30 Jenis Ikan Hias Aquarium Yang Cantik dan Cara Merawatnya

Berikut jenis-jenis ikan hias aquarium beserta cara perawatan ikan hias yang baik dan benar!

Memiliki hewan peliharaan sangat lah menyenangkan, selain menjadi sumber penghibur dalam kesepian, hewan peliharaan juga memberikan kebahagiaan dan kepuasan. Biasanya hewan peliharaan identik dengan kucing dan anjing, namun ikan hias juga tak kalah populer untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah. Sebagian orang memilih ikan hias sebagai hewan peliharaan untuk membuat suasana rumah lebih nyaman dan terkesan cantik di berbagai sudut ruang. Ikan hias mempunyai banyak sekali jenis mulai dari ukuran yang kecil hingga besar, serta mempunyai beragam warna yang cantik.

Industri ikan hias telah menjadi salah satu pasar yang berkembang pesat di dunia hewan peliharaan. Jenis-jenis ikan hias yang menarik dan indah dipandang, dapat menjadi pusat perhatian dalam aquarium serta memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Memelihara ikan hias merupakan hobi yang menarik untuk mengisi waktu luang dan memuaskan bagi kebanyakan orang. Ikan-ikan yang indah dan beragam warnanya menjadi pusat perhatian dalam aquarium, menciptakan keindahan tampilan yang memesona dan menenangkan. Memelihara ikan hias ternyata memiliki manfaat yaitu meningkatkan kualitas tidur, mengurangi tingkat stres dan kecemasan, hingga dapat menambah kefokusan dan meningkatkan kreativitas.

Akan tetapi, keberhasilan dalam memelihara ikan hias tidak hanya bergantung pada estetika semata, tetapi juga pada pengetahuan dan perawatan yang tepat. Dalam artikel ini, akan menjelajahi tentang jenis-jenis ikan hias dan beberapa tips penting dalam memelihara ikan hias agar tetap sehat, bahagia dan memberikan keindahan yang tahan lama dalam akuarium.

Ringkasan

  • Ikan hias koi yang berjenis S legend merupakan ikan hias termahal di dunia, karena harga jual dari ikan ini mencapai 26 miliar rupiah. Selain mahal karena langka, ikan hias ini pernah memenangkan kompetisi All Japan Koi Show.
  • Ikan arapaima merupakan salah satu ikan air tawar yang dikenal sebagai ikan terbesar di dunia, panjangnya mencapai 3 meter dan beratnya bisa ratusan kilogram.
  • Pemeliharaan kualitas air seperti mengganti sekitar 10 hingga 20 persen air aquarium, memeriksa suhu air, monitor parameter dengan cara cek pH, kadar amonia, dan nitrat bertujuan untuk mengurangi stres pada ikan.
  • Terdapat perawatan kesehatan untuk ikan yaitu mengamati perilaku ikan ketika terjadi perubahan seperti penurunan nafsu makan, perubahan warna dan sebagainya, segera untuk mengonsultasikan ke dokter hewan ikan.

Lihat Juga : 34 Lagu Pop Indonesia Terpopuler

Jenis-jenis ikan hias aquarium

Berikut beberapa jenis ikan hias Aquarium yang dapat Anda ketahui:

1. Ikan Guppy (Poecilia Reticulata)

Ikan Guppy
Sumber Gambar : duniapeliharaan.com

Ikan guppy berasal dari perairan tawar di Amerika Selatan, Amerika Serikat dan Amerika Tengah, terutama di negara-negara seperti Brazil, Guyana dan Venezuela. Ikan guppy mempunyai nama lain yaitu ikan seribu, mereka memiliki berbagai variasi warna dan pola yang indah.

Mempunyai populasi dengan jumlah yang sangat banyak, membuat ikan guppy dijuluki sebagai ikan seribu, karena hampir di penjuru dunia terdapat ikan berjenis ini. Ikan guppy merupakan ikan yang memiliki postur tubuh kecil dan bervariasi warna. Bentuk tubuh ikan ini sangat langsing, sirip punggungnya tipis dan sirip ekor melebar yang terlihat seperti bendera berkibar ketika ikan tersebut bergerak.

2. Neon Tetra (Paracheirodon Innesi)

Neon Tetra
Sumber Gambar : ikanesia.id

Ikan neon tetra berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan. Ikan jenis ini dikenal karena memiliki warna biru terang di tubuhnya. Ikan neon tetra mempunyai ukuran yang kecil dan mudah sekali untuk dirawat. Jenis ikan ini umumnya mempunyai garis horizontal berwarna biru di seluruh bagian tubuhnya, sehingga ikan neon tetra akan tetap terlihat dalam perairan atau ruang yang gelap.

3. Angelfish (Pterophyllum Scalare)

Angelfish
Sumber Gambar : aquariumcoop.com

Ikan angelfish berasal dari perairan tawar di sungai Amazon dan sungai-sungai lainnya yang ada di Amerika Selatan. Umumnya, ikan angelfish mempunyai tubuh segitiga dengan sirip yang sangat indah.

Ikan angelfish adalah salah satu anggota dari famili ikan cichlid, yang mana ikan tersebut dikelompokkan dalam ikan discus, parrot dan oscar. Ikan angelfish dapat tumbuh sampai 6 hingga 8 inci. Saat ikan ini dewasa, mereka akan lebih agresif. Untuk itu, jangan menyatukan ikan angelfish dengan ikan yang berukuran kecil ataupun ikan yang suka menggigit sirip, dikarenakan ikan tersebut dapat merusak sirip dari ikan angelfish.

4. Discus (Symphysodon sp)

Discus
Sumber Gambar : youtube.com

Ikan discus berasal dari sungai Amazon, Amerika serikat. Ikan ini dikenal dengan bentuk tubuh bulat dan beraneka ragam warna yang menarik. Pada tubuh ikan discus terdapat pola-pola garis yang berfungsi sebagai sistem mekanisme pertahanan dari ikan predator.

5. Betta atau cupang (Betta Splendens)

Ikan Cupang
Sumber Gambar : beritasumbar.com

Ikan betta atau yang lebih familiar dengan ikan cupang merupakan ikan yang berasal dari negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Indonesia dan Malaysia. Ikan jenis ini memiliki berbagai variasi warna dan ekor yang indah.

Ikan cupang memiliki bentuk tubuh dan karakter yang sangat unik, akan tetapi jenis ikan ini cenderung agresif. Ikan cupang umumnya terbagi dalam tiga golongan yaitu cupang hias, cupang liar dan cupang aduan. Selain itu, ikan cupang juga terbagi menjadi beberapa jenis yaitu fancy, double tail, giant, halfmoon, plakat, slayer dan serit.

6. Rainbowfish (Melanotaenia sp)

Rainbowfish
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Ikan rainbowfish berasal dari perairan tawar Australia, Papua Nugini dan Indonesia. Ikan ini dikenal dengan memiliki warna yang mencolok dan bersirip indah. Ikan rainbowfish termasuk dalam ikan yang jinak dan memiliki pertumbuhan hingga 6 inci.

Memasuki umur yang telah dewasa dapat membuat ikan jenis ini baru bisa mempunyai warna terhadap tubuhnya. Akan tetapi, jika diberikan perawatan yang benar dan tepat, hanya beberapa tahun saja ikan ini akan mempunyai warna yang cantik.

7. Swordtail (Xiphophorus Hellerii)

Swordtail
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Jenis ikan swordtail berasal dari Meksiko dan dikenal karena ekor pedang pada jantan. Ikan ini mempunyai variasi warna yang menarik dan mudah dipelihara.

8. Corydoras Catfish (Corydoras sp)

Corydoras
Sumber Gambar : aquadiction.world

Jenis ikan corydoras catfish berasal dari perairan air tawar di Amerika Serikat, terutama di negara Brazil dan Peru. Ikan tikus merupakan nama lain dari ikan corydoras, mendapatkan julukan tersebut karena ikan corydoras berenang seperti layaknya tikus yang sedang berlari sangat cepat.

Ikan corydoras lebih sering berenang di dasar aquarium, terutama bagian permukaan atau dasar aquarium yakni pasir. Bentuk unik dari ikan ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Selain itu, ikan ini sangat ramah dan menyenangkan untuk dilihat.

9. Goldfish (Carassius Auratus)

Goldfish
Sumber Gambar : naturalworldpet.co.uk

Ikan goldfish merupakan ikan hias tertua yang berasal dari China. Ikan ini dikembangkan melalui seleksi buatan menjadi berbagai bentuk dan warna yang indah. Namun, ketika dilihat secara sekilas, ikan goldfish sangat mirip dengan ikan koi. Tetapi, yang membedakan ikan goldfish dengan ikan koi yaitu dari segi ukuran tubuh yang lebih kecil. Apabila ingin memelihara ikan ini harus menyiapkan filter air dan rutin mengganti air tersebut setiap satu minggu sekali.

10. Platy (Xiphoporus Maculatus)

Platy
Sumber Gambar : aquariumtidings..com

Ikan platy berasal dari Amerika Tengah, terutama pada negara bagian seperti Meksiko dan Guatemala. Meskipun memiliki ukuran yang sangat kecil, ikan ini sangat senang berkelompok dan aktif.

Spesies ikan ini adalah salah satu dari jenis ikan hias air tawar yang mempunyai bentuk sirip dan warna yang sangat bervariasi, selain itu ukuran ikan ini sekitar 1 hingga 4,2 cm. Ikan platy mempunyai karakteristik yaitu pada bagian tubuhnya bercorak berwarna cerah.

11. Molly (Poecilia Latipinna)

Molly Fish
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Ikan molly berasal dari Amerika Utara dan Amerika Tengah. Spesies ikan ini hanya dapat tumbuh hingga 3 sampai 4 inci. Namun, ikan molly dapat hidup dengan kadar aquarium yang mempunyai pH 0,7 hingga 7,8.

Ikan ini dikenal karena cara merawatnya yang cukup mudah. Namun, meskipun perawatannya sangat mudah, tetap disarankan bagi yang ingin memelihara harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang spesies ikan molly.

12. Cherry Barb (Puntius Titteya)

Cherry Barb
Sumber Gambar : aquariumcoop.com

Ikan jenis ini berasal dari Sri Lanka dengan ukuran 2 hingga 5cm. Ikan cherry barb dapat hidup dengan kadar pH 6,5 hingga 8,0 dengan suhu 23 hingga 28 derajat celcius. Untuk memberi makan ikan ini dapat menggunakan pelet, cacing dan jentik.

Ikan cherry barb merupakan ikan air tawar yang habitatnya di kolam, lembah dan sungai. Terdapat perbedaan antara cherry barb betina dan jantan yakni dapat dilihat dari warna badan dan postur tubuhnya, jika cherry barb jantan mempunyai warna yang lebih merah dan terang. Sedangkan betina berwarna lebih cenderung ke orange dan bentuk perutnya bulat.

Ikan cherry barb ketika berusia sekitar 2-3 bulan masih belum memiliki warna yang terang, jika sudah memasuki usia dewasa ikan ini perlahan akan menunjukkan warna merah bercampur orange yang menyala cerah. Sifat ikan ini sangat tenang dan dapat digabungkan dengan jenis ikan lainnya.

13. Harlequin Rasbora (Trigonostigma Heteromorpha)

Harlequin Rasbora
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Ikan harlequin rasbora merupakan ikan yang berasal dari Asia Tenggara, terutama Malaysia, Singapura, Indonesia dan Thailand. Ikan ini sangat suka hidup di sungai dan perairan yang mempunyai kadar kandungan mineral rendah dan konsentrasi asam humat terlarut tinggi yang merupakan jenis air yang mengalir melalui hutan rawa.

Ikan ini sering dijuluki sebagai rasbora merah, karena tubuhnya berwarna tembaga kemerahan dengan aksen irisan hitam mencolok menutupi bagian belakang tubuhnya.

14. Cardinal Tetra (Paracheirodon Axelrodi)

Cardinal Tetra
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Jenis ikan ini berasal dari sungai Amazon, Amerika Serikat. Meskipun berasal dari Amerika, ikan ini sangat populer di Indonesia. Jenis ikan tetra sangat terkenal dengan kekuatannya dan mudah untuk dipelihara. Bahkan, yang paling menarik yaitu ikan cardinal tetra dapat hidup tanpa bantuan aerator.

Ikan ini termasuk dalam ikan sosial, karena sangat suka bergaul dengan temannya. Ikan ini akan terlihat keindahannya ketika berenang bersama-sama.

15. Louhan (Amphilophus Trimaculatus)

Louhan
Sumber Gambar : nakamaaquatics.id

Ikan louhan atau yang dijuluki sebagai ikan berbentuk dahi menonjol ini pertama kali ditemukan di wilayah Malaysia. Di Indonesia, ikan ini terkenal sejak 1993 dan banyak diminati oleh masyarakat.

Bentuk dahi yang unik telah menjadi ciri khas dari ikan louhan, dari keunikan yang dimiliki ikan ini dapat dihargai dengan sangat mahal, terlebih jika ikan louhan mempunyai warna atau corak yang sangat unik pada bagian tubuhnya. Karena keunikannya tersebut banyak masyarakat beranggapan bahwa ikan louhan adalah simbol keberuntungan.

16. Kuhli Loach (Pangio Kuhlii)

Kuhli Loach
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Ikan jenis ini ditemukan di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Ikan kuhli loach biasanya hidup di sungai hutan yang dangkal dan memiliki arus yang lamban. Selain itu, habitat lainnya yaitu di rawa-rawa dengan dasar yang berlumpur lembut dan terdapat banyak daun yang jatuh ke air.

Ikan kuhli loach mempunyai tubuh berbentuk seperti belut dengan sirip yang sangat kecil. Terdapat empat pasang kumis di sekitar mulut, tubuh berwarna kuning kehijauan dan bermotif belang dengan sampai 12 hingga 17 garis gelap vertikal yang melingkar di bagian atas tubuhnya.

17. Dwarf Gourami (Trichogaster Lalius)

Dwarf Gourami
Sumber Gambar : ikanesia.id

Jenis ikan hias dwarf gourami atau yang lebih dikenal dengan ikan gurame mini. Ikan ini mempunyai nama lain yaitu blue dwarf gourami, sunset gourami, powder blue gourami, neon dwarf gourami, jenis ikan ini ditemukan di Bangladesh, India, dan Pakistan.

Dwarf gourami merupakan ikan omnivora dan di alam liar ikan ini akan memakan invertebrata kecil, ganggang dan lain-lainnya. Jika hewan ini dipelihara, umumnya ikan ini akan memakan semua jenis makanan hidup seperti cacing darah atau pelet ikan.

Panjang ikan jantan bisa mencapai 8,8 cm sedangkan betina dapat tumbuh hingga 6 cm. Gurame mini atau dwarf gourami dapat hidup hingga 7 tahun dengan perawatan yang benar dan tepat.

18. Clownfish (Amphiprioninae)

Clownfish
Sumber Gambar : livescience.com

Jenis ikan hias clownfish berasal dari Samudra Hindia dan Pasifik. Dikenal dengan nama lain ikan badut, tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ikan hias jenis ini semakin dikenal ketika pertama kali tampil tahun 2003 sebagai tokoh utama dalam sebuah film animasi yang berjudul “Finding Nemo”.

Ikan ini berasal dari keluarga pomacentridae yang terdiri dari dua genus yaitu premnas dan amphiprion. Ikan badut atau clownfish hidup bersimbiosis dengan anemone laut.

Jenis ikan hias ini mempunyai ciri-ciri fisik yang sangat mudah untuk dikenali, umumnya ikan ini berwarna cerah yaitu orange dengan kombinasi belang-belang putih di tubuhnya. Ukuran dari ikan badut sangat relatif kecil yaitu sekitar 10-12cm dengan sisik yang besar dan sirip dorsal yang unik.

19. Electric Blue Ram (Mikrogeophagus Ramirezi)

Electric Blue Ram
Sumber Gambar : aquaticarts.com

Jenis ikan electric blue ram ditemukan di sungai Orinoco, Amerika Selatan. Faktanya, ram cichlid merupakan spesies ikan hias populer yang telah dikembangbiakkan untuk memasukkan berbagai macam strain. Strain ini dipasarkan dengan berbagai nama, misalnya ram, butterfly, cichlid, Asian ram dan ramirez’s dwarf cichlid.

Electric blue ram mempunyai penampilan yang sangat kuat, hal itu terjadi karena ikan hias ini mempunyai mata merah yang mencolok dan berpadu dengan warna biru elektrik. Ikan ini juga memiliki sirip punggung yang lancip dan sirip dada yang tersampir rendah. Umumnya, ikan jenis ini lebih kecil dari bolivian ram dan mempunyai ukuran sekitar 6 cm. Meskipun dinilai sangat garang, padahal ikan tersebut memiliki kepribadian sosial yang tinggi dan cinta damai.

20. Killifish (Cyprinodontidae)

Killifish
Sumber Gambar : thesprucepets.com

Egg-lying fish merupakan nama lain dari killifish, yang masih beranggota dengan ordo cyprinodontidae. Terdapat dua kategori pada ikan killifish yaitu non annual dan annual. Non annual merupakan kelompok ikan yang menyenangi air dan bersifat soft acidic. Sementara kelompok annual ialah ikan killifish yang sangat menyukai air dan bersifat hard alkaline.

Ikan ini berasal dari perairan air tawar dan payau di benua Amerika, Eropa, Afrika dan Asia. Di Indonesia, ikan ini dapat ditemukan di sungai, danau dan area sawah. Ikan ini dapat hidup dengan suhu yang bervariasi yaitu 22 hingga 26 derajat celcius, biasanya ikan ini dapat hidup di dataran tinggi dan rendah.

Ukuran dari jenis ikan hias ini yaitu sangat kecil sekitar 2,5 hingga 5 cm, akan tetapi ada juga yang mencapai hingga 15 cm. Karakter dari ikan ini yaitu sangat ganas dan agresif, hal itu bertujuan karena adanya sifat teritori untuk menjaga wilayahnya.

21. Sapu-sapu (Hypostomus plecostomus)

Sapu-sapu
Sumber Gambar : rimbakita.com

Ikan sapu-sapu mempunyai karakter yang sangat unik, karena terdapat pelat lapis baja yang cukup berat pada bagian tubuhnya. Mulut ikan sapu-sapu berbentuk seperti layaknya pengisap yang berguna untuk memakan alga yang tumbuh dalam aquarium. Mendapatkan julukan ikan sapu-sapu dikarenakan ikan ini dapat berguna untuk membersihkan kaca aquarium.

Ikan sapu-sapu tergolong sangat sulit untuk berkembang biak, tidak banyak orang yang dapat mengebiakkan jenis ikan ini. Lebih uniknya, ikan ini dapat hidup selama 20 tahun jika dirawat dengan tepat.

22. Koi (Cyprinus Rubrofuscus)

Koi fish
Sumber Gambar : sandiegozoo.org

Tahun 1920, hasil persilangan antara beberapa jenis ikan mas yang berwarna putih dan merah membuat ikan koi pertama kali populer di Jepang. Ikan koi menjadi seperti lambang cinta dan persahabatan di sana, karena koi merupakan homofon dari kata lain yang bermakna kasih sayang atau cinta. Ikan koi banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah, yang berguna sebagai keindahan dan keberuntungan di dalam rumah dan luar rumah.

23. Oscar (Astronotus Ocellatus)

Oscar
Sumber Gambar : fishlaboratory.com

Oscar merupakan jenis ikan hias yang berasal dari perairan sungai Amazon, Brazil dan Amerika Selatan. Ikan ini termasuk pada keluarga cichlid yang memiliki sifat agresif dan tidak dapat di satukan dengan ikan lainnya dalam satu aquarium. Biasanya, ikan oscar akan memakan ikan kecil, kepiting, udang maupun jangkrik.

Ikan oscar dapat hidup sampai 40 cm dengan berat 3 kilogram, apabila ikan ini dirawat sesuai dengan tata caranya hingga tepat dan benar. Maka, masa hidup ikan oscar bisa sampai 14 tahun.

24. Black Ghost (Apteronotus Albifrons)

Black Ghost
Sumber Gambar : youtube.com

Ikan black ghost berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan. Bentuk dari ikan ini sekilas tampak seperti bulu ayam. Akan tetapi, jika diperhatikan dengan seksama, ikan ini mempunyai bentuk tubuh yang memanjang, pipih dan terdapat corak putih yang berada di bagian hidungnya.

Hal yang paling unik dari ikan ini yaitu dapat menghasilkan energi listrik sama seperti dengan ikan listrik dan lele listrik. Namun, aliran listrik yang dihasilkan dari ikan black ghost dinilai lemah dan dapat digunakan sebagai alat komunikasi, bukan untuk melindungi diri dari predator. Habitat asli dari ikan hantu atau black ghost ini dapat mengalami pertumbuhan dengan panjang sekitar 20 sampai 50 cm.

25. Severum Cichlids (Heros Severus)

Severum Cichlids
Sumber Gambar : buildyouraquarium.com

Salah satu jenis ikan hias ini berasal dari Amerika Selatan, terutama daerah Amazon dan Orinoco. Ikan severum mempunyai bentuk tubuh yang cenderung pipih dengan perpaduan warna tubuh yaitu kuning keemasan, coklat, hijau dan merah tua, terdapat juga bercak-bercak hitam pada bagian tubuhnya yang menjadi identik dengan ikan ini.

Jenis ikan hias ini dapat tumbuh sampai ukuran 20 cm dan dikenal tahan terhadap perubahan kondisi air. Meskipun begitu, tetap saja ikan ini perlu adanya perawatan yang tepat untuk mempertahankan kesehatannya.

26. Pari (Batoidea)

Pari
Sumber Gambar : wikipedia.org

Ikan pari adalah kelompok ikan yang memiliki ciri khas berbentuk datar dan mempunyai sirip yang dapat berubah seperti sayap. Bentuk tubuh yang datar ialah karakteristik yang sangat mencolok dari ikan pari, tubuh yang datar dan lebar, pipih dan cenderung berbentuk seperti bulat atau segitiga.

Secara khusus, sirip ikan pari dapat berubah dan beradaptasi menjadi sayap yang memungkinkan bagi ikan tersebut untuk melayang dalam air. Kulit ikan pari biasanya kasar dan terlindungi oleh sisik-sisik yang keras, berguna untuk melindungi diri dari predator. Ekor ikan pari relatif panjang yang bertujuan untuk membantu dalam manuver dan stabilitas saat berenang, ekor ikan pari biasanya berbentuk segitiga atau memanjang ke samping.

27. Palmas atau naga (Polypterus)

Palmas
Sumber Gambar : ikanhias-id.blogspot.com

Ikan naga merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari wilayah Afrika. Ikan ini adalah salah satu jenis ikan kecil yang memiliki ciri khas dan karakteristik menarik yaitu bentuk tubuh kecil dan ramping, duri punggung ikan naga hanya terdapat satu atau beberapa duri yang menonjol pada bagian punggung. Duri tersebut berfungsi sebagai perlindungan terhadap predator dan sebagai alat pertahanan.

Terdapat banyak spesies ikan naga yang memiliki corak warna yang mencolok dan menarik, pola tersebut memiliki variasi seperti garis-garis, bintik-bintik ataupun perpaduan dengan warna yang cerah. Sirip punggung berguna untuk membantu dalam manuver dan gerakan ikan naga di dalam air, sedangkan ikan perut berguna sebagai stabilisator. Habitat dari ikan naga dapat ditemukan di kolam, sungai, danau hingga rawa-rawa.

28. Bala Shark (Balantiocheilos Melanopterus)

Bala Shark
Sumber Gambar : wikipedia.org

Ikan bala shark merupakan jenis ikan hias yang sangat populer dan memiliki ciri yang khas. Meskipun namanya bala shark, bukan berarti ikan ini sangat ganas seperti layaknya hiu. Nyatanya, ikan bala shark sangatlah ramah dan cocok dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Bentuk tubuh ikan bala shark mempunyai tubuh yang memanjang dan ramping, dengan kepala yang sedikit membulat, tubuhnya memiliki bentuk yang serupa dengan hiu, dengan sirip punggung dan sirip perut yang terletak di bagian belakang tubuh. Ikan bala shark mempunyai warna perak keabu-abuan pada tubuhnya, terdapat juga bintik-bintik hitam di sisi tubuh yang membentuk pola yang khas, mirip sekali dengan hiu.

Ikan bala shark dapat tumbuh hingga mencapai ukuran yang cukup besar sekitar 30 hingga 40 cm dalam kondisi aquarium yang sesuai. Salah satu ciri khas dari ikan bala shark adalah sirip punggung dan sirip perut yang besar. Sirip punggung membentang sepanjang bagian belakang tubuh sampai ekor, sedangkan sirip perut mempunyai ukuran yang besar dan mencolok.

29. Arapaima (Arapaima Gigas)

Arapaima
Sumber Gambar : sketchfab.com

Ikan arapaima dikenal sebagai ikan hias terbesar di dunia yang berasal dari perairan sungai Amazon, Amerika Selatan. Ikan ini memiliki panjang hingga lebih dari 3 meter dan berat lebih dari 100 kilogram. Arapaima merupakan ikan yang dikenal karena ukurannya yang mengesankan.

Ikan hias ini memiliki tubuh yang memanjang dan silindris dengan sirip dorsal (punggung) yang panjang. Tubuhnya dilapisi dengan sisik yang besar dan keras, warna ikan arapaima umumnya coklat dan keabu-abuan dan terdapat bercak gelap atau garis vertikal yang ada pada tubuhnya. Salah satu karakteristik ikan arapaima yaitu kemampuan untuk bernapas di udara atau labyrinth yang memungkinkan ikan ini dapat hidup di perairan yang kurang teroksigenasi, seperti rawa-rawa.

30. Elephant nose (Peters’s Elephantnose Fish)

Elephant nose
Sumber Gambar : fishlaboratory.com

Ikan elephant nose, juga dikenal sebagai ikan mormyrid yang merupakan kelompok ikan air tawar dengan karakteristik menarik. Bentuk dari ikan ini yaitu panjang dan ramping, kepala besar dan memanjang. Kepala ikan ini berbentuk menyerupai belalai gajah.

Sirip dada yang memanjang dan tipis berguna untuk mendeteksi perubahan medan listrik dalam air. Sirip ini memberikan kemampuan untuk berkomunikasi dan mencari makanan dengan menggunakan kemampuan elektroreseptif. Umumnya, ikan elephant nose berwarna kecokelatan dan keabu-abuan dengan bintik-bintik hitam atau garis yang mencolok.

Lihat Juga : 49 Film Horor Indonesia Terbaik

Harga ikan hias termahal di dunia

Ikan Hias Termahal
Sumber Gambar : a-z-animals.com

Melansir dari beberapa sumber, terdapat jenis ikan hias dengan harga yang sangat menguras kantong. Namun, bagi pecinta ikan hias, harga bukanlah masalah besar. Berikut ini harga ikan hias termahal di dunia:

  1. Ikan hias koi yang berjenis S legend merupakan ikan hias termahal di dunia, karena harga jual dari ikan ini mencapai 26 miliar rupiah. Selain mahal karena langka, ikan hias ini pernah memenangkan kompetisi All Japan Koi Show.
  2. Ikan hias koi black dragon merupakan ikan hias langka dengan harga jual sekitar 2,9 miliar rupiah.
  3. Arwana platinum ialah jenis ikan air tawar yang terdapat di sungai dan danau di Asia, Amerika Selatan, serta Australia. Ikan ini di bandrol dengan harga 1,4 miliar rupiah per ekor.
  4. Ikan hias polkadot stingray mempunyai warna tubuh yang unik yaitu kehitaman dan berbentuk oval, karena keunikan dari ikan ini, tak salah jika harga jual sangat mahal yaitu 1,4 miliar rupiah untuk mendapatkan ikan yang berdiameter lebih dari 46 cm.
  5. Jenis ikan hias peppermint angelfish dapat ditemukan di kedalaman 300 hingga 400 kaki dengan panjang tubuh yaitu 2,54 cm hingga 7,2 cm. Ikan hias peppermint angelfish dijual dengan harga Rp 400 juta.
  6. Bladefin basslet ialah jenis ikan hias yang mempunyai panjang 1,5 inci, berwarna tubuh putih, terdapat tanda merah, serta sirip yang unik karena berbentuk seperti pisau. Meskipun ukurannya kecil, ikan ini memiliki harga yang dapat menguras kantong yakni mencapai Rp 141,5 juta.
  7. Golden basslet merupakan ikan hias dengan perpaduan warna kuning jenuh yang melebur menjadi warna tangerine pada bagian tengah, memiliki karakter pemalu dan hidup pada kedalaman 50 sampai 80 meter, membuat ikan golden basslet mempunyai harga jual mencapai Rp 113,9 juta.
  8. Neptune grouper adalah jenis ikan yang mempunyai karakteristik unik berwarna jingga atau kuning, terdapat corak garis-garis atau merah muda. Harga dari ikan ini yaitu sekitar Rp 85 juta.
  9. Nami green arwana merupakan jenis ikan hias dengan keberadaannya yang sangat langka, populasi dari ikan ini terus mengalami penurunan, permasalahan tersebut menyebabkan harga ikan hias ini terbilang mahal yaitu 69 juta.
  10. Channa dikenal sebagai ikan gabus yang merupakan predator primitif berasal dari kelompok channidae. Ikan hias channa dapat di banderol dengan harga Rp 20 juta hingga Rp 50 juta untuk harga jualnya.
  11. Wrought iron butterflyfish berasal dari perairan Jepang, mempunyai warna hitam keabu-abuan, serta terdapat garis kuning pada siripnya yang berukuran sekitar 15,5 cm. Untuk membeli ikan ini, harus merogoh kocek mencapai Rp 38 juta.
  12. Clarion angelfish merupakan ikan hias yang berasal dari perairan pantai Pasifik Meksiko, terutama di Kepulauan Revillagigedo. Memiliki keunikan yaitu warna yang cerah dan berukuran 30 cm, serta jenis ikan hias ini sangat sulit untuk ditemukan. Tak heran jika harga jual ikan hias ini berkisar mencapai Rp 35 juta.
  13. Discus fish merupakan ikan hias dengan bentuk yang lucu dan memiliki warna yang menarik, harga dari ikan ini berkisar mencapai Rp 7 juta hingga 14 juta.
  14. Ikan terbesar di dunia yaitu arapaima, ternyata memiliki harga jual yang cukup fantastis yaitu sekitar Rp 2 juta, ikan tersebut dijual dengan harga yang mahal karena habitat hidupnya di sungai Amazon.
  15. Red texas cichlid merupakan ikan hias hasil persilangan texas jantan dengan red parrot betina. Kelangkaan dari ikan ini yaitu terletak pada warna tubuh yang cemerlang, hal itu membuat harga ikan red texas cukup mahal yaitu Rp 1,2 juta sampai 5,6 juta.

Lihat Juga : 28 Model Rambut Pendek Wanita Korea

Cara perawatan untuk ikan hias aquarium

Perawatan Ikan Hias di Aquarium
Sumber Gambar : tokopedia.com

Perawatan yang baik dan teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan ikan hias dalam aquarium. Berikut ini beberapa cara perawatan untuk ikan hias:

1. Pemeliharaan kualitas air

  • Mengganti air secara berkala yaitu sekitar 10 hingga 20 persen air aquarium setiap minggu untuk menjaga kualitas air yang baik.
  • Memeriksa dan mengatur suhu air.
  • Cek pH, kadar amonia, dan nitrat secara teratur menggunakan kit pengujian air aquarium.
  • Menggunakan sistem filtrasi yang bekerja untuk menjaga kebersihan air.

2. Pemberian makanan

  • Memberi makan dengan benar, sesuai dengan jenis dan ukurannya. Sebagian besar ikan hias membutuhkan pakan yang bervariasi antara pakan alami, pelet, serangga hidup atau beku dan sayuran.
  • Jangan memberi makan berlebihan.
  • Memperhatikan kebiasaan makan ikan.

3. Pembersihan dan perawatan aquarium

  • Membersihkan kaca aquarium secara teratur dengan menggunakan penyaring kaca atau spons akuarium.
  • Mengatur tata letak dekorasi atau hiasan dalam aquarium agar tidak membahayakan ikan.
  • Memelihara peralatan seperti filter, pemanas dan lampu secara teratur.

4. Pemantauan kesehatan

  • Pemantauan kesehatan dengan cara selalu memeriksa keadaan ikan secara teratur. Memastikan agar tidak ada tanda-tanda penyakit seperti luka, bercak, parasit atau perubahan fisik lainnya.
  • Mengobati ikan yang sakit dengan benar, mengonsultasikan dengan ahli aquarium atau dokter hewan ikan.

5. Observasi dan interaksi

  • Menghindari stres ikan, jangan mengejutkan ikan dengan gerakan atau suara yang tiba-tiba. Dan juga, hindari mengejar ikan dengan jari-jari.
  • Beri waktu istirahat pada ikan, matikan lampu pada malam hari untuk memberikan waktu istirahat yang cukup. Hal itu berguna untuk membantu menjaga ritme alami ikan dan mencegah stres.

6. Pengetahuan tentang spesies ikan

Pelajari tentang kebutuhan spesies ikan yang dipelihara, setiap spesies mempunyai kebutuhan khusus dalam hal suhu, pH, ukuran aquarium dan makanan. Pahami karakteristik dan kebiasaan dari spesies ikan tersebut.

Lihat Juga : Arti Hustle Culture

Penutup

Bagi pecinta ikan hias, memelihara ikan adalah sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan dan mengurangi stres. Jenis-jenis ikan yang begitu beragam, dengan keindahan dan karakteristik unik menarik minat masyarakat untuk memelihara ikan hias. Melalui artikel ini, telah dijelaskan berbagai jenis-jenis ikan hias yang dapat digunakan sebagai referensi atau rekomendasi bagi masyarakat yang ingin memelihara ikan hias aquarium di rumah.

Namun, perlu diingat bahwa memelihara ikan hias bukan hanya tentang keindahan visual yang ditawarkan, melainkan harus juga mengetahui tentang spesies ikan yang dirawat. Terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat!

Bagaimana karakteristik dari ikan polkadot stingray?

Ikan polkadot stingray, juga dikenal sebagai ikan leopoldi stingray atau ikan black diamond stingray merupakan ikan air tawar yang mempunyai karakteristik unik seperti bentuk tubuh datar dan lebar, terdapat sirip dada yang mengembang dan tampak seperti sayap. Memiliki pola warna hitam dengan bintik-bintik putih atau kuning yang menyerupai pola polkadot. Ukuran dari ikan polkadot yaitu mencapai panjang 40 sampai 60 cm, biasanya ikan ini hidup di dasar perairan yang berlumpur atau berpasir.

Apa saja spesies ikan yang terancam punah?

Spesies ikan hias yang terancam punah yaitu arwana asian, clown loach, coelacanth, hiu putih besar, ikan manta, ikan kakap merah, ikan pari hantu, ikan hiu gergaji, ikan badut percula, ikan goliath grouper.

Apa yang harus dilakukan ketika ikan stres?

Ketika ikan stres, langkah penting yang harus dilakukan yaitu memeriksa parameter air seperti suhu, pH, amonia dan nitrat yang berada dalam kisaran yang tepat untuk spesies ikan yang dipelihara.


Penulis : Elly Abriyanti Widyaningrum | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Artikel terkait

Elly Abriyanti Widyaningrum

Elly Abriyanti Widyaningrum adalah penulis artikel di dianisa.com yang berfokus pada topik umum, seperti lifestyle, pendidikan, dan lainnya. Selain menjadi penulis lepas, ia juga seorang tutor privat, content planner dan executive administrasi di Distributor Utama SR12 Skincare.

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. 10 Cara Mengatasi HP OPPO Bootloop

    Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi HP OPPO yang bootloop, stuck di logo!
  2. 15 Cara Mengatasi Aplikasi Tidak Bisa Minimize di Windows 11, 10, 8, 7

    Coba restart Windows Explorer dan menonaktifkan opsi "Tablet mode" untuk mengatasi aplikasi tidak bisa di minimize
  3. 10 Cara Mengatasi Tombol Power HP Rusak

    Simak beberapa tips memperbaiki tombol power HP yang rusak berikut ini!