9 Cara Mengatasi Windows Defender Tidak Bisa Dimatikan

Windows Defender merupakan sebuah perangkat lunak antivirus yang dikembangkan oleh Microsoft untuk sistem operasi Windows. Sama seperti halnya antivirus lainnya, Windows Defender memiliki fungsi untuk melindungi perangkat Anda dari serangan virus dan malware berbahaya.

Melihat fungsi dan peranannya tersebut, Windows Defender memang mempunyai segudang manfaat bagi penggunanya. Namun bukan berarti Windows Defender merupakan program atau aplikasi yang sempurna. Mengingat dalam beberapa kondisi tertentu, program tersebut juga dapat mengalami beberapa kesalahan. Salah satu di antaranya adalah Windows Defender tidak bisa dimatikan. Untuk mengatasinya dapat Anda simak informasi selengkapnya berikut ini.

Lihat Juga : 10 Cara Mengatai Gambar Thumbnail Tidak Muncul Windows

Mengapa Windows Defender perlu dimatikan?

Memang pada dasarnya Windows Defender berfungsi melindungi perangkat Anda dari serangan digital yang berbahaya. Akan tetapi ada kondisi di mana kita perlu untuk mematikannya. Contoh mudahnya adalah ketika menginstall program atau aplikasi tertentu. Terkadang Windows Defender akan sering menghadang Anda, ketika ingin menginstall program atau aplikasi. Mungkin saja Windows Defender memperlakukan aplikasi dari pihak pengembang kecil sebagai ancaman dan Anda tidak bisa menginstallnya. Katakanlah, meskipun aplikasi yang ingin dipasang tersebut adalah hasil unduhan dari situs resminya.

Untuk itu Anda perlu menonaktifkan Windows Defender sementara waktu, supaya dapat menginstall aplikasi tersebut, kemudian mengaktifkannya kembali. Namun ada juga yang beranggapan bahwa Windows Defender menggunakan banyak sumber daya sistem saat berjalan di latar belakang. Terlalu banyak mengambil sumber daya RAM dan Processor, yang dapat menimbulkan kinerja laptop menjadi lambat.

Lihat Juga : 6 Cara Uninstall Aplikasi yang Tidak Bisa Dihapus Windows

Penyebab Windows Defender Tidak Bisa Dimatikan

Ketika Anda bertanya tentang apa yang menyebabkan Windows Defender tidak bisa dimatikan ini, tentu saja dapat disebabkan oleh beberapa faktor kemungkinan. Tidak sedikit pengguna komputer yang beranggapan, jika kesalahan ini sering kali ditemui ketika terdapat aplikasi antivirus yang bermasalah di dalam perangkat Anda. Informasi selengkapnya dapat Anda simak pada poin-poin berikut ini.

  • Windows Defender bermasalah – Mungkin saja penyebab utama dari permasalahan ini justru dikarenakan Windows Defender Anda yang bermasalah. Kondisi seperti ini biasanya terjadi ketika ada kegagalan saat melakukan pembaruan Windows. Mungkin laptop mendadak mati, bluescreen, dan masalah sejenis lainnya.
  • Service mengalami crash – Selain itu, kesalahan ini bisa jadi dikarenakan oleh service sistem yang mengalami crash atau tidak berjalan. Ketika service sedang crash, tentu saja akan berdampak pada beberapa program atau aplikasi di komputer/ laptop Anda. Sehingga ada kemungkinan program tersebut mengalami error, seperti tidak bisa dibuka atau mengalami gagal fungsi.
  • Adanya aplikasi antivirus yang bermasalah – Meskipun aplikasi antivirus memberikan banyak sekali manfaat kepada penggunanya, namun bukan berarti aplikasi tersebut tidak memiliki potensi berbahaya. Terlebih jika Anda mengunduh aplikasinya dari sumber yang tidak terpercaya. Mungkin saja aplikasi tersebut juga bisa memegang kendali penuh atas perangkat Anda, Jadi disarankan lebih berhati-hati dalam menginstall Antivirus.
  • Dan lain sebagainya

Lihat Juga : 12 Cara Mengatasi “Can’t Connect to this Network” WiFi Windows

Mengatasi Windows Defender Tidak Bisa Dimatikan

Ketika Anda mengalami kondisi di mana Windows Defender tidak bisa dimatikan, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah jangan merasa kebingungan. Mengingat, terdapat beberapa solusi yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki kesalahan ini. Misalnya dengan restart komputer/ laptop, uninstall aplikasi antivirus hingga menjalankan Windows Update. Untuk lebih jelasnya, simak dan cermati tips berikut ini.

1. Restart komputer/ laptop Anda

Restart komputer anda
Melakukan restart perangkat. WAHYU SETIA BINTARA

Metode pertama yang perlu Anda lakukan untuk memperbaiki masalah Windows Defender yang gagal fungsi adalah melakukan restart komputer/ laptop. Mungkin Anda akan beranggapan bahwa dengan metode ini tidak memperbaiki masalah. Namun siapa sangka, dengan metode banyak permasalahan Windows yang dapat teratasi dengan baik hanya dengan restart komputer. Akan tetapi, metode ini hanya berlaku ketika masalah tersebut disebabkan oleh service sistem yang crash atau tidak berjalan. Setelah Anda melakukan restart perangkat, silakan coba mematikan Windows Defender dengan mencoba salah satu dari tiga cara berikut ini.

Mencoba nonaktifkan Windows Defender lewat Settings

STEP 1 : Langkah pertama, silakan klik ikon Start menu pada Taskbar Windows 10 Anda. Kemudian klik ikon Settings di pojok kanan bawah. Setelah dialog Windows Settings muncul, klik Update & Security.

Update & Security
1. Mengakses menu Update & Security. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 2 : Selanjutnya klik menu Windows Security. Lalu lihat bagian Protections areas, klik Virus & threat Protection.

Virus & threat protection
2. Membuka Windows Security. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 3 : Setelah dialog Windows Security tampil, silakan lihat bagian Virus & threat Protection settings » klik Manage settings.

Manage Settings Windows Security
3. Membuka pengaturan Virus & threat protection. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 4 : Kemudian matikan semua opsi yang terdapat di dalamnya. Mulai dari Real-time Protection, Cloud-delivered Protection dan Automatic sample submission.

Nonaktifkan Semua Opsi Windows Security
4. Menonaktifkan beberapa opsi di Windows Security. WAHYU SETIA BINTARA

Catatan : Dengan metode ini, Windows Defender akan dimatikan sementara. Pasalnya ketika Anda melakukan restart perangkat, maka secara otomatis Windows Defender akan aktif.

Lihat Juga : 10 Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa Connect WiFi Windows 10, 8, 7

Mematikan Windows Defender melalui Group Policy Editor

STEP 1 : Langkah pertama, tekan ikon Windows + R pada keyboard untuk membuka jendela Run. Lalu ketik gpedit.msc di kolom pencarian » tekan Enter/OK.

Ketik Gpedit.msc Windows
1. Membuka pengaturan Local Group Policy Editor. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 2 : Setelah jendela Local Group Policy Editor tampil, silakan cari dan akses folder berikut ini :

Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Microsoft Defender Antivirus

Jika sudah, lihat panel sebelah kanan di Windows Defender Antivirus. Lalu klik dua kali pada opsi Turn off Microsoft Defender Antivirus.

Turn off Microsoft Defender Anitivirus
2. Mengaktifkan layanan turn off Microsoft Defender Antivirus. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 3 : Kemudian dialog baru akan muncul, lalu klik opsi Enabled dari daftar pilihan » klik Apply » OK.

Mengubah Konfigurasi Microsoft Defender Antivirus
3. Mengubah konfigurasi Microsoft Defender Antivirus. WAHYU SETIA BINTARA

Dengan begitu Windows Defender akan nonaktif secara permanen. Jika ingin mengaktifkannya kembali, Anda hanya perlu mengikuti langkah – langkah sebelumnya. Kemudian ubah konfigurasinya menjadi Disabled atau Not Configured » klik Apply » OK.

Lihat Juga : 10 Cara Mengatasi This app can’t open Windows

Disable Windows Defender melalui Registry Editor

STEP 1 : Langkah pertama, tekan tombol Windows + R untuk membuka dialog Run. Lalu ketik regedit di kolom pencarian » tekan Enter/OK.

Akses Regedit Windows
1. Mengakses regedit Windows. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 2 : Setelah dialog Registry Editor tampil, lalu cari dan akses folder berikut ini :

HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Policies > Microsoft > Windows Defender

Jika sudah, klik kanan pada Windows Defender » pilih New » klik DWORD (32-bit) Value. Lalu berikan nama “DisableAntiSpyware” » Enter.

Disable Anti Spyware
2. Membuat perintah Disable Windows Defender. WAHYU SETIA BINTARA

STEP 3 :  Kemudian, klik dua kali pada opsi DisableAntiSpyware. Selanjutnya ubah Value datanya menjadi 1 » klik OK. Jika sudah, lakukan restart perangkat untuk melihat hasilnya.

Ubah Value Data Windows Defender
3. Mengubah value data Windows Defender. WAHYU SETIA BINTARA

Ketika Anda ingin mengaktifkannya kembali, Anda hanya perlu mengikut langkah – langkah di atas. Kemudian ubah Value Data menjadi 0 » klik OK. Lalu restart perangkat Anda.

Lihat Juga : 8 Cara Mengatasi Zoom Error, Tidak Bisa Dibuka Windows

2. Uninstall Aplikasi Antivirus

Uninstall Antivirus
2. Menguninstall aplikasi antivirus. WAHYU SETIA BINTARA

Seperti yang telah saya bahas di atas, terdapat kemungkinan jika kesalahan ini disebabkan oleh aplikasi antivirus yang bermasalah. Namun kondisi seperti ini hanya terjadi ketika Anda menggunakan antivirus dari sumber yang tidak dikenali. Dan bisa jadi program tersebut memegang kendali penuh atas perangkat Anda. Untuk itu disarankan lebih berhati-hati dalam menginstall Antivirus.

  1. Pertama, klik Start menu » Settings » Apps.
  2. Kemudian pilih tab App & Features.
  3. Cari dan pilih aplikasi Antivirus » klik Uninstall » klik Uninstall lagi untuk konfirmasi penghapusan aplikasi.
  4. Ikuti proses penghapusan aplikasi.
  5. Selesai.

Terdapat banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk uninstal sebuah aplikasi atau program pada Windows. Jadi Anda bisa menggunakan cara lain yang dirasa mudah untuk dilakukan dan tidak harus mengacu pada satu metode di atas.

3. Jalankan Windows Update

Ketika Anda sedang melakukan pembaruan Windows, maka hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah usahakan komputer/ laptop tidak mengalami kendala sama sekali saat Update Windows dilakukan. Mengingat jika terdapat kegagalan saat melakukan Update Windows, tidak heran jika terdapat beberapa kesalahan yang terjadi setelahnya. Hal ini pun juga berlaku pada timbulnya error pada Windows Defender. Dalam kondisi ini, Anda hanya perlu melakukan pembaruan ulang.

Windows 10 Update
3. Menjalankan Windows Update. WAHYU SETIA BINTARA
  1. Pertama, klik Start menu Windows.
  2. Kemudian klik Settings » pilih Update & Security.
  3. Selanjutnya klik menu Windows Update » pilih Download and Install.
  4. Tunggu proses download selama beberapa saat.
  5. Jika sudah, silakan restart ulang perangkat untuk memasang pembaruan.
  6. Selesai.

Untuk memastikan perangkat Anda selalu mendapatkan pembaruan Windows, maka ubah pengaturan pada Service menjadi otomatis. Untuk melakukannya dapat Anda ikuti langkah-langkah berikut ini.

Service Windows Update
3. Mengubah pengaturan startup type pada Windows Update. WAHYU SETIA BINTARA
  1. Pertama, tekan Windows + R pada Keyboard.
  2. Selanjutnya ketikkan services.msc, pada kolom pencarian Run » tekan Enter/OK.
  3. Jika sudah, temukan service Windows Update » klik kanan, pilih Properties.
  4. Setelah jendela baru terbuka, ubah bagian “Startup Type” menjadi Automatic » klik Apply » OK.
  5. Selesai.

Lihat Juga : 9 Cara Mengatasi Folder Tidak Bisa Dibuka Windows

Penutup,

Terlepas dari alasan mengapa pengguna ingin mematikan Windows Defender, sebenarnya menonaktifkan Windows Defender sendiri cukup mudah untuk Anda lakukan. Namun dalam kondisi tertentu, pengguna merasa kesulitan dalam mematikan Windows Defender atau bahkan tidak bisa dimatikan. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh beberapa hal, seperti bugs pada sistem operasi, instalasi Windows hasil modifikasi, atau adanya instalasi antivirus pihak ketiga dari sumber yang tidak terpercaya.

Apa penyebab utama Windows Defender tidak bisa dibuka?

Penyebab utamanya adalah sistem bermasalah. Hal ini biasanya terjadi ketika ada kegagalan saat update atau service sistem yang sedang crash.

Apakah Windows Defender perlu dimatikan?

Tergantung penggunaannya. Karena dalam beberapa kondisi tertentu, Windows Defender perlu dimatikan. Misalnya ketika hendak menginstall sebuah aplikasi yang diblokir oleh Windows Defender.

Itulah ulasan singkat mengenai penyebab dan cara mengatasi Windows Defender yang tidak bisa dimatikan. Semoga dengan adanya metode di atas, masalah Windows Defender dapat teratasi dengan baik. Bagikan artikel ke media sosial Anda supaya lebih berguna dan bermanfaat. Jika memiliki pertanyaan ataupun pendapat yang ingin disampaikan, silakan tulis melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!

~ Artikel ditulis oleh Wahyu Setia Bintara, Editor oleh Rudi Dian Arifin

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.