Pengertian ROM | Fungsi, Jenis, Karakteristik, Cara Kerja

ROM (Read Only Memory) termasuk salah satu perangkat keras di dalam komputer yang memiliki kesamaan dengan RAM. ROM menjadi memori pembaca yang bersifat permanen, berbeda dengan RAM yang mengakses data acak secara sementara. Hardware ini tetap menyimpan data atau program meskipun aliran daya pada komputer dimatikan.

ROM disebut sebagai memori non-volatil, karena data tersimpan permanen dan termasuk memori statis karena tidak memerlukan refreshing. Data yang tersimpan di dalam ROM dikenal dengan Acronym ROM yang digunakan pada start-up komputer modern. Sedangkan data yang disimpan dalam RAM dikenal dengan Acronym RAM, data akan tetap ada selama komputer dijalankan. Untuk mempelajari lebih jauh mengenai perangkat keras ROM atau Read Only Memory, silakan simak ulasannya berikut ini!

Lihat Juga : 11 Contoh Hardware, Software, dan Brainware Komputer

Apa itu ROM?

Pengertian ROM Komputer
Sumber Gambar : Freepik

Read Only Memory (ROM) adalah suatu perangkat keras internal komputer berupa CMS (Chip Memory Semiconductor) yang datanya hanya bisa dibaca tanpa bisa diubah-ubah. Sebuah chip memori inilah yang berguna untuk menyimpan berbagai informasi atau instruksi firmware. Data-data dalam ROM berisi dari sekumpulan informasi kode untuk menjalankan komponen-komponen komputer dengan baik.

ROM mempunyai sifat permanen, yang artinya data maupun program yang tersimpan dalam ROM tidak akan hilang dan berubah meskipun daya listrik di matikan. Data ROM telah tertanam pada chip-nya secara non-volatile, datanya selalu bertahan dan tidak dapat di hapus. Berbeda dengan perangkat RAM, data yang tersimpan di dalamnya bersifat sementara dan hilang ketika perangkat dimatikan.

Informasi yang tersimpan di dalam ROM, tidak mudah diakses oleh prosesor secara langsung. Untuk Mengakses informasi ROM, maka terlebih dahulu informasi akan ditransfer ke RAM, selanjutnya akan dieksekusi oleh prosesor. Keberadaan RAM terdapat di Motherboard dan memiliki sebuah CMS (Chip Memory Semiconductor) yang berguna sebagai tempat penyimpanan informasi atau instruksi firmware secara permanen. Firmware sendiri merupakan peranti lunak yang berhubungan erat dengan peranti keras.

Lihat Juga : Pengertian WiFi | Sejarah, Perkembangan, Fungsi, Cara Kerja

Fungsi ROM Pada Komputer

Fungsi ROM Komputer
Sumber Gambar : ThoughtCo

ROM memiliki fungsi penting untuk perangkat komputer. Berikut ini penjelasannya:

  • Memegang sistem intruksi kontrol dan semua program komputer. Semua instruksi kontrol yang diperlukan untuk pengoperasian sistem komputer dan komponen hardware-nya seperti keyboard, mouse, printer, dan lainnya.
  • ROM berisi BIOS (Basic Input/Output System) atau sebagai ‘Boot Loader’. Ketika user menyalakan PC/Laptop maka program boot loader ini dimuat ke dalam RAM untuk mengontrol semua aktivitas komputer
  • Menyimpan Firmware komputer. ROM akan menyimpan firmware berupa software atau perangkat lunak yang biasanya berhubungan dengan peranti sistem komputer seperti ROM BIOS atau Basi Input Output System.

Lihat Juga : Pengertian Chrome OS | Definisi, Sejarah, Kelebihan & Kekurangan

Jenis – Jenis ROM

Jenis Jenis ROM
Sumber Gambar : I Have Tech

Ada tiga jenis utama penyimpanan ROM, yang di antaranya sebagai berikut:

  • MROM (Masked Read Only Memory) – adalah jenis ROM tertua, yang sudah usang dan tidak digunakan saat ini. Jenis ini tidak dapat dimodifikasi, diprogram ulang, maupun dihapus, karena program dan intruksi disimpan pada saat diproduksi oleh pabrik.
  • PROM (Programmable ROM) – adalah tipe ROM yang diproduksi sebagai memori kosong untuk diisi data, seperti CD-ROM yang mana data dapat ditulis atau diisi setelah manufaktur.
  • EPROM (Erasable Programmable ROM) – adalah chip ROM yang dapat dihapus dengan cara mengekspos chip ke sinar ultraviolet dalam intensitas tinggi sekitar 20 menit. Setelah melakukan ekspos maka EPROM dapat diprogram ulang.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable ROM) – adalah tipe ROM yang dapat dihapus secara elektrik menggunakan sebuah emisi elektron lapangan ‘Fowler-Nordheim tunneling’. Proses ini lebih mudah dari EPROM. Jenis ROM ini juga dapat diprogram ulangan sekitar 10.000 kali.
  • FLASH ROM – adalah versi ROM lanjutan dari EEPROM. Jenis ini dapat menyimpan informasi dalam array sel memori berupa transistor floating-gate. Anda dapat menghapus atau menulis blok data sekitar 512 byte pada waktu tertentu. Memori ROM lebih cepat dari EEPROM yang hanya dapat menulis dan menghapus dalam 1 byte data. Kebanyakan memori ini digunakan untuk penyimpanan dan transfer data antara perangkat digital dan komputer. Seperti halnya USB flash drive, pemutar MP3, Modem, Solid State Drive (SSD), dan lainnya.

Lihat Juga : Pengertian Linux | Sejarah, Jenis, Kelebihan, Kekurangan

Karakteristik RAM dan ROM

Perbedaan RAM dan ROM
Sumber Gambar : AVG

Untuk mengenal lebih jauh mengenai perbedaan dan ciri-ciri antara RAM dan ROM. Berikut ini merupakan perbandingan karakteristik dari keduanya:

Karakteristik RAM

  • RAM memiliki chip yang digunakan dalam operasi normal komputer seperti memulai dan memuat sistem operasi maupun program.
  • Memiliki kecepatan tinggi dalam membaca dan menulis.
  • Data yang digunakan atau tersimpan dalam RAM yang tersedia selama komputer berjalan.
  • RAM memiliki chip yang memungkinkan Anda untuk menyimpan data dalam beberapa GB (Giga Byte).
  • RAM memfasilitasi perangkat PC 32 bit dengan kapasitas maksimum 4GB RAM, sedangkan PC 64 bit dapat menggunakan kapasitas RAM sebesar 16 exabyte.

Karakteristik ROM

  • ROM memungkinkan komputer untuk menulis data sekali, tetapi Anda dapat membaca atau mengaksesnya setiap saat.
  • Chip ROM digunakan dalam proses start-up komputer modern.
  • ROM merupakan memori non-volatil yang hanya menyimpan beberapa megabyte (MB) data, mencapai 4 MB atau lebih per chip-nya.
  • Sifatnya non-volatile (tidak mudah menguap), data yang tersimpan akan tetap ada bahkan dalam keadaan daya listrik dimatikan.

Lihat Juga : Apa itu 5G? Cara Kerja, Perkembangan dan Keunggulannya

Kesimpulan,

ROM menjadi memori pembaca yang menyimpan data secara permanen, berbeda dengan RAM yang mengakses data acak secara sementara. Keberadaan ROM terdapat di Motherboard komputer dan chip yang berguna menyimpan informasi dan instruksi firmware yaitu peranti yang berhubungan dengan perangkat keras komputer.

Apa itu ROM?

Read Only Memory atau ROM merupakan perangkat keras di dalam komputer berupa chip memori yang datanya hanya dapat dibaca saja.

Apa fungsi utama ROM?

Untuk menyimpan informasi data permanen dan firmware berupa software sistem komputer.

Bagaimana cara kerja ROM?

Cara kerja ROM cukup sederhana, ROM akan diandalkan user komputer untuk menyimpan data berupa software default atau bawaan pabrik ke dalam chip ROM.

Itulah ulasan singkat mengenai pengertian ROM, fungsi, karakteristik, dan jenis-jenisnya. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah ilmu maupun bahan pembelajaran. Jika ada yang kurang di mengerti silakan bertanya melalui kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih!

~ Artikel ditulis oleh Yunita Setiyaningsih, Editor oleh Rudi Dian Arifin

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.