda”.
  8. Pilih pengaturan BIOS untuk mengoptimalkan BIOS sistem default dan tekan F10 untuk menyimpan ke memori BIOS dan keluar.
  9. PC akan kembali restart dan setelah itu dapat berfungsi dengan normal.
  10. Jika PC Anda berfungsi dengan baik, matikan kembali dan tutup casing PC.

Lihat Juga : Pengertian Plug and Play

Penutup

Berikut merupakan informasi mengenai CMOS yang dapat Anda ketahui dari mulai pengertian, karakteristik, fungsi, cara kerja, hingga tanda-tanda CMOS mulai tidak dapat berfungsi dengan normal. Informasi tersebut juga dapat membuat Anda mengetahui lebih dalam mengenai CMOS dan Anda juga dapat mengetahui apa saja penyebab CMOS tidak dapat berfungsi dengan baik dan cara mengatasinya.

Bagikan artikel ini ke media sosial Anda supaya lebih berguna dan bermanfaat. Jika ada sesuatu yang perlu Anda tanyakan atau sampaikan, silakan tulis melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!

Apa fungsi baterai yang ada pada CMOS?

Fungsi baterai yang ada pada CMOS yaitu untuk mengaktifkan fungsi jam dan waktu agar dapat tetap berjalan meskipun komputer dalam kondisi mati.

Apa yang terjadi apabila suatu komputer tidak memiliki baterai CMOS?

Yang terjadi apabila komputer Anda tidak memiliki baterai CMOS atau kondisi baterai tersebut rusak, maka ketika Anda menyalakan komputer tersebut, pengaturan BIOS nya akan selalu kembali ke sistem default.

Bagaimana cara menghapus CMOS untuk mengatur ulang BIOS?

Anda dapat melakukan dua cara untuk menghapus CMOS yaitu dengan cara menggunakan jumper CMOS, dan mengeluarkan baterai.


Penulis : Adella Eka Ridwanti | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Artikel terkait

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. Daftar Alamat Service Center ASUS Resmi di Indonesia

    Berikut daftar alamat service center ASUS resmi di seluruh wilayah / kota di Indonesia
  2. Istilah “Refund” dalam Belanja Online

    Refund merupakan sebuah istilah 'pengembalian dana' dalam berbelanja secara online
  3. 100 Gambar Anime Keren, Lucu, Sedih, Romantis, 3D!

    Di bawah ini tersedia kumpulan gambar anime keren yang bisa Anda jadikan wallpaper HP / PC