Apa itu Search Engine?

Search engine merupakan situs atau bisa juga disebut tool untuk mencari sumber informasi yang ada di…

Apa yang dimaksud Search Engine? Beberapa dari pengguna internet mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Karena pada saat ini hampir setiap hari manusia menggunakan internet dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu contoh dari jenis search engine yang hampir setiap hari digunakan oleh manusia adalah Google. Adanya kemudahan dalam mencari informasi yang relevan di Google, membuat Google dicintai oleh pengguna internet.

Namun kebanyakan dari mereka juga tidak mengetahui bahwa Google adalah salah satu contoh jenis Search Engine yang ada di dunia. Oleh karena itu sebenarnya perlu penjelasan lebih lanjut mengenai Search Engine, baik berupa penjelasan mengenai apa itu Search Engine, sejarahnya, fitur, fungsi, tujuan, contoh jenis-jenisnya, dan lain-lain. Oleh karena itu berikut ini  merupakan penjelasan mengenai Search Engine yang dapat Anda ketahui.

Lihat Juga : Pengertian Phishing

Pengertian Search Engine

Pengertian Search Engine
Sumber Gambar : definite.co.id

Search Engine atau yang dapat disebut dengan mesin pencari web adalah program yang mencari dan mengidentifikasi informasi dalam database yang cocok dengan kata kunci. Basis data ini berisi alamat dan konten halaman tertentu di World Wide Web (WWW). Setelah mengambil informasi yang diminta, mesin pencari menampilkan hasilnya pada Search Engine Result Page (SERP).

Sedangkan menurut Wikipedia, pengertian Search Engine adalah program komputer tertentu yang dirancang khusus untuk membantu pengguna menemukan file yang disimpan di layanan web di seluruh dunia seperti www, ftp, publikasi milis atau news group di sejumlah server jaringan komputer.

Dari penjelasan pengertian search engine di atas, dapat disimpulkan bahwa search engine sebenarnya tidak berbeda dengan website pada umumnya. Perannya hanya berfokus pada pengumpulan dan pengorganisasian berbagai informasi di web berdasarkan kebutuhan pengguna. Hasil halaman pencarian ini biasanya disebut sebagai Search Engine Result Page atau SERP. Lokasi website yang ditampilkan di halaman SERP juga sangat dinamis untuk menjaga konten tetap relevan.

Lihat Juga : Pengertian Internet

Sejarah dan Perkembangan Search Engine

Sejarah Search Engine dapat dilihat dari adanya perkembangan Search Engine dari tahun ke tahun. Berikut ini  merupakan penjelasan singkat dari perkembangan search engine, antara lain yaitu:

Pada Tahun 1990

Mesin pencari pertama di dunia saat itu adalah archive (arsip tanpa huruf “v”). Archie didirikan di McGill University oleh Alan Emtage pada tahun 1990. Archie diprogram sebagai database yang memungkinkan Anda mencari file dan folder di server FTP Anda. Selain itu, ide mesin pencari tersebut berhubungan dengan pengembangan layanan informasi Gopher pada tahun 1991. Layanan ini sudah mendukung operator Boolean (and, or, not) untuk menautkan atau mengecualikan istilah pencarian yang lebih tepat.

Pada Tahun 1993

Antara 1993 dan 1997, pertumbuhan  mesin pencari dipercepat. Mesin pencari baru bernama Excite, yang dibuat oleh enam mahasiswa. Sayangnya, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama, karena mesin tersebut  kemudian dijual dengan harga $6,7 miliar.

Pada Tahun 1994

Pada tahun 1994, dua mesin pencari diluncurkan yaitu Altavista dan Yahoo. Ini adalah tonggak penting dalam pengembangan mesin pencari. Kemudian, pada tahun yang sama, WebCrawler muncul. Semua halaman dapat di indeks dan pencarian teks diaktifkan untuk pertama kalinya. 

Pada Tahun 1996

Pada tahun 1996, sebuah mesin pencari bernama Yandex muncul. Ini adalah mesin pencari terbesar di Rusia dengan lebih dari 10 miliar halaman yang di indeks. 

Pada Tahun 1998

Pada tahun 1998, Larry Page dan Sergey Brin mendirikan mesin pencari bernama Google. Google telah mengembangkan teknologi PageRank yang memungkinkan Anda mengevaluasi tautan di situs web atau halaman web untuk menentukan relevansi dari sebuah web. Google yang baru saja dibuka, berhasil dengan cepat mengungguli pendahulunya dalam bisnis search engine. Google saat ini memegang pangsa pasar terbesar dari search engine paling populer di dunia.

Pada tahun 2004

Google melepaskan IPO-nya dan berhasil mencapai 27 miliar dolar AS. Pada tahun yang sama, Microsoft juga mengembangkan mesin pencari bernama Microsoft MSN Search dengan menggunakan teknologi pihak ketiga.

Pada Tahun 2008

Pada tahun 2008 ada mesin pencari bernama DuckDuckGo, dan jumlah pengguna DuckDuckGo saat ini meledak, dan mesin pencari ini menjanjikan privasi pengguna.

Pada Tahun 2009

Pada tahun 2009, Bing muncul sebagai versi modifikasi dari Microsoft MSN yang dibuat pada tahun 1998, meski diubah namanya, Bing tidak dapat menggantikan Google sebagai mesin pencari yang paling banyak digunakan.

Lihat Juga : Pengertian Domain

Fitur Search Engine

FItur Search Engine
Sumber Gambar : unsplash.com

Berikut ini beberapa fitur Search Engine yang dapat Anda ketahui, antara lain yaitu:

1. Crawling

Semua jenis Search Engine memiliki bots crawlers yang tugasnya memindai atau melakukan scanning konten di internet. Crawler tersebut bertugas memeriksa setiap sudut dunia maya, mulai dari halaman web, folder, sub halaman, dan berbagai jenis konten lainnya. Dengan kata lain, bots mencari sesuatu untuk diburu. Pada dasarnya crawling akan menelusuri konten situs web berdasarkan tautan yang ditemukan. Selain menganalisis link atau tautan A, crawling juga  mencari link B, C, dan seterusnya.

2. Indexing

Indexing dapat disebut proses verifikasi penyimpanan konten halaman web dalam database search engine yang disebut indeks. Sebut saja perpustakaan besar dari semua situs web. Ini terjadi ketika bot sedang melakukan crawling data. Situs web perlu terindeks oleh mesin pencari untuk ditampilkan di hasil pencarian atau SERP (Search Engine Result Page). Crawling dan indexing tidak hanya bekerja sekali. Keduanya bekerja terus menerus untuk menjaga agar database tetap fresh, sehingga hasil pencarian yang ditampilkan adalah yang paling relevan.

3. Ranking

Langkah selanjutnya dalam cara kerja search engine adalah rangking, di mana search engine melacak hasil pencarian. Proses rangking didasarkan pada algoritma masing-masing search engine. Search engine memilih hasil yang paling relevan, sehingga konten yang paling cocok untuk dicari pengguna internet adalah konten yang berada di peringkat teratas atau hasil pencarian paling atas.

Proses ini tidak memakan waktu lama, mesin pencari seperti Google akan menampilkan hasil pencarian secepatnya setelah Anda menekan Enter di kotak pencarian. Jika perangkat Anda memiliki koneksi internet  yang baik, search engine akan berjalan sangat cepat dalam waktu kurang dari satu detik.

Lihat Juga : Pengertian Freeware

Tujuan Search Engine

Tujuan Search Engine
Sumber Gambar : dotnextdigital.com

Tujuan dari adanya search engine antara lain yaitu:

  1. Untuk menyajikan serangkaian hasil penelusuran yang relevan dan berkualitas tinggi yang memenuhi permintaan atau pertanyaan pengguna secepat mungkin.
  2. Untuk mendapatkan opsi dari daftar hasil pencarian yang ditampilkan.
  3. Untuk memasuki pembelajaran di masa mendatang yang nantinya dapat memengaruhi peringkat search engine ke depan.

Lihat Juga : Pengertian Blog

Fungsi Search Engine

Fungsi Search Engine
Sumber Gambar : unsplash.com

Hal lain yang menarik dalam menggunakan Search Engine adalah fitur-fiturnya. Anda mungkin tertarik dengan fitur-fitur Search Engine meskipun Anda telah lama menggunakannya sesuai kebutuhan. Sebagai perangkat lunak yang menyusun informasi dengan kata kunci untuk mencari informasi di database, Search Engine memiliki banyak fungsi, antara lain:

1. Sebagai sarana untuk mencari informasi

Karena kapasitasnya yang sangat besar, Search Engine dapat memberikan informasi yang berbeda dalam bahasa yang berbeda dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, Search Engine atau bisa disebut dengan mesin pencari dapat digunakan di berbagai negara di dunia.

2. Memudahkan pencarian situs web atau alamat blog

Search Engine memiliki kapasitas yang berukuran besar dan akan terus beradaptasi seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna Internet. Search Engine juga memiliki berbagai jenis informasi yang dibutuhkan semua orang yang dapat dengan mudah ditemukan, baik informasi yang berasal dari website maupun blog.

3. Efektif untuk browsing

Dengan Search Engine, Anda tidak perlu menelusuri situs web dan blog satu per satu untuk mencari informasi. Tentu membutuhkan waktu yang lama untuk mengakses beberapa website. Oleh karena itu, Anda harus terlebih dahulu menemukan situs web yang menyediakan informasi yang Anda butuhkan, dan Search Engine dapat menjadi solusi untuk masalah tersebut.

Lihat Juga : Pengertian Metaverse

Kelebihan dan Kekurangan Search Engine

Kelebihan Kekurangan Search Engine
Sumber Gambar : unsplash.com

Kelebihan

  • Search Engine dapat menyediakan berbagai sumber informasi yang bermacam-macam, baik yang berasal dari ensiklopedia, blog, forum, dan platform lainnya. Keberagaman ini memungkinkan siapa pun untuk mencari informasi dengan memilih jenis sumber yang diinginkan, atau menggunakan banyak sumber untuk lebih memahami topik yang ingin dicari.
  • Search engine memang memiliki kelebihan yaitu memberikan hasil yang lebih halus atau lebih akurat. Jika Anda menyertakan sekumpulan kata dalam tanda kutip dan melakukan penelusuran menggunakan kata kunci tersebut di mesin pencari, maka Anda akan mendapatkan hasil kata yang sama persis. Beberapa contoh jenis search engine, seperti Google dan Yahoo, juga memungkinkan Anda untuk menentukan jenis sumber web yang dicari.
  • Search Engine membantu mengatur sejumlah informasi yang dapat tersebar di berbagai bagian halaman web yang sama ke dalam daftar yang sudah terorganisir agar mudah digunakan. Mencari informasi menggunakan search engine akan membantu Anda mengatur informasi yang Anda cari dengan lebih jelas dan rapi.
  • Search engine juga memiliki kemampuan untuk mencari informasi tidak hanya berasal dari satu web saja, melainkan memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dari sumber web lain untuk meningkatkan akurasi informasi yang dicari oleh pengguna.

Kekurangan

Dengan berbagai kelebihan dan manfaat search engine yang dapat memudahkan manusia, bukan berarti search engine tidak mempunyai kekurangan. Berikut ini merupakan beberapa kekurangan search engine yang dapat Anda ketahui:

  • Kecepatan index dan kecepatan perkembangan web tidak sebanding. Banyak situs web yang bermunculan pada saat ini, dan search engine tidak mungkin bisa mengindex semua situs web tanpa meningkatkan kecepatan index search engine itu sendiri.
  • Munculnya orang-orang yang melakukan spam link. Dengan kata lain mereka melakukan spam link agar dapat meningkatkan posisi di search engine.
  • Halaman tertentu tidak dapat di index. Beberapa situs web yang menggunakan konten dinamis tidak dapat di index. Situs web semacam ini biasanya diblokir atau dihalangi oleh formulir yang memerlukan input.
  • Terkadang search engine tidak memberikan hasil informasi yang didinginkan walaupun search engine berusaha memberikan hasil yang relevan untuk penggunanya.

Lihat Juga : Pengertian Teknik Komputer Jaringan

Penyebab situs web tidak terindeks

Penyebab Situs Tidak Terindeks
Sumber Gambar : unsplash.com

Ada beberapa situasi di mana URL tidak di indeks oleh Search Engine. Beberapa hal berikut mungkin menjadi salah satu penyebabnya, antara lain yaitu:

  • Arahan pada halaman web yang memberi tahu search engine untuk tidak mengindeks halaman (tag noindex) atau mengindeks halaman  serupa lainnya (tag kanonik).
  • Pengecualian file Robots.txt – File yang memberi tahu mesin telusur untuk tidak mengunjungi situs web Anda.
  • URL yang menampilkan halaman kesalahan (misalnya, kode respons HTTP 404 tidak ditemukan).
  • Algoritma search engine memberi peringkat situs web yang berkualitas rendah, konten minimal, atau konten duplikat.

Lihat Juga : Pengertian Teknologi Informasi

Contoh Search Engine

Contoh Search Engine
Sumber Gambar : howtogeek.com

Anda pasti sudah tahu bahwa Google adalah salah satu contoh dari Search Engine yang paling banyak digunakan di Indonesia. Namun sebenarnya banyak sekali macam-macam contoh Search Engine yang dapat Anda gunakan. Berikut ini adalah contoh atau jenis Search Engine yang dapat Anda gunakan, jika ingin mencoba mesin pencari lain selain Google, Anda dapat menggunakannya sebagai gantinya,antara lain yaitu:

1. Google

Google adalah mesin pencari yang berfokus pada Search Engine Optimization (SEO) dan pemasaran  profesional. Mesin pencari ini memiliki antarmuka yang mudah digunakan. Google juga dapat melacak aktivitas Anda di seluruh layanan dan  menyimpan riwayat penelusuran terperinci, termasuk situs web yang Anda kunjungi. Mesin pencari populer ini juga sudah menerima jutaan klik dari pencarian pengguna internet setiap hari.

2. Yahoo

Yahoo telah lama dikenal luas dan populer pada saat itu. Yahoo juga menduduki peringkat keempat situs web yang paling banyak dikunjungi pada tahun 2020 (menurut data Ahrefs). Rata-rata pengunjung bulanan mencapai 30 juta.

3. Wolfram Alpha

Mungkin beberapa dari Anda baru mengenal Wolfram Alpha, salah satu jenis search engine Ini adalah mesin pencari pengetahuan berbasis komputer yang tidak menyediakan daftar dokumen atau halaman web sebagai hasil pencarian. Hasil yang diperoleh pengguna didasarkan pada fakta dan data tentang pertanyaan tersebut. Search Engine ini sebenarnya juga telah ada selama sekitar 12 tahun yang lalu sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2009. Namun beberapa orang Indonesia mungkin masih banyak yang belum mengenal search engine jenis ini.

4. Swisscows

Salah satu contoh jenis Search Engine berikutnya yaitu Swisscows. Jika privasi sangat penting bagi Anda, Anda dapat mempertimbangkan search engine ini. Mesin pencari ini tidak mengumpulkan, menyimpan, atau melacak data sehubungan dengan privasi Anda. Swisscows menggambarkan dirinya sebagai mesin pencari semantik yang ramah keluarga.

5. Gibiru

Gibiru adalah hasil pencarian yang ditampilkan berasal dari algoritma Google yang dimodifikasi. Pengguna dapat mencari berbagai informasi tanpa khawatir Google akan melacak aktivitas mereka.

6. StartPage

Jika Anda menyukai hasil pencarian Google tetapi tidak ingin melacak dan menyimpan riwayat pencarian Anda, StartPage dapat menjadi solusi untuk Anda. Mesin pencari yang satu ini juga menyediakan jawaban dari Google.

7. Search Encrypt

Search Encrypt adalah mesin pencari pribadi yang menggunakan enkripsi lokal untuk membuat pencarian Anda sepenuhnya pribadi. Search Engine jenis ini menggunakan kombinasi dengan metode enkripsi seperti enkripsi Secure Socket Layer (SSL) dan enkripsi AES256.

Lihat Juga : Pengertian URL

Kesimpulan,

Adanya beberapa fitur yang dimiliki oleh search engine membuat Anda dengan mudah dapat mencari informasi yang diinginkan. Search engine juga dapat mencari dan mengidentifikasi informasi dalam database yang cocok dengan kata kunci yang Anda cari. Sehingga melalui beberapa jenis search engine, seperti Google, Yahoo dan lain-lain, Anda dapat dengan mudah mencari informasi yang relevan.

Apa itu web browser?

Web browser merupakan program aplikasi yang digunakan untuk mengakses situs yang berada di internet.

Apa fungsi utama dari Search Engine?

Search engine berfungsi sebagai alat untuk mencari dan menemukan informasi yang sesuai kata kunci yang diinginkan pengguna internet.

Sebutkan apa saja yang termasuk Search Engine?

Google, Yahoo, Bing, DuckDuckGo, Wolfram Alpha, Gibiru dan masih banyak lagi.

Bagaimana cara kerja dari Search Engine?

Saat Anda memasukkan keyword di kolom pencarian, maka mesin akan menampilkan daftar hasil pencarian yang paling relevan dari database mereka untuk membantu dalam menemukan informasi yang Anda butuhkan.


Artikel ditulis oleh Adella Eka Ridwanti, Editor oleh Wahyu Setia Bintara, Rudi Dian Arifin

Artikel terkait

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. Pengertian Bisnis Online – Definisi, Manfaat, Jenis, Keunggulan

    Bisnis online bagi sebagian orang adalah sebuah aktivitas jual beli barang melalui media internet
  2. Pengertian Dropship – Definisi, Keuntungan, Kelemahan

    Dropshipper berasal dari dropship yang berarti sebuah teknik pemasaran di mana penjual tidak menyimpan stok barang…
  3. Pengertian Reseller – Definisi, Kelebihan, Kekurangan, Tips

    Reseller memiliki makna “menjual kembali”, di mana sebuah kegiatan menjual produk kembali dari produsen menuju ke…