14 Perbedaan SSD dan HDD Pada Komputer

Pada umumnya, semua pengguna laptop dan komputer menyimpan data pada perangkat penyimpanan. Data tersebut berupa sistem operasi, program, file dokumen, video, audio, dan segala macamnya. Lalu apa saja perangkat penyimpanan yang dapat digunakan untuk menyimpan data komputer? Pengguna dapat menggunakan perangkat seperti SSD maupun HDD. Keduanya sama- sama penting untuk mengelola penyimpanan data komputer.

Apakah SSD dan HDD memiliki perbedaan, walaupun kegunaannya sama? Untuk menelusuri lebih jauh mengenai kedua perangkat ini silakan simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Lihat Juga : Pengertian MacOS | Sejarah, Perkembangan, Kelebihan, dan Kekurangan

Apa itu SSD?

Kelebihan dan Kekurangan SSD
Sumber Gambar : Unsplash.com

Solid State Drive atau SSD adalah perangkat penyimpanan dirancang dari sirkuit terintegrasi (IC) untuk menyimpan data secara persisten. Perangkat SSD menggunakan memori flash dan berguna sebagai penyimpanan pendamping atau sekunder selain Hard Disk.  Dibandingkan disk lain, SSD dapat meningkatkan performa komputer karena akses baca rendah dan throughput cepat.

SSD, memiliki cara kerja berbeda dari HDD. Perangkat SSD akan menggunakan chip memori sederhana yaitu memory flash NAND, tidak memiliki bagian yang bergerak sehingga waktu aksesnya instan dan diukur dalam nano detik. Chip memori pada SSD memiliki bandingan yang sama dengan RAM. Setiap grid atau blok dari SSD dapat menyimpan antara 256 KB dan 4MB.

Kelebihan SSD

  • Dalam segi motorik SSD sangat minim, karena itu SSD menghasilkan lebih sedikit suhu panas tidak seperti Hard Drive. Fitur ini penting sekali bagi pengguna laptop karena memungkinkan kenyamanan saat menggunakan laptop dalam jangka waktu lama.
  • SSD memiliki performa yang lebih cepat dalam membaca dan menulis data seperti saat booting sistem, mengoperasikan program berat, dan mentransfer file.
  • Tampilannya tidak menggunakan piringan berputar seperti HDD. SSD akan cenderung lebih sunyi saat digunakan.
  • SSD tidak memiliki bagian tertentu yang bergerak, karena itu dapat lebih andal dan tahan guncangan daripada Hard Drive tradisional. Selain itu, antarmuka ini lebih tahan dari kecelakaan jatuh, dan tidak rentan rusak karena bagiannya lebih safety.
  • Konsumsi daya yang ditawarkan SSD lebih hemat, karena bagiannya yang tidak bergerak sehingga lebih sedikit daya untuk beroperasi. Keuntungannya akan mendapatkan masa pakai baterai yang lebih lama.
  • SSD memiliki berat yang lebih kecil dari Hard Drive, ia lebih ramah ke perangkat seluler, juga membuat laptop lebih ringan dan mudah dibawa. Komponennya yang ringan dan kontruksi padat membuat SSD cocok untuk perjalanan konstan.

Kekurangan SSD

  • Tidak seperti HDD konvensional, SSD dibanderol dengan harga tinggi, dengan demikian sebagian besar SSD tersedia dalam ukuran penyimpanan yang lebih kecil agar harga dapat terjangkau. Meskipun demikian, ukuran SSD yang lebih besar juga tersedia cukup banyak.
  • SSD tidak rentan terhadap kecelakaan, namun ia memiliki batasan umur yang dihitung dalam satuan Terabyte Written (TBW). Pada saat menulis ulang data, saat itu juga SSD akan mengalami penurunan kemampuan hingga sampai akhirnya mencapai batas TBW.
  • Tidak mampu untuk memulihkan data lama yang hilang merupakan Kelemahan terbesar dari SSD. Data yang terhapus pada drive ini bersifat permanen. Dalam hal keamanan data memang untung, namun risiko dan konsekuensinya tidak dapat diperbaiki jika tidak punya backup-an.
  • Dibandingkan dengan Hard Drive konvensional, SSD meraut biaya yang relatif lebih mahal.

Lihat Juga : 10 Perbedaan RAM dan ROM pada Komputer

Apa itu HDD?

Kelebihan dan Kekurangan HDD
Sumber Gambar : Unsplash.com

Hard Disk Drive atau disingkat HDD adalah perangkat keras atau hardware yang berguna sebagai media penyimpanan data komputer. Perangkat ini akan menampung beragam data baik itu dokumen, gambar, video, data sistem, aplikasi dan OS. Hard disk merupakan perangkat yang berupa piringan logam keras dan kaku, di mana terdapat data yang disimpan dalam komputer. Dengan adanya Hard Disk, maka Anda dapat menyimpan ribuan data untuk kebutuhan tertentu.

Hard Disk Drive (HDD) lebih biasa disebut Hard Disk merupakan perangkat yang bersifat non-volatile memory artinya data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. Perangkat ini merupakan kumpulan dari disk bertumpuk layaknya fonograf. Setiap satu tumpukan disk memiliki data yang direkam secara elektromagnetik pada disk. Komputer biasanya memiliki Hard Disk yang berisi miliaran hingga triliunan byte total penyimpanan.

Kelebihan HDD

  • Hard Drive konvensional dijual dengan biaya yang lebih murah daripada SSD. Semua itu karena biaya produksi HDD rendah.
  • HDD memberikan kapasitas alternatif yang lebih besar. Batas penyimpanan standar bisa di dapatkan pengguna sampai dengan 500GB.
  • HDD banyak sekali dijumpai di pasaran baik itu hard drive internal maupun eksternal. Ketika pengguna PC ingin meningkatkan dan membangun sistem baru dapat dengan mudah menggunakan HDD.
  • HDD tidak melibatkan memori flash seperti SSD. Umur HDD jauh lebih lama karena data pada hard drive langsung di tulis pada disk piringan.
  • Non-Volatile merupakan ciri dari HDD. Hard drive menggunakan cakram pelat magnetik untuk menyimpan informasi, ini mampu mengambil data bahkan ketika daya mati.

Kekurangan HDD

  • Karena sifatnya mekanis dan tidak bekerja dengan memori flash, kinerja hard drive tradisional lebih lambat. Tergantung juga pada RPM-nya, biasanya hard drive memiliki variasi yang berbeda.
  • Untuk laptop, tablet, dan smartphone, hard drive diproduksi dengan bentuk besar, jadi tidak ideal untuk perangkat-perangkat tersebut. Kebanyakan pengguna tablet, smartphone, maupun laptop memilih SSD.
  • Konsumsi daya tinggi untuk menulis data. Bagian mekanis membutuhkan input daya agar dapat berfungsi.
  • Adanya kebisingan dari plate disk dan juga pergerakan dari read/write head.
  • Rentan terhadap kerusakan karena memiliki bagian mekanis yang bergerak, terutama jika sering ke banting. Selain itu piringan disk dan read/write head yang bergerak saling berdekatan yang memungkinkan terjadinya gesekan.

Lihat Juga : Pengertian dan Perbedaan GUI dan CLI Lengkap

Perbedaan SSD dan HDD

Perbedaan SSD dan HDD
Sumber Gambar : jagoanhosting.com

Membahas masalah penyimpanan, mungkin Anda juga pernah berpikir perbedaan dari SSD dan HDD. Apa perbedaan utama dari Hard Disk dan SSD? SSD atau Solid State Drive merupakan drive yang tidak memiliki komponen bergerak seperti hard disk. SSD menyimpan data dengan menggunakan semikonduktor, dan bekerja jauh lebih cepat, kemungkinan kerusakan juga lebih kecil.

Namun jika dibandingkan dengan hard disk, SSD memiliki harga yang jauh relatif mahal. Hard disk yang memiliki harga lebih murah dari saingannya, memang membutuhkan banyak tenaga dan bekerja lebih lambat dari SSD. Berikut ini daftar perbedaan dari HDD dan SSD:

Hard Disk Drive (HDD)Solid State Drive (SSD)
Waktu baca dan tulis HDD lebih lambat.Waktu baca dan tulis SSD lebih cepat.
Latensi HDD lebih tinggi.Latensi SSD lebih rendah.
HDD mendukung operasi I/O per detik (IOPS) lebih sedikit.SSD mendukung operasi I/O per detik (IOPS) lebih banyak.
Ada kemungkinan terjadinya fragmentasi pada HDD untuk penyimpanan file besar dalam waktu yang lama.Tidak ada fragmentasi pada drive SSD.
HDD menawarkan kapasitas penyimpanan yang bervariasi.Drive SSD menawarkan kapasitas penyimpanan yang terbatas.
Dalam hal membaca dan menulis data, HDD memiliki kecepatan yang lambat.Drive SSD menawarkan kecepatan yang tinggi dalam hal membaca dan menulis data.
Bentuk mekanis maupun perangkat HDD lebih berat dan besar.Drive SSD memiliki bentuk yang lebih ringan karena tidak memiliki spindle disk dan putaran yang bergerak.
Adanya fragmentasi memungkinkan kinerja HDD dapat memburuk.Kinerja drive SSD tidak terganggu dengan fragmentasi.
Rentan terjadi crash dan kerusakan karena bagian HDD yang bergerak.SSD memiliki keunggulan lebih baik dari HDD, yaitu dapat mentolerir getaran hingga 2000Hz.
HDD memiliki bagian mekanis yang bergerak seperti lengan.SSD memiliki bagian elektronik Integrated Circuit (IC), dan tidak mengandung bagian mekanis.
HDD merupakan perangkat penyimpanan tradisional dan lebih tua dari SSD.SSD merupakan jenis penyimpanan keluaran baru.
Dapat menimbulkan kebisingan karena pergerakan isi mekanisnya.SSD tidak menghasilkan kebisingan.
Kapasitas penyimpanan umum tinggi dari 500GB hingga 16TB.Kapasitas penyimpanan umum 120GB hingga 4TB.
Kecepatan HDD hingga 160Mb/s.Kecepatan tinggi hingga 3000Mb/s.

Seiring perkembangan waktu pembaruan dari setiap perangkat penyimpanan akan terus dikembangkan baik itu SSD, HDD, atau bahkan perangkat penyimpanan terbaru.

Lihat Juga : Pengertian ROM | Fungsi, Jenis, Karakteristik, Cara Kerja

Kesimpulan,

Setelah membaca ulasan mengenai perbedaan HDD dan SSD, dapat disimpulkan bahwa HDD memiliki harga yang terjangkau di banding dengan harga SSD yang mahal. Bagian kelas atas banyak memilih SSD karena keunikannya tersendiri. Setiap perangkat penyimpanan memiliki keunikan dan karakter masing-masing, dan kembali kepada penggunannya. Baik SSD dan HDD memiliki fungsi yang sama seperti menyimpan aplikasi dan file maupun boot sistem komputer.

SSD ramah digunakan karena tidak memiliki bagian yang bergerak seperti hard drive dan memungkinkan tetap aman dipakai kemanapun. Sedangkan hard drive merupakan perangkat penyimpanan yang memiliki bagian bergerak berupa piringan disk dan read/write head. Ketika terbentur dan terbanting maka akan timbul kerusakan. Jadi gunakan perangkat Anda untuk tetap aman.

Demikian ulasan mengenai perbedaan antara HDD dan SSD, semoga bisa berguna dan bermanfaat. Jika ada pertanyaan yang perlu Anda sampaikan, silakan tulis melalui kolom komentar. Terima Kasih!

~ Artikel ini ditulis sebagai bahan referensi dan pengetahuan dasar tentang perbedaan SSD dan HDD. Penggunaan dan manfaat SSD dan HDD akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

~ Artikel ditulis oleh Yunita Setiyaningsih, Editor oleh Rudi Dian Arifin

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.