Loading...


Dianisa is a simple yet feature-rich blog designed to share insights, stories, and ideas with a modern touch.
Loading...


Dianisa is a simple yet feature-rich blog designed to share insights, stories, and ideas with a modern touch.
Loading...
Sabtu, 26 Jan 2019 04:09 WIB
Perangkat OPPO tipe F1 Plus merupakan salah satu perangkat Android yang terbilang laris manis di pasaran Indonesia, khususnya untuk para remaja putra dan putri yang suka selfie – selfie ria. Di balik keunggulannya, perangkat OPPO F1 Plus tentunya juga bisa mengalami masalah, entah itu dari sisi software atau hardware. Namun pada umumnya, OPPO F1 Plus […]

Perangkat OPPO tipe F1 Plus merupakan salah satu perangkat Android yang terbilang laris manis di pasaran Indonesia, khususnya untuk para remaja putra dan putri yang suka selfie – selfie ria. Di balik keunggulannya, perangkat OPPO F1 Plus tentunya juga bisa mengalami masalah, entah itu dari sisi software atau hardware.
Namun pada umumnya, OPPO F1 Plus sering terjadi masalah pada sistem atau pada ColorOS seperti muncul pesan error bertuliskan “Sayangnya, aplikasi telah berhenti”, “Sayangnya, bilah status telah berhenti”, “OPPO Launcher telah berhenti”, bootloop, hardbrick, dan lainnya.
Lihat Juga : Cara Mengubah Sinyal 2G / 3G ke 4G di OPPO
Sebagian pengguna OPPO yang mengalami masalah cukup serius biasanya melakukan Hard Reset langsung dari fitur ColorOS Recovery. Tapi sebelum melakukan hal tersebut, pastikan semua data yang tersimpan di memori internal dan eksternal telah di backup secara menyeluruh. Dan untuk melakukan hal tersebut, silahkan anda simak langkah-langkahnya berikut ini.
NOTE: Metode di atas saya lakukan pada Smartphone dengan sistem operasi Android Lollipop v5.1.1. Jika anda menggunakan Smartphone beda sistem, anda bisa menyesuaikan sendiri metodenya.
Lihat Juga : Cara Menghemat Penggunaan Baterai OPPO
Itulah metode paling mudah yang bisa anda lakukan untuk Hard Reset OPPO F1 Plus. Metode Hard Reset diatas cukup berguna bagi anda yang lupa pola kunci atau kode keamanan masuk ke tampilan Home. Selain itu, metode diatas juga berguna saat mengalami bootloop atau booting tidak berhasil dan hanya berhenti pada logo OPPO saja.
Tidak hanya pada OPPO F1 Plus saja, metode diatas juga bisa anda terapkan pada perangkat OPPO lainnya seperti OPPO F1 dan F1s, OPPO A37, OPPO A39, OPPO A59, OPPO R9 Plus, OPPO F1 Plus, OPPO A53, OPPO A33, OPPO Neo 7, OPPO R7s, OPPO R7 Lite, OPPO R5s, OPPO Mirror 5s, OPPO Mirror 5, OPPO Joy 3, OPPO R7 Plus, OPPO Neo 5 2015, OPPO Neo 5s, OPPO Mirror 3, OPPO Joy Plus, OPPO Find 5 Mini, OPPO Yoyo, OPPO N3, OPPO N1 Mini, dan perangkat OPPO lainnya.
Demikian ulasan singkat dari saya, semoga bisa membantu dan bermanfaat. Jika ada sesuatu yang ingin anda tanyakan atau sampaikan, silahkan tulis melalui kolom komentar dibawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!!!
Ternyata tahun depan kita bakal kedatangan kejutan baru dari dunia Stranger Things! 🔮Siap-siap, karena sebuah serial animasi science fiction resmi dari semesta Stranger Things akan hadir. Berjudul Stranger Things: Tales from ’85, yang menjadi spin-off langsung dari versi live-actionnya. Serial ini membawa vibe retro ala tahun 80-an dengan sentuhan supernatural khas Hawkins, namun lewat format animasi yang lebih segar dan penuh warna.
Ceritanya tetap menyatu dengan dunia Stranger Things, menampilkan petualangan baru, karakter ikonik, dan ancaman misterius dari Upside Down dikemas dengan gaya visual yang ramah untuk semua usia, tapi tetap tetap punya nuansa eerie yang kita kenal.
Video dokumenter dari Mediastorm ini mengungkap krisis mendalam di industri kreatif akibat percepatan teknologi AI, terutama dalam pembuatan video dan efek visual (VFX). Video ini membandingkan kerja keras manusia selama setahun untuk membuat video musik "Galaxy Train" bagi band rock yang vokalisnya sedang sakit dengan kemampuan AI generasi terbaru.
Tim produksi mengalami frustrasi ketika menyadari bahwa kemampuan mereka untuk membuat VFX secara manual, yang dipelajari selama bertahun-tahun, menjadi "tidak bernilai" di hadapan AI yang dapat menghasilkan adegan yang setara dalam waktu singkat.
Dilema yang ditimbulkan adalah: Jika upaya dan waktu yang besar semakin tidak efisien dibandingkan AI, apa makna dari kerja keras dan keahlian tradisional?
Video tersebut menyimpulkan bahwa makna dan nilai sejati manusia bukan lagi terletak pada hasil (produk akhir yang bisa digantikan AI), melainkan pada proses dan pengalaman — yaitu interaksi, emosi, dan ikatan yang terbentuk selama proses penciptaan.
Ini menyoroti bahwa "pengalaman membentuk setiap jiwa yang unik" dan menjadi benteng terakhir yang tidak dapat ditiru oleh AI