Pengertian Sistem Informasi – Sejarah, Fungsi, Tujuan, Kelebihan, Kelemahan, dll

Sistem informasi merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi apa pun yang Anda butuhkan yang dapat Anda…

Tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini informasi dapat dengan mudah Anda dapatkan. Dengan mengakses internet Anda sudah dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang Anda inginkan. Apa pun informasi yang Anda butuhkan semuanya tersedia lengkap, mulai dari informasi hiburan, berita, pendidikan, pekerjaan, dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, Anda juga dapat menyebarluaskan informasi tersebut ke berbagai pihak hanya dengan menggunakan komputer, laptop, atau smartphone yang Anda miliki.

Selain itu, dalam dunia teknologi terdapat banyak sekali berbagai istilah yang berhubungan dengan teknologi dan informasi. Salah satu istilah yang sering kali ditemui adalah “Sistem Informasi”. Apa yang Anda ketahui tentang Sistem Informasi? Mungkin kebanyakan dari Anda belum paham benar mengenai apa itu Sistem Informasi dan penjelasan lainnya mengenai Sistem Informasi. Oleh karena itu berikut penjelasan mengenai sistem informasi, sejarah, tujuan, manfaat, fitur, kelebihan dan kekurangan, serta contoh aplikasi yang dapat Anda ketahui.

Lihat Juga : Pengertian Teknik Komputer Jaringan

Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi
Sumber Gambar : harmony.co.id

Secara umum definisi sistem informasi adalah sistem yang menggabungkan aktivitas manusia dengan penggunaan teknologi untuk mendukung aktivitas manajemen dan operasional. Hubungan tersebut dibuat berdasarkan interaksi manusia, data, informasi, teknologi, dan algoritma. Pada masa ini seiring dengan berkembangnya zaman, penerapan sistem informasi tidak hanya diterapkan di bidang teknologi informasi dan komunikasi saja, melainkan proses bisnis juga dikendalikan oleh sistem informasi. Sehingga sistem informasi dibentuk sebagai jenis khusus dari proses kerja.

Penggunaan sistem informasi sendiri juga dirancang untuk mengolah berbagai informasi yang dikelola oleh masing-masing perusahaan atau organisasi sehingga sumber daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan waktu pemrosesan dapat dipersingkat. Selain itu, data yang dikelola dapat digunakan kapan saja, di mana saja, sehingga dapat mengurangi birokrasi yang ada.

Definisi menurut para ahli

Pemahaman sistem informasi Menurut para ahli juga bermacam-macam, berikut ini adalah beberapa pengertian sistem informasi menurut para ahli, antara lain:

  1. Menurut Mc Leod – Sistem informasi adalah suatu sistem yang dapat mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menampilkannya dengan menggunakan berbagai media.
  2. Menurut Erwan Arbie – Sistem informasi adalah sistem dalam  organisasi yang merangkum pemrosesan transaksi sehari-hari, dukungan operasional, dan kebutuhan dukungan, yang bersifat administratif menurut sifat organisasi, dan memfasilitasi pengiriman laporan yang diperlukan.
  3. Menurut Tafri D. Muhyuzir – Sistem informasi adalah tentang mengumpulkan, mengklasifikasikan, dan memproses informasi menjadi satu kesatuan informasi yang konsisten yang saling mendukung dan berharga bagi penerimanya.
  4. Menurut O’Brien – Sistem informasi adalah kombinasi dari setiap unit yang dikelola oleh seseorang, perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan basis data (database), dan mendistribusikan informasi.
  5. Menurut Leitch Roses – Sistem Informasi adalah sistem internal yang memenuhi kebutuhan manajer transaksi sehari-hari, mendukung kegiatan operasional, administrasi, dan strategis organisasi, dan menyediakan laporan yang dibutuhkan oleh pihak luar tertentu.
  6. Menurut Lani Sidharta – Sistem informasi adalah sistem buatan  yang berisi seperangkat komponen dan manual terkomputerisasi yang terintegrasi untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi bagi pengguna.

Lihat Juga : Pengertian Metaverse

Sejarah Sistem Informasi

Sejarah Sistem Informasi
Sumber Gambar : sman1waylima.sch.id

Ada empat era dalam perkembangan komunikasi dan informasi, antara lain yaitu:

1. Periode Pra Mekanik

Pada masa ini komunikasi menggunakan simbol dan gambar untuk menyampaikan informasi. Bangsa Romawi menciptakan simbol yang disebut alfabet. Kemudian orang Mesir kuno yang menciptakan sistem angka dan menyebabkan penemuan alat hitung yang disebut sempoa.

2. Periode Mekanik

Kemudian pada masa ini, manusia menggunakan perangkat untuk menyimpan, memproses, dan merekam informasi. Salah satu penemuan terpenting pada periode ini adalah mesin cetak Gutenburg dari Jerman. Kemudian Blaise Pascal menemukan komputer atau kalkulator pertama pada tahun 1600. Komputer ini bernama Pascalin dan dianggap sebagai titik awal mesin yang menggantikan otak manusia dalam perhitungan data.

3. Periode Elektromekanik

Pada masa ini telah ditemukannya telepon dan kode Morse untuk digunakan dalam komunikasi langsung jarak jauh. Kemudian, pada awal 1948, mereka mengumumkan Dubbed Manchester Mark 1, sebagai komputer pertama yang digunakan untuk menyimpan program dan data. Komputer ini adalah awal dari penemuan teknologi selanjutnya.

4. Periode Elektronik

Pada masa ini, Departemen Pertahanan AS mendirikan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), pelopor Internet. Setelah tiga era di atas, perkembangan teknologi dilakukan dengan sangat cepat dengan ditemukannya sistem operasi Unix, Mac, Windows, Linux, dan penemuan-penemuan baru lainnya.

Lihat Juga : Pengertian Blog

Tujuan Sistem Informasi

Apa itu E-commerce
Image Source : business2community.com

Untuk menghasilkan suatu produk yang berisi kumpulan informasi. Sebuah sistem tentunya berisi berbagai jenis data yang dapat diolah agar mudah dilihat oleh pengguna. Tiga faktor yang perlu diperhatikan untuk memperoleh data yang valid dan relevan yaitu, Pertama, data harus relevan atau tepat sasaran (relevance). Kedua, ketepatan waktu dan efisiensi (timeliness). Dan yang ketiga adalah akurat atau tepat sasaran (accurate). Jika semua faktor ini terpenuhi dengan baik, tujuan penerapan Sistem Informasi di perusahaan dan bisnis akan menghasilkan hasil yang maksimal dan optimal.

Berikut ini merupakan tujuan dari Sistem Informasi, antara lain yaitu:

  1. Untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, baik internal maupun eksternal.
  2. Untuk menyimpan sejumlah data, baik yang akan diproses maupun yang tidak diproses untuk digunakan di masa mendatang.
  3. Untuk mengambil informasi ketika dibutuhkan oleh penggunanya.
  4. Untuk menyebarluaskan informasi.

Lihat Juga : Pengertian Search Engine

Fungsi Sistem Informasi

Fungsi Sistem Informasi
Sumber Gambar : konsultanku.co.id

Setelah Anda mengetahui apa itu sistem informasi, berikut ini merupakan  beberapa fungsi dari sistem informasi yang dapat Anda ketahui, antara lain:

  1. Dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja semua orang yang terlibat.
  2. Dapat menganalisis dan meminimalkan terjadinya kerusakan dari aspek ekonomi.
  3. Dapat memberi pengguna aksesibilitas yang sangat baik.
  4. Dapat mencapai tujuan bisnis Anda dengan cepat dengan dukungan data yang dapat dipertanggung jawabkan.

Lihat Juga : Pengertian E-Government

Komponen – Komponen Sistem Informasi

Jenis - Jenis Teknologi Informasi
Sumber Gambar : unsplash.com

Sistem informasi tentunya memiliki beberapa komponen khusus agar dapat bekerja secara maksimal. Lalu apa saja komponen yang terdapat di dalam sistem informasi? Berikut adalah beberapa komponen sistem informasi yang dapat Anda ketahui yaitu:

1. Perangkat Keras

Perangkat keras adalah salah satu komponen terpenting dari sistem informasi. Tanpa komponen ini, sistem informasi tidak akan bekerja dengan lancar. Perangkat keras yang dimaksud di sini adalah komputer, smartphone, tablet, iPad, atau bahkan laptop. Dengan perangkat keras, mengumpulkan dan mendistribusikan informasi akan berjalan lebih kuat dan lebih cepat.

2. Perangkat Lunak

Perangkat lunak atau software dapat dibagi menjadi dua yaitu, system software dan application software. System software adalah sistem operasi yang mengubah perangkat keras menjadi alat yang berguna. Bayangkan apa yang akan terjadi pada komputer atau smartphone tanpa sistem operasi. Tentunya tidak akan dapat berjalan. Sedangkan application software merupakan sistem operasi yang biasa ditemui pada smartphone. Misalnya, aplikasi email atau Excel yang bisa Anda gunakan di smartphone Anda. Aplikasi ini memudahkan pertukaran dan pengumpulan informasi.

3. Telekomunikasi

Komponen selanjutnya dalam sebuah sistem informasi adalah telekomunikasi. Aspek yang satu ini sering digunakan untuk menghubungkan perangkat portabel. Sederhananya, dapat digambarkan sebagai jaringan nirkabel yang menghubungkan laptop atau smartphone untuk mencari dan mengumpulkan informasi, juga dikenal sebagai lampu lalu lintas. Tanpa  sinyal ini,  pekerjaan manusia pasti akan terhambat.

4. Database dan Data Warehouse

Semua informasi yang telah Anda kumpulkan akan disimpan dalam database. Misalnya, Anda mengumpulkan foto dalam satu folder. Kemudian yang dimaksud data warehouse adalah tempat yang tidak terorganisir yang berisi kumpulan informasi yang dapat dibuka dan digunakan kapan saja.

5. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia juga merupakan bagian dari sistem informasi. Namun, tidak semua orang bisa menjadi bagian dari sistem informasi. Hanya seseorang yang memenuhi syarat yang dapat terus mengembangkan sistem informasi. Contohnya yaitu analis bisnis, analis dan perancang sistem, programmer, operator komputer, dan lain-lain.

Lihat Juga : Pengertian Shareware

Jenis – Jenis Sistem Informasi

Jenis - Jenis Sistem Informasi
Sumber Gambar : jojonomic.com

Dalam mengembangkan sebuah sistem informasi, ada beberapa jenis sistem informasi yang biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi. Berikut ini merupakan beberapa jenis sistem informasi yang dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen adalah sistem perencanaan yang mencakup bagian-bagian internal, termasuk penggunaan teknologi, prosedur, dan interaksi manusia untuk memecahkan masalah bisnis seperti layanan, biaya produksi, dan penentuan strategi bisnis yang tepat untuk digunakan. Metode ini dapat memecahkan berbagai masalah dengan memberikan solusi konkret terkait proses bisnis untuk analisis akhir standar operasional dan sistem manajemen.

2. Sistem Pendukung Keputusan

Sistem pendukung keputusan adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang membantu perusahaan, organisasi, atau instansi terkait dalam membuat keputusan yang tepat. Prosedur untuk menggunakan sistem pendukung keputusan adalah mendefinisikan masalah terlebih dahulu. Kemudian mengumpulkan berbagai data pendukung dan mengolahnya menjadi informasi penting. Dan pada tahap terakhir, dapat menyajikan solusi yang tepat yang disajikan dalam bentuk data yang terukur.

3. Sistem Informasi Eksekutif

Sistem Informasi Eksekutif adalah jenis sistem informasi yang memudahkan eksekutif senior untuk menerapkan kebijakan yang mereka butuhkan dengan menunjukkan akses ke informasi yang relevan dan tepat.

4. Sistem Pemrosesan Transaksi

Komponen terakhir adalah sistem pemrosesan transaksi. Ini adalah bagian dari sistem informasi yang misinya adalah untuk terus membuat dan mencatat semua transaksi  yang dibutuhkan dalam bisnis. Tujuan utamanya adalah untuk menjawab berbagai pertanyaan sehari-hari dan memantau semua transaksi yang dilakukan oleh organisasi terkait.

Lihat Juga : Pengertian Firmware

Fitur Sistem Informasi

Fitur Sistem Informasi
Sumber Gambar : klikdata.co.id

Sistem Informasi memiliki beberapa fitur, antara lain:

  • Sistem informasi memiliki kemampuan untuk memudahkan pengelolaan, perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan pendelegasian pekerjaan kepada semua departemen koordinasi.
  • Sistem informasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas data yang disajikan secara akurat dan tepat waktu.
  • Sistem informasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit kerjanya terkoordinasi dan sistematis.
  • Sistem informasi juga dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan menghemat biaya.

Lihat Juga : Pengertian Freeware

Manfaat Sistem Informasi

Manfaat Sistem Informasi
Sumber Gambar : kalbis.ac.id

Berikut ini merupakan beberapa manfaat sistem informasi, antara lain:

  • Dapat dengan cepat dan akurat meningkatkan aksesibilitas data yang disajikan kepada pengguna informasi tanpa melalui perantara.
  • Dapat mengantisipasi dan memahami dampak ekonomi dari sistem dan teknologi informasi terbaru.
  • Dapat menjamin kualitas dan kemampuan untuk memperlakukan sistem secara kritis.
  • Dapat memungkinkan Anda untuk merencanakan sesuatu menjadi lebih efektif.
  • Dapat menentukan investasi Anda dalam sistem informasi.
  • Dapat mengidentifikasi kebutuhan untuk mendukung sistem informasi.
  • Dapat menangani semua transaksi, mengurangi biaya, dan menghasilkan pendapatan.
  • Dan yang terakhir, dapat meningkatkan produktivitas pengembangan sistem dan pemeliharaan aplikasi.

Lihat Juga : Pengertian Online Shop

Kelebihan dan Kelemahan Sistem Informasi

Kelebihan Kekurangan Search Engine
Sumber Gambar : unsplash.com

Kelebihan

  1. Informasi yang diperoleh dapat diakses dengan cepat.
  2. Lebih efisien baik dalam waktu maupun tempat.
  3. Informasi yang diperoleh juga dapat dibagikan dengan cepat dan mudah.
  4. Informasi yang kita lihat dan dirasa cukup penting dapat kita simpan dengan mudah, barangkali berguna untuk masa depan.

Kelemahan

  1. Kurangnya sosialisasi terhadap pentingnya sistem informasi, sehingga banyak dari beberapa orang ketinggalan teknologi di masa sekarang ini.
  2. Adanya indikasi penyalahgunaan kecanggihan teknologi, seperti melakukan penipuan, atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar demi kepentingan sekelompok orang.
  3. Memiliki keterbatasan alat dan juga sumber daya manusia yang menguasai sistem informasi.
  4. Diperlukan biaya yang cukup mahal untuk membeli alat agar dapat mengakses informasi yang ada seperti komputer, laptop, smartphone dan lain-lain.

Lihat Juga : Pengertian Dropship

Contoh Aplikasi Sistem Informasi

Contoh Aplikasi Sistem Informasi
Sumber Gambar : cekotechnology.com

Beberapa contoh sistem informasi yang saat ini banyak digunakan di berbagai bidang bisnis yang ada, mulai dari manufaktur hingga pemasaran, kesehatan, dan pendidikan, antara lain yaitu:

1. E-Commerce

E-commerce merupakan suatu sistem informasi yang penerapannya dalam bidang ekonomi dan bisnis. Jika Anda perlu membeli atau menjual produk atau layanan secara online, Aplikasi berbasis web atau seluler tersebut dapat menjadi solusinya. Contoh platform bisnis yang memanfaatkan e-commerce antara lain yaitu: Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan lain-lain.

2. E-learning

Contoh penerapan sistem informasi dibidang pendidikan adalah e-learning. E-learning digunakan untuk mengelola berbagai kegiatan seperti pembelajaran, pengolahan data pendidik dan siswa, serta informasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Penerapan e-learning sendiri banyak digunakan di lembaga pendidikan formal negeri maupun swasta agar proses pendidikan dan pembelajaran menjadi lebih efektif.

2. Knowledge Work System

Selanjutnya adalah Knowledge Work System, yaitu sistem informasi yang berisi berbagai data terkait ilmu pengetahuan. Informasi tersebut kemudian disiapkan sehingga pengguna dapat mengaksesnya untuk menyelesaikan masalah dengan baik dan benar.

3. Fleet Management System

Fleet Management System merupakan sistem informasi yang mendukung proses monitoring armada logistik dan pengiriman barang, menjadikan proses tracking lebih sistematis dan terpusat. FMS biasanya menggunakan deteksi berbasis posisi menggunakan GPS (Global Positioning System).

4. Office Automation System

Office Automation System, merupakan kumpulan sistem yang menggabungkan beberapa perangkat IT dengan satu perangkat server untuk memenuhi kebutuhan jaringan komputer. Tujuan utama dari penggunaan OAS sendiri adalah untuk mempermudah proses komunikasi sehingga dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien.

5. Transaction Processing System

TPS (Transaction Processing System) adalah sistem informasi yang digunakan organisasi atau perusahaan untuk operasi bisnis rutin (berkelanjutan). Proses pelaksanaan TPS meliputi kegiatan transaksi keuangan, pendaftaran baru, dan kegiatan administrasi lainnya.

Lihat Juga : Pengertian Domain

Kesimpulan,

Sistem informasi digunakan untuk mengolah berbagai informasi yang dikelola oleh masing-masing perusahaan atau organisasi sehingga sumber daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan waktu pemrosesan dapat dipersingkat. Selain itu informasi yang dibutuhkan juga dapat disimpan untuk digunakan dimasa mendatang. Adanya sistem informasi juga sangat bermanfaat bagi manusia, apalagi pada masa pandemi yang belum usai seperti saat ini, adanya berbagi contoh penerapan sistem informasi seperti e-learning, e-commerce dan lainnya sangat memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Apa tujuan dari sistem informasi?

Tujuan utamanya adalah menghasilkan sistem yang berisi kumpulan data-data dari berbagai sumber, baik secara internal maupun external.

Apa saja contoh sistem informasi?

E-Learning, E-Banking, E-Commerce, Video Call, Booking Online, Transaction Processing System, dan masih banyak lagi.

Bagaimana sistem informasi bisa bekerja secara tersusun dan maksimal?

Tentunya sistem informasi memiliki beberapa komponen khusus yang bisa disebut dengan blok bangunan (building blok). Di antaranya seperti: perangkat keras, perangkat lunak, telekomunikasi, basis data, dan sumber daya manusia (SDM).


Penulis : Adella Eka Ridwanti | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Artikel terkait

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka di PC / Laptop

    Berikut penyebab dan solusi mengatasi WhatsApp web tidak bisa dibuka di laptop dan pc
  2. Download GB WhatsApp Apk (WA GB) v9.41 Terbaru 2022

    Berikut link download GB WhatsApp apk (WA GB) versi terbaru 2022 gratis!
  3. YoWhatsApp Apk (YoWa) Download Terbaru 2022

    Berikut link download YoWhatsApp Apk (YoWa) terbaru dan ter-update 2022 gratis!