Pengertian Routing Adalah: Sejarah, Jenis, Cara Kerja, dan Contoh Implementasi

Routing adalah proses yang dilakukan oleh router untuk menentukan jalur terbaik bagi paket data untuk mencapai…

Routing merupakan salah satu aspek penting dalam jaringan komputer yang memainkan peran vital dalam pengiriman paket data dari satu titik ke titik lainnya. Dalam konteks ini, routing dapat dianggap sebagai navigasi dalam dunia jaringan, di mana setiap paket data harus dipandu dengan tepat menuju tujuannya. Dengan menggunakan algoritma dan protokol yang tepat, sistem routing dapat secara efisien menentukan jalur terbaik untuk mentransmisikan data, mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan, keandalan, dan beban jaringan.

Di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi, pemilihan metode routing yang tepat dapat berdampak langsung pada kinerja keseluruhan jaringan. Oleh karena itu, para profesional IT perlu terus mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang routing serta memahami karakteristik dan keunggulan dari berbagai jenis protokol routing yang tersedia untuk dapat mengoptimalkan kinerja jaringan dengan efisien dan efektif. Dengan memahami secara mendalam tentang routing, diharapkan pembaca dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam membangun dan mengelola jaringan komputer dengan lebih efektif.

Ringkasan

  • Routing adalah proses mengarahkan atau mengirimkan data dari satu titik ke titik lain dalam jaringan komputer atau internet. Ini melibatkan pemilihan jalur terbaik untuk mentransmisikan paket data dari sumber ke tujuan, berdasarkan sejumlah faktor seperti jarak, kecepatan, dan kondisi jaringan.
  • Router adalah perangkat keras yang digunakan untuk mengarahkan lalu lintas data antara jaringan yang berbeda.
  • Fungsi routing meliputi penentuan jalur terbaik untuk mentransmisikan paket data berdasarkan berbagai faktor seperti jarak, kecepatan, dan kondisi jaringan. Ini memastikan bahwa data dapat mencapai tujuan dengan cepat dan efisien.
  • Jenis routing meliputi dynamic routing, default routing, dan static routing.

Lihat Juga : Pengertian HTTP Adalah

Sejarah singkat routing

Sejarah Singkat Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Mengutip dari berbagai sumber, Kami menyimpulkan bahwa sejarah routing dimulai sejak awal perkembangan jaringan komputer. Pada awalnya, jaringan komputer terdiri dari beberapa node yang saling terhubung dengan kabel langsung, sehingga pengiriman data antar node relatif sederhana dan tidak memerlukan routing yang kompleks. Namun, dengan bertambahnya kompleksitas dan ukuran jaringan, serta perkembangan teknologi komunikasi, dibutuhkan metode yang lebih canggih untuk mengatur lalu lintas data.

Salah satu titik awal dalam sejarah routing adalah dengan munculnya protokol routing statis, di mana administrator jaringan secara manual menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data. Namun, dengan pertumbuhan jaringan yang semakin cepat dan dinamis, pendekatan ini menjadi tidak praktis.

Perkembangan berikutnya adalah pengembangan protokol routing dinamis, yang memungkinkan perangkat dalam jaringan untuk secara otomatis bertukar informasi dan memperbarui tabel routing mereka sesuai dengan perubahan dalam topologi jaringan. Protokol seperti Routing Information Protocol (RIP) dan Open Shortest Path First (OSPF) menjadi populer pada masanya dan terus digunakan hingga saat ini dengan modifikasi dan peningkatan.

Selanjutnya, dengan munculnya jaringan yang lebih besar dan kompleks seperti internet, protokol routing seperti Border Gateway Protocol (BGP) menjadi sangat penting. BGP digunakan untuk mengatur lalu lintas antar domain di internet dan memastikan konektivitas global.

Dengan terus berkembangnya teknologi jaringan dan kebutuhan akan lalu lintas data yang cepat dan andal, sejarah routing terus berlanjut dengan inovasi baru seperti routing berbasis SDN (Software-Defined Networking) yang memisahkan kontrol routing dari perangkat keras jaringan, membawa fleksibilitas dan efisiensi yang lebih besar ke dalam pengelolaan jaringan. Dengan demikian, sejarah routing mencerminkan evolusi jaringan komputer dari yang sederhana menjadi jaringan yang kompleks dan sangat terhubung yang kita lihat hari ini.

Lihat Juga : Pengertian Input dan Output

Arti routing

Arti Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Mengutip dari beberapa sumber, Kami menyimpulkan bahwa routing adalah proses mengarahkan atau mengirimkan data dari satu titik ke titik lain dalam jaringan komputer atau internet. Ini melibatkan pemilihan jalur terbaik untuk mentransmisikan paket data dari sumber ke tujuan, berdasarkan sejumlah faktor seperti jarak, kecepatan, dan kondisi jaringan. Dalam sistem routing, perangkat jaringan seperti router berperan dalam memutuskan jalur terbaik untuk mengarahkan paket data, sehingga memastikan pengiriman yang efisien dan andal. Dengan kata lain, routing membantu mengatur lalu lintas data dalam jaringan agar mencapai tujuan dengan cepat dan efisien.

Proses routing juga melibatkan pertukaran informasi antar perangkat dalam jaringan untuk memperbarui tabel routing, yang digunakan untuk menentukan jalur terbaik. Terdapat berbagai jenis protokol routing yang digunakan, seperti Routing Information Protocol (RIP), Open Shortest Path First (OSPF), dan Border Gateway Protocol (BGP), yang masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri sesuai dengan kebutuhan jaringan yang berbeda. Penting untuk dipahami bahwa routing tidak hanya terjadi dalam skala kecil, seperti dalam jaringan lokal (LAN), tetapi juga dalam skala besar, seperti dalam jaringan area luas (WAN) atau internet global. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang konsep dan prinsip routing sangatlah penting dalam membangun dan mengelola jaringan komputer yang efektif dan handal.

Lihat Juga : Pengertian Device Manager

Router dan routing, apa bedanya?

Perbedaan Router dan Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Router adalah perangkat keras yang digunakan untuk mengarahkan lalu lintas data antara jaringan yang berbeda. Router berfungsi sebagai titik persimpangan dalam jaringan yang mengirimkan paket data ke tujuan yang tepat berdasarkan alamat IP tujuan. Router juga dapat menghubungkan jaringan lokal ke internet atau jaringan lainnya.

Sementara itu, routing adalah proses yang dilakukan oleh router untuk menentukan jalur terbaik bagi paket data untuk mencapai tujuan akhirnya. Ini melibatkan penggunaan tabel routing yang berisi informasi tentang jaringan yang terhubung dan jalur yang tersedia. Router menggunakan protokol routing dan algoritma untuk mengambil keputusan tentang jalur mana yang harus diambil oleh setiap paket data yang melewati mereka.

Jadi, perbedaan utama antara router dan routing adalah bahwa router adalah perangkat keras yang melakukan fungsi routing. Router adalah perangkat fisik yang menerapkan logika routing untuk mengarahkan lalu lintas data, sementara routing adalah proses yang dilakukan oleh router untuk menentukan jalur terbaik bagi paket data.

Lihat Juga : Pengertian Fingerprint Adalah

Fungsi routing

Fungsi Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Routing adalah proses yang kritis dalam jaringan komputer yang bertanggung jawab untuk mengarahkan lalu lintas data dari satu titik ke titik lain dengan efisiensi dan keandalan. Fungsinya meliputi penentuan jalur terbaik untuk mentransmisikan paket data berdasarkan berbagai faktor seperti jarak, kecepatan, dan kondisi jaringan. Ini memastikan bahwa data dapat mencapai tujuan dengan cepat dan efisien.

Selain itu, routing juga melibatkan pertukaran informasi antar perangkat dalam jaringan untuk memperbarui tabel routing, yang digunakan untuk menentukan jalur terbaik. Dengan demikian, routing tidak hanya mengatur lalu lintas data, tetapi juga memungkinkan manajemen yang efisien dari jaringan komputer secara keseluruhan, memastikan kinerja optimal dan ketersediaan yang tinggi.

Jenis routing

Jenis Jenis Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Berikut ini Kami telah menyajikan jenis-jenis routing yang dikutip dari berbagai sumber dan Kami rangkum menjadi satu. Nah, perlu Anda ketahui jenis routing beberapa di antaranya yaitu:

1. Static routing

Pada static routing, jalur untuk pengiriman data ditentukan secara manual oleh administrator jaringan dan diatur dalam tabel routing pada setiap router. Jalur ini tetap konstan kecuali diubah secara manual.

Contoh: Misalnya, jika administrator jaringan ingin mengarahkan lalu lintas data dari satu subnet ke subnet lain melalui jalur yang tetap, mereka dapat mengonfigurasi routing statis pada setiap router di antara kedua subnet tersebut.

2. Dynamic routing

Dynamic routing memungkinkan perangkat dalam jaringan untuk secara otomatis bertukar informasi dan memperbarui tabel routing mereka berdasarkan perubahan dalam topologi jaringan. Protokol routing dinamis digunakan untuk melakukan ini.

Contoh: Protokol seperti Routing Information Protocol (RIP) dan Open Shortest Path First (OSPF) adalah contoh dari dynamic routing. Misalnya, jika terjadi perubahan dalam jaringan, seperti pemutusan jalur atau penambahan jalur baru, router menggunakan protokol dinamis untuk secara otomatis memperbarui tabel routing mereka.

3. Default routing

Default routing adalah jenis routing di mana router mengirimkan semua paket data yang tidak sesuai dengan entri tertentu dalam tabel routing ke tujuan yang sama, yang disebut sebagai default gateway atau gateway default. Ini memungkinkan router untuk mengirimkan lalu lintas data ke luar jaringan lokal atau area kecil, menuju ke jaringan yang lebih besar, seperti internet, tanpa harus memiliki entri spesifik untuk setiap alamat tujuan di internet.

Contoh default routing adalah ketika sebuah jaringan lokal ingin mengirimkan semua lalu lintas data yang tidak ditujukan ke subnet lokal atau jaringan lain yang sudah dikonfigurasi secara khusus, ke luar jaringan lokal tersebut, misalnya ke internet. Dalam kasus ini, router di jaringan lokal akan dikonfigurasi dengan default route yang menunjuk ke gateway default, yang merupakan router yang terhubung langsung ke internet.

Ketika router menerima paket data yang tidak sesuai dengan entri spesifik dalam tabel routingnya, ia akan mengirimkan paket tersebut ke gateway default untuk pengiriman selanjutnya ke internet. Ini memungkinkan akses ke internet tanpa perlu mengetahui atau mengatur jalur spesifik untuk setiap alamat internet yang dituju.

Lihat Juga : Pengertian Bandwidth Adalah

Bagaimana cara kerja routing?

Cara Kerja Routing
Sumber Gambar : Unsplash

Routing bekerja dengan cara yang kompleks tetapi terorganisir dalam jaringan komputer. Prosesnya dimulai ketika suatu perangkat dalam jaringan, seperti router, menerima paket data dari sumber. Router kemudian mengevaluasi informasi header paket data, termasuk alamat tujuan, dan menggunakan tabel routing untuk menentukan jalur terbaik ke tujuan tersebut.

Tabel routing mengandung informasi tentang jaringan yang terhubung dan jalur-jalur yang tersedia. Router menggunakan algoritma routing yang telah ditentukan, seperti Distance Vector atau Link State, untuk memilih jalur terbaik berdasarkan parameter seperti jarak, kecepatan, atau biaya.

Setelah jalur terbaik ditentukan, router akan meneruskan paket data ke perangkat selanjutnya dalam jalur tersebut. Proses ini berulang hingga paket data mencapai tujuan akhirnya. Selama proses ini, router dapat mengupdate tabel routingnya jika terjadi perubahan dalam jaringan, seperti pemutusan atau penambahan jalur baru.

Dengan demikian, routing bekerja secara dinamis untuk mengarahkan lalu lintas data melalui jaringan dengan efisiensi dan keandalan, memastikan bahwa informasi dapat dikirim dengan cepat dan akurat ke tujuan yang dituju.

Lihat Juga : Pengertian CMOS Adalah

Contoh routing

Contoh Routing
Sumber Gambar : Pexels

Sebagai contoh routing, pertimbangkan sebuah jaringan kantor kecil dengan tiga subnet: Subnet A, Subnet B, dan Subnet C. Setiap subnet terhubung ke router utama, yang bertindak sebagai gateway default. Berikut adalah konfigurasi routing yang mungkin dalam situasi ini:

1. Subnet A

  • Alamat IP: 192.168.1.0/24
  • Router A: 192.168.1.1 (router di subnet A)

2. Subnet B

  • Alamat IP: 192.168.2.0/24
  • Router B: 192.168.2.1 (router di subnet B)

3. Subnet C

  • Alamat IP: 192.168.3.0/24
  • Router C: 192.168.3.1 (router di subnet C)

Konfigurasi routing ini akan memungkinkan perangkat di setiap subnet untuk berkomunikasi dengan subnet lain dan mengakses internet melalui router utama. Router utama juga dikonfigurasi dengan default route yang menunjuk ke gateway ISP (Internet Service Provider) untuk mengirimkan lalu lintas data ke luar jaringan lokal.

Jika sebuah perangkat di Subnet A ingin mengirim data ke perangkat di Subnet B, router di Subnet A akan menggunakan tabel routingnya untuk mengetahui bahwa jaringan tujuan (192.168.2.0/24) dapat dijangkau melalui router di Subnet B (192.168.1.1). Router di Subnet B akan kemudian meneruskan paket tersebut ke tujuan di Subnet B.

Jika perangkat di Subnet A ingin mengirim data ke internet, router di Subnet A akan menggunakan default route-nya untuk mengirimkan paket data ke router utama. Router utama akan kemudian meneruskan paket tersebut ke gateway ISP untuk diarahkan ke internet.

Lihat Juga : Pengertian Firmware Adalah

Penutup

Dalam kesimpulan, routing memegang peranan kunci dalam memastikan pengiriman data yang efisien dan andal dalam jaringan komputer. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep dasar routing, jenis-jenisnya, serta peran dalam mengatur lalu lintas data, kita dapat mengoptimalkan kinerja jaringan dan memastikan konektivitas yang stabil. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi, penting bagi para profesional jaringan untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia routing guna memanfaatkan inovasi yang terus menerus untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan komputer.

Apa itu jaringan LAN?

LAN adalah singkatan dari Local Area Network, yang merupakan jaringan komputer yang terbatas dalam cakupannya dan terbatas pada area geografis yang relatif kecil, seperti sebuah gedung, kampus, atau kantor. Jaringan LAN biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat komputer, seperti komputer desktop, laptop, printer, dan perangkat jaringan lainnya, agar dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya secara lokal.

Apa itu jaringan WAN?

WAN adalah singkatan dari Wide Area Network, yang merupakan jaringan komputer yang mencakup area geografis yang luas, bahkan bisa melintasi negara atau benua. Jaringan WAN menghubungkan jaringan LAN yang terpisah secara geografis dan memungkinkan komunikasi antara mereka. Jaringan WAN sering digunakan untuk menghubungkan kantor cabang yang terletak di lokasi yang berjauhan, menyediakan konektivitas internet, dan memungkinkan akses ke layanan jarak jauh seperti cloud computing.

Apa perbedaan router dengan routing?

Perbedaan utama antara router dan routing adalah bahwa router adalah perangkat keras yang melakukan fungsi routing. Router adalah perangkat fisik yang menerapkan logika routing untuk mengarahkan lalu lintas data, sementara routing adalah proses yang dilakukan oleh router untuk menentukan jalur terbaik bagi paket data.


Penulis : Elly Abriyanti Widyaningrum | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Elly Abriyanti Widyaningrum

Elly Abriyanti Widyaningrum adalah penulis artikel di dianisa.com yang berfokus pada topik umum, seperti lifestyle, pendidikan, dan lainnya. Selain menjadi penulis lepas, ia juga seorang tutor privat, content planner dan executive administrasi di Distributor Utama SR12 Skincare.

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. 70 Livery BUSSID Evos, ONIC, RRQ Esports, Joker, Trans, Paling Jernih!

    Berikut kami bagikan kumpulan Livery BUSSID EVOS, ONIC, RRQ, Esport, Joker, Trans, super jernih, yang bisa…
  2. 90 Livery BUSSID Juragan 99, Trans, STJ, Paling Jernih!

    Berikut kami bagikan kumpulan Livery BUSSID Juragan 99, varian Trans, STJ, SDD, super jernih, yang bisa…
  3. 100 Livery BUSSID Bris Trans Tuan Muda, Casper, Valentino, Paling Jernih!

    Berikut kami bagikan kumpulan Livery BUSSID Bris Tuan Muda, varian XHD, super jernih, yang bisa yang…