43 Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema, Percintaan, Pendidikan, Alam

Berikut beberapa contoh puisi pendek dari berbagai tema yang bisa Anda jadikan referensi tugas sekolah!

Bagi setiap orang yang mempunyai jiwa puitis, puisi bukanlah sekadar menjadi hiburan atau sebuah bentuk kesenangan semata. Melainkan menjadi sandaran yang kokoh dalam menjalani kehidupan. Sebagai seorang puitis, puisi menjadi rotasi atau refleksi dari setiap kehidupan yang dijalani, hingga mampu untuk menjadi jendela yang membuka pandangan baru.

Puisi sering kali dijadikan sebagai sahabat yang paling setia untuk merangkai kata-kata indah dan penuh makna. Terkadang puisi digunakan untuk mengungkapkan sebuah perasaan dari seorang penulis yang tak bisa terucapkan. Tentu saja, siapa pun yang membaca puisi akan terpikat hatinya dan menciptakan imajinasi melalui majas-majas yang menarik.

Ringkasan

  • Puisi merupakan bentuk karya sastra yang menggunakan bahasa khusus dan struktur yang berbeda untuk mengungkapkan sebuah gagasan, emosi dan pengalaman.
  • Tujuan puisi yaitu untuk mengekspresikan perasaan, membangkitkan imajinasi dan menghadirkan pengalaman yang sangat mendalam bagi pembaca melalui kekuatan kata-kata.
  • Terdapat 4 unsur dalam puisi yaitu rima, majas, citraan dan diksi.
  • Berbagai contoh puisi tentang cinta, kehidupan, alam, perjuangan, kesedihan, persahabatan dan tema bebas.

Lihat Juga : 150 Stiker WA Lucu, Unik, Dewasa, Bisa Bergerak!

Isi tampilkan

Apa itu puisi?

Puisi Tentang Adakah Suara Cemara
Sumber Gambar : littleinfinite.com

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang menggunakan bahasa khusus dan struktur yang berbeda untuk mengungkapkan sebuah gagasan, emosi dan pengalaman. Puisi menggabungkan unsur estetika, ritme dan keindahan rangkaian kata-kata untuk menciptakan sebuah karya sastra yang lebih dari sekadar rangkaian kalimat.

Biasanya puisi ditulis dengan menggunakan gaya bahasa yang padat dan penuh akan makna, sering kali gaya bahasa kiasan, metafora dan permainan yang khas digunakan dalam membuat puisi. Tujuan puisi yaitu untuk mengekspresikan perasaan, membangkitkan imajinasi dan menghadirkan pengalaman yang sangat mendalam bagi pembaca melalui kekuatan kata-kata.

Dalam puisi, setiap kata mempunyai bobot dan arti yang sangat mendalam, membentuk struktur yang harmonis untuk menyampaikan pesan dan menyeluruh. Puisi dapat diungkapkan dalam berbagai bentuk, misalnya soneta, pantun, haiku dan bentuk bebas sesuai dengan imajinasi pengarangnya.

Lihat Juga : Contoh Review Jurnal

Apa saja unsur yang ada dalam puisi?

Puisi Tentang Adakah Suara Cemara
Sumber Gambar : cvcollective.ca

Karya sastra puisi mempunyai beberapa unsur di dalamnya, baik itu puisi panjang, pendek dan singkat. Berikut ini unsur-unsur yang ada dalam sebuah karya seni tulis puisi:

1. Rima

Rima merupakan unsur penting dalam sebuah puisi yang mengacu pada kesamaan bunyi akhir antara kata-kata dalam bait puisi. Rima memberikan kesan keindahan dan keselarasan bunyi dalam puisi serta membantu untuk menciptakan ritme dan aliran yang harmonis. Biasanya, rima terletak di akhir suku kata dalam sebuah baris puisi.

2. Majas

Majas merupakan gaya bahasa atau figur retoris yang digunakan dalam puisi untuk memberikan efek khusus pada pesan yang telah disampaikan. Majas berguna untuk memperkaya makna, memperkuat imajinasi dan menciptakan keindahan dalam puisi.

3. Citraan

Citraan merupakan sebuah imajinasi yang muncul ketika membaca  sebuah karya sastra. Umumnya, seorang pengarang puisi menggunakan bahasa yang mampu membangkitkan imajinasi pembacanya.

4. Diksi

Diksi merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah karya sastra. Diksi dalam puisi mengacu pada pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair untuk menyampaikan pesan dan menciptakan suasana. Adanya kata-kata yang dipilih dan penuh akan makna itu, mampu untuk membangun gambaran, serta mempengaruhi suasana hati pembaca sehingga menghasilkan emosional yang nyata.

Lihat Juga : Contoh Soal Sinonim dan Antonim

Contoh puisi tentang percintaan

1. Contoh Puisi Tentang Percintaan - Cinta yang agung
Sumber Gambar : theconversation.com

1. Cinta yang Agung – Kahlil Gibran

Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..

Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia..

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu..

Apabila cinta tidak berhasil
Bebaskan dirimu…

Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..

Ingatlah… bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya.

Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya

Orang terkuat bukan mereka yang selalu
menang.. Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh

Sumber: detik.com

2. Aku Ingin – Sapardi Djoko Samono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sumber: detik.com

3. Surat Cinta – Goenawan Mohamad

Bukankah surat cinta ini ditulis
ditulis ke arah siapa saja
Seperti hujan yang jatuh ritmis
menyentuh arah siapa saja

Bukankah surat cinta ini berkisah
berkisah melintas lembar bumi yang fana
Seperti misalnya gurun yang lelah
dilepas embun dan cahaya.

Sumber: detik.com

4. Balada Orang-Orang Tercinta – WS Rendra

Kita bergantian menghirup asam
Batuk dan lemas terceruk
Marah dan terbaret-baret
Cinta membuat kita bertahan
dengan secuil redup harapan
Kita berjalan terseok-seok
Mengira lelah akan hilang
di ujung terowongan yang terang
Namun cinta tidak membawa kita
memahami satu sama lain

Kadang kita merasa beruntung
Namun harusnya kita merenung
Akankah kita sampai di altar
Dengan berlari terpatah-patah
Mengapa cinta tak mengajari kita
Untuk berhenti berpura-pura?
Kita meleleh dan tergerus
Serut-serut sinar matahari
Sementara kita sudah lupa
rasanya mengalir bersama kehidupan

Melupakan hal-hal kecil
yang dulu termaafkan
Mengapa kita saling menyembunyikan
Mengapa marah dengan keadaan?
Mengapa lari ketika sesuatu
membengkak jika dibiarkan?
Kita percaya pada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap jatuh terperangkap
Dalam balada orang-orang tercinta

Sumber: detik.com

5. Lagu Gadis Itali – Sitor Situmorang

Kerling danau di pagi hari
Lonceng gereja bukit Itali
Jika musimmu tiba nanti
Jemputlah abang di teluk Napoli
Kerling danau di pagi hari
Lonceng gereja bukit Itali
Sedari abang lalu pergi
Adik rindu setiap hari
Kerling danau di pagi hari
Lonceng gereja bukit Itali
Andai abang tak kembali
Adik menunggu sampai mati
Batu tandus di kebun anggur
Pasir teduh di bawah nyiur
Abang lenyap hatiku hancur
Mengejar bayang di salju gugur

Sumber: detik.com

Lihat Juga : Contoh Yel-Yel Pramuka Singkat

Contoh puisi tentang kesedihan

2. Contoh Puisi Tentang Kesedihan - Elegi
Sumber Gambar : pixabay.com

1. Elegi – Joko Pinurbo

Maukah kau menemaniku makan?
Makan dengan piring yang retak
dan sendok yang patah. Makan,
menghabiskan hatiku yang pecah.

Itulah makan malam terakhirnya
Di surga kecilnya yang suram.
Besok ia sudah terusir kalah
Dan harus pergi menuju entah

Lalu mereka berfoto bersama
Sementara mobil patrol berjaga-jaga
di ujung sana. Lalu hujan datang
memadamkan api di matanya.

Ia akan merindukan rumahnya
dan akan sering menengoknya
lewat mesin pencari kenangan
sebelum malam mimpinya.

Sumber: detik.com

2. Elegi Jakarta – Asrul Sani

Pada tapal terakhir sampai ke Yogya,
bimbang telah datang pada nyala
langit telah tergantung suram
Kata-kata berantukan pada arti sendiri
Bimbang telah datang pada nyala
dan cinta tanah air akan berupa
peluru dalam darah
serta nilai yang bertebaran sepanjang masa
bertanya akan kesudahan ujian
mati – atau tiada mati-matinya

O jenderal, bapa, bapa
tiadakah engkau hendak berkata untuk kesekian kali
ataukah suatu kehilangan keyakinan
hanya akan tetap tinggal pada titik-sempurna
dan nanti tulisan yang telah diperbuat sementara
akan hilang ditiup angin
ia berdiam di pasir kering

Sumber: detik.com

3. Senja di Pelabuhan Kecil – Chairil Anwar

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
Di antara gudang, rumah tua, pada cerita
Tiang serta temali.
Kapal, perahu tiada berlaut
Menghembus diri dalam mempercayai mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam
Ada juga kelepak elang menyinggung muram
Desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan
Tidak bergerak dan kini tanah, air tidur, hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri.
Berjalan menyisir semenanjung
Masih pengap harap
Sekali tiba di ujung
Dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat
Sedu penghabisan bisa terdekap

Sumber: detik.com

4. Sia-Sia – Chairil Anwar

Penghabisan kali itu kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan: untukmu

Lalu kita sama termangu
Saling bertanya: apakah ini?
Cinta? Kita berdua tak mengerti

Sehari kita bersama. Tak gampir-menghampiri.
Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

Sumber: detik.com

5. Derai-Derai Cemara – Chairil Anwar

Cemara menderai sampai jauh
Terasa hari akan jadi malam
Ada beberapa dahan di tingkap merapuh
Dipukul angin yang terpendam

Aku orangnya bisa tahan
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi
Tapi dulu memang ada suatu bahan
Yang bukan dasar perhitungan lagi

Hidup hanyalah menunda kekalahan
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah
Dan tahu, ada yang tetap tak diucapkan
Sebelum pada akhirnya kita menyerah

Sumber: detik.com

Lihat Juga : Daftar Suku Bangsa di Indonesia

Contoh puisi tentang pendidikan

3. Contoh Puisi Tentang Pendidikan - Dengan Puisi, Aku
Sumber Gambar : ppic.org

1. Guru – Kahlil Gibran

Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata

Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain

Sumber: detik.com

2. Guruku – Mustofa Bisri

Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
Dialah di mataku orang terbesar dan terpintar
Ketika aku besar dan menjadi pintar
Kulihat dia begitu kecil dan lugu
Aku menghargainya dulu
Karena tak tahu harga guru
Ataukah kini aku tak tahu
Menghargai guru?

Sumber: detik.com

3. Bintang – Chairil Anwar

Aku mencintai kelasmu
Kamu membantuku ‘tuk melihat

Bahwa untuk hidup bahagia
Belajar adalah kuncinya

Kamu memahami muridmu
Kamu perhatian dan pandai

Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu

Aku memperhatikan kata-katamu
Kata-kata dari seorang guru sejati
Kamu lebih dari teladan terbaik
Sebagai guru, kamu adalah bintang

Sumber: detik.com

4. Dengan Puisi, Aku – Taufik Ismail

Dengan puisi aku bernyanyi…
Sampai senja umurku nanti..
Dengan puisi aku bercinta…
Berbaur cakrawala…

Dengan puisi aku mengenang…
Keabadian Yang Akan Datang…
Dengan puisi aku menangis…
Jarum waktu bila kejam mengiris..

Dengan puisi aku mengutuk…
Napas jaman yang busuk…
Dengan puisi aku berdoa..
Perkenankanlah kiranya…

Sumber: detik.com

5. Guruku – Gus Mus

Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
Dialah di mataku orang terbesar dan terpintar
Ketika aku besar dan menjadi pintar
Kulihat dia begitu kecil dan lugu
Aku menghargainya dulu
Karena tak tahu harga guru
Ataukah kini aku tak tahu
Menghargai guru?

Sumber: detik.com

Lihat Juga : Nama-Nama Tarian Daerah di Indonesia

Contoh puisi tentang alam

4. Contoh Puisi Tentang Alam - Malam Laut
Sumber Gambar : siroccolandscapes.ca

1. Sajak Matahari – W.S. Rendra

Matahari bangkit dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samodra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.

Wajahmu keluar dari jidatku,
wahai kamu, wanita miskin !
kakimu terbenam di dalam lumpur.
Kamu harapkan beras seperempat gantang,
dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !

Satu juta lelaki gundul
keluar dari hutan belantara,
tubuh mereka terbalut lumpur
dan kepala mereka berkilatan
memantulkan cahaya matahari.
Mata mereka menyala
tubuh mereka menjadi bara
dan mereka membakar dunia.

Matahari adalah cakra jingga
yang dilepas tangan Sang Krishna.
Ia menjadi rahmat dan kutukanmu,
ya, umat manusia !

Sumber: detik.com

2. Malam Laut – Sudarto Bachtiar

Karena laut tak pernah takluk, lautlah aku
Karena laut tak pernah dusta, lautlah aku
Terlalu hampir tetapi terlalu sepi
Tertangkap sekali terlepas kembali

Ah malam, gumpalan cahaya yang selalu berubah warna
Beginilah jika mimpi menimpa harapan banci
Tak kusangka serupa dara
Sehabis mencium bias mendera

Karena laut tak pernah takluk, mereka tak tahu aku di mana
Karena laut tak pernah dusta, ku tak tahu cintaku di mana
Terlalu hampir tetapi terlalu sepi
Tertangkap sekali terlepas kembali

Sumber: detik.com

3. Bunga Alang-Alang – Taufiq Ismail

Bunga alang-alang
Di tebing kemarau
Menggelombang

Mengantar
Bisik cemara
Dalam getar

Di jalan setapak
Engkau berjalan
Sendiri

Ketika pepohon damar
Menjajari
Bintang pagi

Sesudah topan
Membarut
Warna jingga

Dan seribu kalong
Bergayut
Di puncak randu

Di bawah bungur
Kaupungut
Bunga rindu

Sementara awan
Menyapu-nyapu
Flamboyan

Kemarau pun
Berangkat
Dengan kaki tergesa

Dalam angin
Yang menerbangkan
Serbuk bunga.

Sumber: detik.com

4. Adakah Suara Cemara – Taufiq Ismail

Adakah suara cemara
Mendesing menderu padamu
Adakah melintas sepintas
Gemersik daunan lepas

Deretan bukit-bukit biru
Menyeru lagu itu
Gugusan mega
Ialah hiasan kencana

Adakah suara cemara
Mendesing menderu padamu
Adakah lautan ladang jagung
Mengombakkan suara itu.

Sumber: detik.com

5. Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Sumber: detik.com

Lihat Juga : 30 Lagu Nasional Indonesia

Contoh puisi tentang perjuangan

5. Contoh Puisi Tentang Perjuangan - Musim Perjuangan
Sumber Gambar : afr.com

1. Diponegoro – Chairil Anwar

Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas

Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai.

Maju.
Serbu.
Serang.
Terjang.

Sumber: detik.com

2. Di Bawah Selimut Kedamaian Palsu

apa guna punya ilmu
kalau hanya untuk mengibuli
apa gunanya banyak baca buku
kalau mulut kau bungkam melulu
di mana-mana moncong senjata
berdiri gagah
kongkalikong
dengan kaum cukong
di desa-desa
rakyat dipaksa
menjual tanah
tapi, tapi, tapi, tapi
dengan harga murah
apa guna banyak baca buku
kalau mulut kau bungkam melulu

Sumber: detik.com

3. Musim Perjuangan – Kuntojiwo

Susunan batu yang bulat bentuknya
berdiri kukuh menjaga senapan tua
peluru menggeletak di atas meja
menanti putusan pengunjungnya.

Aku tahu sudah, di dalamnya
tersimpan darah dan air mata kekasih
Aku tahu sudah, di bawahnya
terkubur kenangan dan impian
Aku tahu sudah, suatu kali
ibu-ibu direnggut cintanya
dan tak pernah kembali

Bukalah tutupnya
senapan akan kembali berbunyi
meneriakkan semboyan
Merdeka atau Mati.

Ingatlah, sesudah sebuah perang
selalu pertempuran yang baru
melawan dirimu.

Sumber: detik.com

4. Jakarta 17 Agustus 45 Dini Hari – Sitor Situmorang

Sederhana dan murni
Impian remaja
Hikmah kehidupan
berNusa
berBangsa
berBahasa
Kewajaran napas
dan degub jantung
Keserasian beralam
dan bertujuan
Lama didambakan
menjadi kenyataan
wajar, bebas
seperti embun
seperti sinar matahari
menerangi bumi
di hari pagi
Kemanusiaan
Indonesia Merdeka
17 Agustus 1945

Sumber: detik.com

5. Atas Kemerdekaan – Supardi Djoko Damono

kita berkata : jadilah
dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut
di atasnya : langit dan badai tak henti-henti
di tepinya cakrawala

terjerat juga akhirnya
kita, kemudian adalah sibuk
mengusut rahasia angka-angka
sebelum Hari yang ketujuh tiba

sebelum kita ciptakan pula Firdaus
dari segenap mimpi kita
sementara seekor ular melilit pohon itu :
inilah kemerdekaan itu, nikmatkanlah

Sumber: detik.com

Lihat Juga : Contoh Pidato Persuasif

Contoh puisi tentang keagamaan

6. Contoh Puisi Tentang Keagamaan - Doa
Sumber Gambar : islamtics.com

1. Doa – Taufik Ismail

Tuhan kami
Telah nista kami dalam dosa bersama
Bertahun-tahun membangun kultus ini
Dalam pikiran yang ganda
Dan menutupi hati nurani

Ampunilah kami
Ampunilah
Amin

Tuhan kami
Telah terlalu mudah kami
Menggunakan Asma-Mu
Bertahun di negeri ini
Semoga Kau rela menerima kembali
Kami dalam barisan-Mu

Ampunilah kami
Ampunilah
Amin

Sumber: detik.com

2. Karena Kasihmu – Amir Hamzah

Karena kasihmu
Engkau tentukan waktu
Sehari lima kali kita bertemu

Aku anginkan rupamu
Kulebihi sekali
Sebelum cuaca menali sutera

Berulang-ulang kuintai-intai
Terus menerus kurasa-rasakan
Sampai sekarang tiada tercapai
Hasrat sukma idaman badan

Pujiku dikau laguan kawi
Datang turun dari datuku
Diujung lidah engkau letakkan
Piatu teruna di tengah gembala

Sunyi sepi pitunang Poyang
Tadak meretak dendang dambaku
Layang lagu tiada melangsing
Haram gemerencing genta rebana

Hatiku, hatiku
Hatiku sayang tiada bahagia
Hatiku kecil berduka raya
Hilang ia yang dilihatnya

Sumber: detik.com

3. Sajadah Panjang – Taufiq Ismail

Ada sajadah panjang terbentang
Dari kaki buaian
Sampai ke tepi kuburan hamba
Kuburan hamba bila mati

Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan sujud
Di atas sajadah yang panjang ini
Diselingi sekedar interupsi

Mencari rezeki, mencari ilmu
Mengukur jalanan seharian
Begitu terdengar suara azan
Kembali tersungkur hamba

Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan rukuk
Hamba sujud dan tak lepas kening hamba
Mengingat Dikau
Sepenuhnya.

Sumber: detik.com

4. Gumamku ya Allah – W.S. Rendra

Angin dan langit dalam diriku,
gelap dan terang di alam raya,
arah dan kiblat di ruang dan waktu,
memesona rasa duga dan kira,
adalah bayangan rahasia kehadiran-Mu, ya Allah!

Serambut atau berlaksa hasta
entah apa bedanya dalam penasaran pengertian.
Musafir-musafir yang senantiasa mengembara.
Umat manusia tak ada yang juara.
Api rindu pada-Mu menyala di puncak yang sepi.

Semua manusia sama tidak tahu dan sama rindu.
Agama adalah kemah para pengembara.
Menggema beragam doa dan puja.
Arti yang sama dalam bahasa-bahasa berbeda.

Sumber: detik.com

5. Jadi – Suradji Calzoum Bachri

tidak setiap derita
jadi luka
tidak setiap sepi
jadi duri
tidak setiap tanda
jadi makna
tidak setiap makna
jadi ragu
tidak setiap jawab
jadi sebab
tidak setiap jangan
jadi pegang
tidak setiap kabar
jadi tahu
tidak setiap luka
jadi kaca
memandang Kau
pada wajahku

Sumber: detik.com

Lihat Juga : Arti Hustle Culture

Contoh puisi tentang kehidupan

7. Contoh Puisi Tentang Kehidupan - Sepercik Harapan
Sumber Gambar : unsplash.com

1. Sepercik Harapan – Yuningtias

Serpihan malam
Getaran-getaran halus
Menggenggam lurus
Dalam detik ini

Ingin ku selimuti
Bayang-bayang sepi
Aku kehilangan bayangmu
Kusapu bekas bayangmu

Aku masih seperti kemarin
Menanti dalam hening
Namun kau tak bergeming
Menuju ke arahku

Entahlah… mungkin aku harus berlalu
Mengalah pada waktu
Karena aku di dirimu
Hanya sebagai sosok semu

Aku cukup berdiri di sini
Tanpa segala sesuatu tentangmu

Sumber : artikel.rumah123

2. Jarum Jam – Ranita Ningrum

Jarum jam masih berdenting
Aku terdiam tak sanggup bergeming
Berdiri ataukah kembali terbaring
Bagaikan kayu yang sudah kering

Jarum jam masih berdenting
Aku masih terdiam berbaring
Meratapi nasib yang demikian menggiring
Menggiringku ke pusatnya, hingga kepala ini pusing

Jarum jam masih berdenting
Aku memberanikan diri untuk berontak
Aku tak mau lagi terdiam berbaring
Karena aku makhluk yang berotak

Jarum jam masih berdenting
Aku terdiam tak sanggup bergeming
Berdiri ataukah kembali terbaring
Bagaikan kayu yang sudah kering

Jarum jam masih berdenting
Aku masih terdiam berbaring
Meratapi nasib yang demikian menggiring
Menggiringku ke pusatnya, hingga kepala ini pusing

Jarum jam masih berdenting
Aku memberanikan diri untuk berontak
Aku tak mau lagi terdiam berbaring
Karena aku makhluk yang berotak

Sumber: artikel.rumah123

Lihat Juga : Ucapan Selamat Wisuda Bahasa Inggris

Contoh puisi tentang persahabatan

8. Contoh Puisi Tentang Persahabatan - Di Koridor Sekolah
Sumber Gambar : unsplash.com

1. Di Koridor Sekolah

Apa kabar Kau yang di sana?
Tahukah kamu, bahwa Aku selalu tak percaya dengan semua ini
Setiap pulang sekolah aku kemudian selalu di sini
Karena di tempat ini, Di koridor sekolah kita selalu bersama,
Bermain, dan tertawa
Meskipun ragamu entah di mana
Dan jiwamu telah melayang-melayang
Tapi dalam hati serta pikiranku masih ada kau, sahabat

Sumber: artikel.rumah123

2. Pengkhianatan Sahabat

Kau hadir
Dalam suka serta dukaku
Di kala sedih kau ada
ku suka kau juga ada
Kau, sahabatku
Dulu…
Secercah tawamu yang indah kemudian selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua berubah
Hitam tak jadi putih kembali
Selama ini…
Kutahu benar sifat-sifatmu
Namun ku keliru bahkan, bahkan aku tahu sifat aslimu
Telah dibuat akan mata ini, Rasanya tak akan dapat kubedakan
dimana kebaikan asli dan mana yang palsu
Kau tusuk aku dari belakang dan beberkan kejelekanku
Sungguh tak ku sangka
Kau balas persahabatan ini dengan itu
Mungkin hanya seperti itu saja arti sahabat bagimu.

Sumber: artikel.rumah123

Lihat Juga : Arti Circle

Contoh puisi tema bebas

9. Contoh Puisi Tema Bebas - Desaku
Sumber Gambar : space.com

1. Desaku – Ilyas

Desaku
Desa yang subur akan air mata
Tangisan selalu hadir
Kegelisahan
Rasa takut
Suram
Hingga kebodohan
Menghantui

Kekayaan
Kesuburan alam tak ada arti
Karena negeri ini lebih kaya
Akan tikus-tikus yang serakah
Penjajah keadilan dan
Pejabat yang tak tahu hitam dan putih

Sumber: artikel.rumah123

2. Terima Kasih Ibu

Ibu,
Dari semua hal yang ada di dunia, aku paling menghormatimu
Cinta kasihmu selalu tulus
Kau selalu memberikan kehangatan dalam setiap hadirmu

Ibu,
Dari semua hal yang ada di dunia, aku paling menyayangimu
Mungkin, sebesar apa pun rasa cintaku kepadamu,
Cinta darimu untukku pasti lebih besar
Aku akan terus merawat cinta itu, hingga nanti

Ibu, aku ingin mengucap terima kasih
Kasihmu membuatku hidup
Kasihmu membuatku bisa mencapai titik ini

Tunggu aku, Ibu
Aku akan segera membahagiakanmu

Terima kasih, Ibu
Sekali lagi, aku mencintaimu

Sumber: saungwriter.com

3. Pengorbanan Sang Ayah

Ia sulit ditebak
Tak seperti Ibu, Ia jarang membelaiku dengan hangat
Tak seperti Ibu, Ia jarang menemaniku bermain
Meski begitu, aku mencintainya

Ayah
Waktu yang kuhabiskan bersamamu tak sebanyak ibu
Aku sempat mengira Ayah tak menyayangiku
Ternyata, ayah punya cara yang berbeda untuk menunjukkan cinta

Bentuk cinta dari Ayah adalah tanggung jawab
Ia memastikan aku dan ibu bisa makan
Ia memastikan aku dan ibu bisa hidup nyaman
Ia memastikan semuanya berjalan baik-baik saja

Dari kita bertiga,
Mungkin ayah yang paling tak bahagia
Mungkin ayah yang paling sering merasa kesepian

Terima kasih ayah,
Pengorbananmu sangat besar
Aku tak putus untuk mendoakanmu
Semoga kita selalu bertemu dalam keadaan bahagia

Sumber: saungwriter.com

4. Malam Yang Penuh Bintang

Sama seperti malam-malam yang sebelumnya,
Malam ini harusnya penuh dengan bintang-bintang
Hari ini sangat cerah, tetapi bintang tak terlihat

Semakin hari, malam semakin temaram
Perkotaan dihiasi jutaan cahaya
Tetapi, langit malam semakin remang-remang
Bias cahaya bumi memancar, mengaburkan cahaya alam

Di suatu malam di desa
Ratusan bintang memenuhi cakrawala
Aku tak pernah lelah melihatnya
Bintang-bintang itu adalah keindahan yang paling nyata

Sumber: saungwriter.com

5. Gemerlap Kota

Semesta tak lagi sepi
Kota-kota beton bermunculan setiap hari
Setiap malam, kota itu memancarkan riuh cahaya

Dunia telah berkembang
Keindahan alam tak hanya pantai dengan senja
Atau gunung dengan pohon yang hijau
Keindahan dunia juga tentang gemerlap kota

Semoga keindahan ini tak membawa luka
Alam dan manusia harus tetap bersama
Saling merawat untuk hidup lebih lama

Sumber: saungwriter.com

Lihat Juga : Arti Y

Penutup

Puisi memang bisa membuat semua orang tersipu, apalagi puisi tersebut disampaikan oleh orang terkasih. Nah, beberapa kumpulan puisi di atas dapat dijadikan sebagai bahan referensi baik siswa, mahasiswa untuk menyelesaikan tugas karya sastra. Terima kasih telah membaca artikel ini, apabila ada pertanyaan tinggalkan pesan di kolom komentar.

Apa fungsi majas dalam puisi ?

Majas merupakan gaya bahasa atau figur retoris yang digunakan dalam puisi untuk memberikan efek khusus pada pesan yang telah disampaikan. Majas berguna untuk memperkaya makna, memperkuat imajinasi dan menciptakan keindahan dalam puisi.

Sebutkan macam-macam majas beserta contohnya!

Majas terbagi menjadi 4 kelompok yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran dan majas penegasan. Berikut penjelasannya:
(1) Majas perbandingan di dalamnya terdapat sub majas yaitu personifikasi berarti membandingkan manusia dengan benda mati, contohnya: angin berbisik di telingaku. Metafora berarti menyamakan dua hal yang tidak sama, contohnya: sang raja siang bersinar dan membawa kehangatan.
(2) Majas pertentangan terdapat sub majas yaitu litotes berarti majas yang memakai kata negatif untuk menyatakan sesuatu yang positif hingga menimbulkan kesan yang kuat, contohnya: ini bukan hal yang mudah (berarti sangat sulit). Paradoks berarti pernyataan yang tidak masuk akal, contohnya: semua orang hidup untuk mati, tidak ada yang mati untuk hidup.
(3) Majas sindiran memiliki sub majas di antaranya sinisme yang berarti menyindir secara langsung, contohnya: kakakku pelit sekali, tak mau berbagi makanan denganku.
(4) Majas penegasan memiliki sub majas yaitu retorika berarti berbentuk kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban, contohnya: siapa yang tak ingin kuliah di kampus terbaik?

Sebutkan kata yang termasuk rima!

Macam-macam rima berdasarkan persesuaian bunyi yaitu rima penuh berarti persamaan bunyi pada keseluruhan suku kata akhir, contoh: sayur mayur. Rima mutlak berarti persamaan bunyi akhir pada seluruh kata, contoh: mendatang-datang jua. Rima konsonansi artinya persamaan bunyi vokal pada kata, contoh: kocar kacir.


Penulis : Elly Abriyanti Widyaningrum | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Elly Abriyanti Widyaningrum

Elly Abriyanti Widyaningrum adalah penulis artikel di dianisa.com yang berfokus pada topik umum, seperti lifestyle, pendidikan, dan lainnya. Selain menjadi penulis lepas, ia juga seorang tutor privat, content planner dan executive administrasi di Distributor Utama SR12 Skincare.

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. 1285 Nama PUBG Keren, Aesthetic, Simbol, Anime, Cewek, Cowok, Jarang Dipakai!

    Simak daftar nama PUBG Mobile yang keren, aesthetic, lucu, dari A – Z untuk cewek dan…
  2. 265 Rekomendasi Ide Nama PT yang Bagus dan Belum Dipakai

    Berikut sejumlah rekomendasi nama PT yang menarik!
  3. Ukuran Kartu Nama Standar Indonesia, Internasional + Template Gratis!

    Ketahui ukuran kartu nama dalam cm, inchi, dan pixel, standar Indonesia dan Internasional