Pengertian Monitor | Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya

Perangkat monitor menjadi kebutuhan utama manusia dalam berinteraksi dengan komputer. Bahkan semua data yang Anda input ke dalam komputer akan terbaca karena adanya monitor. Selain itu, saat mendokumentasikan foto, merekam video, pasti akan membutuhkan media untuk menampilkan gambar maupun video tersebut. Monitor akan menghasilkan output tampilan berupa sajian grafis dan sejenisnya dari data yang telah di input.

Secara umum monitor sudah berevolusi dari tahun ke tahun dalam segi kualitas gambar, perkembangan bentuk, dan jenisnya. Jenis monitor juga dibuat sedemikian rupa mengikuti perkembangan teknologi untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna komputer. Bagaimana, apakah Anda sudah dapat membayangkan jenis dan pentingnya monitor? Untuk mengulas lebih jauh, silakan simak penjelasannya berikut ini!

Lihat Juga : 14 Perbedaan SSD dan HDD Pada Komputer

Apa itu Monitor?

Pengertian Monitor Komputer
Sumber Gambar : Unsplash.com

Monitor adalah perangkat display yang bekerja untuk menginterpretasikan dan menampilkan sinyal output grafis dari kartu grafis (VGA Card) ke layar komputer. Perangkat display ini memungkinkan Anda untuk melihat antarmuka tampilan dan berinteraksi dengan komputer dengan bantuan periferal seperti mouse maupun keyboard.

Pada umumnya monitor tampak seperti televisi, namun kedua perangkat ini berbeda. Layar televisi bekerja dengan menampilkan data dari sinyal siar, sedangkan monitor akan menampilkan data dari sinyal siar sekaligus data digital yang diterima melalui kartu grafis (VGA Card). Sebenarnya Anda dapat menggunakan layar TV sebagai monitor, tetapi hasil dan kualitas yang ditampilkan tidak sebaik monitor asli. Hal ini karena TV tidak dapat mereproduksi warna yang optimal dan cukup melelahkan mata ketika bekerja dengan TV.

Monitor dirancang secara khusus dengan antarmuka visual yang optimal untuk komputer. Perangkat display atau monitor terdiri dari tampilan visual, sirkuit, casing, dan Power Supply. Tampilan monitor modern yang banyak digunakan di antaranya, LCD dan LED, sebelumnya monitor menggunakan tabung sinar katoda (CRT). Output warna yang ditampilkan monitor juga sangat baik, Anda dapat menghubungkan monitor ke komputer melalui konektor melalui VGA, DVI, HDMI, DisplayPort, USB-C, LVDS, dan konektor lainnya. Sehingga pengguna komputer dapat memperoleh visual yang berkualitas tajam dan realistis.

Lihat Juga : Pengertian Processor | Sejarah, Fungsi, Jenis, Cara Kerja, dan Komponennya

Sejarah Perkembangan Monitor

Sejarah Perkembangan Monitor
Sumber Gambar : Unsplash.com
TahunRiwayat
1964Munculnya teknologi pendahulu layaknya layar bawaan monitor CRT, yaitu Mesin Uniscope 300.
1965E. A. Johnson berhasil menciptakan teknologi touch screen (layar sentuh) pada tahun 1965.
1973Pada tanggal 1 Maret 1973, perusahaan komputer Xerox Alto merilis monitor komputer pertama kali. Monitor ini menggunakan teknologi CRT dengan tampilan monokrom
1975George Samuel Hurst mengembangkan monitor layar sentuh resistif ‘resistive touch screen’ yang pertama pada 1975. Namun tidak diproduksi dan digunakan lagi hingga tahun 1982.
1976Munculnya Komputer Apple I dan Sol-20 sebagai komputer pertama dengan port audio bawaannya.
1977James P. Mitchell mengembangkan teknologi monitor LED, namun monitor jenis ini belum bisa di perjual belikan sekitar 30 tahun-an.
1977Apple II, dirilis pada Juni 1977, dengan tampilan warna pada monitor CRT.
1987Muncul monitor VGA pertama yaitu IBM 8513, yang dirilis oleh IBM.
1989Standar SVGA secara resmi di gunakan untuk tampilan komputer oleh VESA pada tahun 1989.
1980-anMonitor CRT warna diizinkan menampilkan layar dengan resolusi 1024 x 768 pada akhir 1980-an.
1990-anPada pertengahan 1990-an, Eizo Nanao Technologies memproduksi dan merilis monitor LCD pertama sebagai komputer desktop yaitu Eizo L66.
1997Perusahaan teknologi, Apple, IBM, dan Viewsonic mulai mengembangkan monitor LCD warna dengan resolusi dan kualitas yang memadai, melebihi monitor CRT.
1998Pada tahun 1998, Apple memproduksi Apple Studio Display menjadi salah satu monitor LCD warna pertama dan terjangkau untuk komputer desktop.
2003Monitor LCD terjual lebih banyak (outsold) dari monitor CRT untuk pertama kalinya pada tahun 2003. Pada tahun 2007, monitor LCD secara konsisten mengungguli monitor CRT, dan menjadi jenis monitor komputer yang paling populer.
2006Pada tahun 2006, Jeff Han memperkenalkan monitor komputer interface-free berbasis sentuhan, pertama kali di TED.
2009Perusahaan NEC memproduksi pertama kali monitor LED untuk komputer desktop. Mereka merilis monitor ini sebagai MultiSync EA222WMe, yang rilis pada akhir 2009.
2010AMD dan Intel, bersama beberapa produsen monitor komputer mengumumkan untuk mengurangi dukungan untuk VGA mulai dari Desember 2010.
2017Monitor LCD Touch screen’ mengalami penurunan harga, dan dibuat terjangkau untuk konsumen rata-rata pada tahun 2017. Monitor layar sentuh ukuran 20 hingga 22 inci turun seharga di bawah $ 500.

Lihat Juga : Pengertian MacOS | Sejarah, Perkembangan, Kelebihan, dan Kekurangan

Fungsi dan Manfaat Monitor

Fungsi dan Kegunaan Monitor
Sumber Gambar : Unsplash.com
  • Sebagai media output tampilan yang berupa teks, gambar, video, dan informasi lainnya.
  • Sebagai media pengguna dalam memilih opsi fungsi atau fitur dari sistem dan aplikasi pada komputer.
  • Untuk menunjukkan tampilan pekerjaan apapun yang sedang dilakukan pengguna di komputer melalui perangkat input apapun.
  • Bekerja sama dengan kartu video atau kartu grafis komputer. Ketika kartu grafis mengubah informasi biner dari 1s dan 0s menjadi sebuah gambar, maka monitor akan terhubung secara langsung untuk menampilkan gambar-gambar tersebut.

Lihat Juga : 10 Perbedaan RAM dan ROM Pada Komputer

Jenis – Jenis Monitor

Jenis dan Tipe Monitor
Sumber Gambar : Unsplash.com

Beberapa jenis monitor yang dapat di ketahui saat ini adalah sebagai berikut:

1. Monitor CRT

Monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah salah satu monitor komputer tertua dan tradisional. Monitor ini disebut tabung sinar kathoda yang digunakan sejak tahun 1950-an, dan masih ada yang menggunakannya saat ini. Monitor CRT menggunakan balok elektron untuk menerangi area layar yang berbeda, balok tersebut bergerak bolak-balik secara cepat untuk memperbarui gambar layar berkali-kali dalam tiap detik.

Jenis monitor ini diperjual belikan dengan harga relatif murah dan terjangkau. Segi desain dan bentuk dibilang cukup rumit dan berat, karena itu saat ini sudah mulai tergantikan dengan kebutuhan monitor berbentuk tipis dan nyaman seperti halnya monitor LCD.

Kelebihan

  • Merupakan monitor dengan teknologi usang, sehingga dapat menemukan dan membeli dengan harga yang mudah atau gratis.
  • Tidak memungkinkan monitor CRT untuk ‘dead pixel’.
  • Sudut pandang tampilan luas, sehingga dapat melihat gambar dengan jelas hampir dari semua sudutnya.

Kelemahan

  • Berbentuk tabung besar, berat, dan menempati banyak ruang.
  • Boros listrik atau daya dan menghasilkan banyak radiasi.
  • Tampilan monitor dapat berkedip beberapa saat karena laju penyegaran, yang memungkinkan mengganggu mata.

2. Monitor LCD

Monitor LCD (Liquid Crystal Display) atau dikenal dengan monitor panel datar merupakan monitor yang menggunakan lapisan piksel untuk menghasilkan gambar. Selain itu layar LCD menggunakan elektroda transparan untuk mengontrol array piksel serta memperbarui gambar. Desain dan bentuk monitor ini jauh lebih tipis daripada CRT. Ada dua jenis teknologi LCD meliputi, Active matrix technology dikenal dengan teknologi TFT (Thin Film Transistor) dan Passive matrix technology.

Kelebihan

  • Ringkas, ringan, tipis, dan hemat ruang, sesuai kebutuhan modern untuk desktop.
  • Membutuhkan sedikit daya daripada monitor CRT tradisional.
  • Layar matte pada jenis layar LCD tidak silau seperti yang terdapat pada monitor CRT.
  • Kedipan layar cukup minimal.
  • Tidak terjadi masalah dengan pembakaran gambar.

Kelemahan

  • Harga jual relatif mahal daripada monitor CRT.
  • Ketika melihat tampilan dari sudut gambar pada monitor akan terlihat samar.
  • Piksel mati atau ‘dead pixel’ kemungkinan dapat terjadi karena buruknya produksi kristal cair.
  • Karena menggunakan filter polarisasi, arah cahaya cukup terbatas dan mengganggu masalah sudut pandang pengguna.

3. Monitor LED

Monitor LED (Light Emitting Diode) merupakan salah satu monitor terbaru. Pada dasarnya monitor LED tampak seperti LCD, namun LED tidak menggunakan lampu latar neon, tetapi lampu LED atau dioda pemancar cahaya. Monitor LED adalah monitor yang menggunakan dioda pemancar cahaya, yang memberikan cahaya neon terang dan konsumsi daya minimal.

Kelebihan

  • Menggunakan daya yang cukup sedikit daripada monitor LCD. Sangat ideal untuk perangkat yang sensitif energi seperti laptop dan tablet.
  • Kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik, bahkan ketajaman dan warna lebih unggul daripada monitor LCD.

Kelemahan

  • Harga yang cukup mahal, karena biaya manufaktur yang tinggi.

4. Monitor OLED

Monitor OLED (Organic Light Emitting Diode) merupakan salah satu monitor yang terbuat dari karbon dan hidrogen. Monitor OLED dapat memancarkan cahaya hasil ciptaan sendiri dengan tidak memerlukan sumber cahaya lain atau backlight.

Kelebihan

  • Lebih hemat daya karena tidak membutuhkan backlight seperti LED.
  • Terbuat dari bahan organik yang sangat ramah lingkungan.
  • Tampilan baru dan menarik, layar didesain dari warna dan kaca yang transparan yang cukup tipis sehingga ringan dan fleksibel.
  • Jangkauan warna yang terang dan memiliki tampilan sudut pandang yang luas. Monitor OLED dapat memancarkan cahaya secara langsung.

Kelemahan

  • Harga cukup mahal.
  • Masa bertahan bahan organik relatif pendek yaitu sekitar 14.000 jam dibandingkan dengan monitor datar lainnya. Namun, sejak 2007 lalu ada perkembangan masa bertahan OLED hingga 198.000 jam, dari sebelumnya.
  • Kandungan bahan organik OLED dapat rusak jika terlalu lama di tempat lembab atau bahkan terkena air.

5. Monitor PDP (Panel Display Plasma)

Monitor plasma di kenal mirip dengan monitor LCD. Monitor jenis plasma ini menggunakan sel-sel kecil gas yang bermuatan untuk membuat gambar. Sel-sel ini mirip seperti bola lampu neon yang setiap selnya dapat menciptakan iluminasi sendiri dan mampu memberikan kontras yang kuat. Tipe monitor plasma menggabungkan konsep LCD dan CRT untuk kualitas gambar yang baik dengan sudut pandang yang luas.

6. Monitor QLED

Monitor QLED (Quantum Light Emitting Diode) merupakan monitor pengembangan dari Samsung yang mengedepani TV LED / LCD. Untuk menjunjung kualitas HDR Samsung merilis monitor QLED. QLED menjadi teknologi pada TV QLED yang dapat memberikan warna dinamis dan berkualitas tinggi. Dengan teknologi Quantum dot tersebut TV QLED mampu mencapai kecerahan dan warna tertinggi sekitar 1.500 hingga 2.000 nit.

Lihat Juga : 10 Cara Mengatasi Layar Laptop Berkedip Windows

Kesimpulan,

Setelah mempelajari apa itu monitor dapat disimpulkan bahwa perangkat monitor digunakan untuk melihat antarmuka sistem operasi dan mengoperasikannya dengan perangkat tambahan lainnya. Komputer dapat bekerja sesuai sistem komputasi tanpa adanya monitor, namun sebagai pengguna komputer Anda tidak dapat melihat apa yang dilakukan komputer dengan program yang dijalankan. Monitor juga menampilkan antarmuka saat membuka program dan memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan komputer menggunakan periferal tambahan seperti keyboard dan mouse.

Apa itu monitor?

Monitor adalah perangkat display sebagai media output yang menampilkan sajian grafis atau gambar dari pengolahan data kartu grafis. Sederhananya, monitor merupakan perangkat yang digunakan untuk menampilkan data pada komputer.

Kapan pertama kali monitor komputer ditemukan?

Monitor komputer pertama di temukan pada sebuah sistem komputer Xerox Alto sejak 1 Maret 1973.

Apakah komputer dapat bekerja tanpa monitor?

Untuk dapat bekerja, komputer tidak memerlukan monitor. Namun, tanpa adanya monitor pengguna akan kesulitan berinteraksi dengan antarmuka komputer. Dengan perangkat output atau monitor ini pengguna juga dapat mengoperasikan sistem operasi dan menentukan metode yang dilakukan komputer.

Itulah ulasan lengkap mengenai pengertian monitor, sejarah, fungsi, dan jenis-jenisnya. Bagikan artikel ini ke sosial media Anda supaya lebih berguna dan bermanfaat. Jika ada yang belum di mengerti, silakan bertanya melalui kolom komentar di bawah ini Terima Kasih!

~ Artikel ini ditulis sebagai bahan referensi dan pengetahuan dasar tentang monitor. Penggunaan dan manfaat monitor akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

~ Artikel ditulis oleh Yunita Setiyaningsih, Editor oleh Rudi Dian Arifin

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.