9 Cara Mencegah Penularan Virus Corona COVID-19

Kita tahu bahwa virus corona masih berlangsung sampai saat ini. Di Indonesia sendiri, kurva positif COVID-19 terus naik dan belum ada tanda-tanda penurunan sama sekali. Hal ini tentu menjadi kewaspadaan kita semua untuk patuh pada protokol kesehatan COVID-19.

Sebagian netizen atau orang menyepelekan virus ini, namun anda yang bijak tentu tahu apa yang harus dilakukan. Masa lebaran ini memang banyak orang lagi asyik-asyiknya mencari baju lebaran dengan pergi ke mall, bahkan sampai mudik.

Namun hal ini dirasa tidak tepat mengingat ini tidak akan memutus rantai penularan COVID-19, justru akan lebih memperluas penularan COVID-19. Pemerintah sebenarnya juga perlu tegas mengenai masalah ini, dan masyarakat juga patuh dan disiplin dengan peraturan yang ada.

Lihat Juga : 10 Aplikasi Pemantau Kesehatan Android & iOS Terbaik

Tips Mencegah Penularan COVID-19

Dan berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi pencegahan dan penularan virus corona COVID-19.

1. Sering Mencuci Tangan

Yang paling sederhana namun banyak diabaikan oleh sebagian orang adalah mencuci tangan. Utamanya jika anda bekerja diluar rumah, misal di minimarket seperti Indomaret atau Alfamart penting sekali untuk sering mencuci tangan anda.

Mencuci tangan sangat dianjurkan oleh banyak kalangan, termasuk WHO sekalipun. Karena hal ini akan menghilangkan kuman, bakteri, hingga virus corona. Gunakan air mengalih dan sabun untuk mencuci tangan anda selama 20 detik.

Setelah itu, keringkan tangan anda dengan kain yang bersih atau tisu. So, ini bisa jadi tindakan efektif dan paling sederhana untuk mencegah penularan COVID-19.

2. Hindari Menyentuh Wajah

Kita tahu bahwa tangan dapat menjadi penyebab sumber penyakit, hal ini terjadi karena tangan digunakan untuk menyentuh benda atau barang apapun sehingga memungkinkan untuk terjadinya kontak dengan kuman, bakteri, atau virus.

Maka dari itu, dimasa-masa sekarang ini, sangat dianjurkan untuk tetap mencuci tangan dan menghindari menyentuh area segitiga wajah yakni mata, hidung, dan mulut. Jikapun terpaksa untuk menyentuh area tersebut, pastikan tangan anda benar-benar bersih.

Area mulut, hidup, dan mata menjadi pintu masuknya virus dan anda bisa menghindarinya dengan mengurangi kontak dengan area tersebut.

3. Gunakan Masker Ketika Keluar Rumah

Beberapa waktu yang lalu kita mendapati informasi bahwa hanya yang sakit yang wajib menggunakan masker, namun saat ini semua orang wajib menggunakan master ketika keluar rumah atau berpergian.

Gunakan Masker Ketika Keluar Rumah

Meskipun virus corona tidak menyebar melalui udara, namun hal ini tetap bisa meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplet (percikan) dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui mata, mulut, dan hidung.

Namun perlu diperhatikan juga, penggunaan masker tidak bisa digunakan berkali-kali. Untuk masker sensi, itu hanya bisa digunakan sekali dalam sehari. Sedangkan masker kain bisa berkali-kali dengan mencuci, sehari setelah pemakaian.

4. Tutup Mulut dan Hidung Ketika Bersin

Tidak adanya penyebaran virus corona, etika menutup mulut dan hidung-pun tetap harus diterapkan. Selain menghormati orang-orang disekitar kita, hal ini juga akan mencegah penyebaran penyakit yang bisa jadi menyebar melalui droplet (percikan) dari mulut dan hidung anda.

Meskipun anda tidak merasa terkena COVID-19, namun sebagai antisipasi, ini tetap harus anda lakukan. Anda bisa gunakan tisu untuk menutup hidung atau mulut, atau bisa juga gunakan siku bagian dalam.

5. Social Distancing

Lakukan Social Distancing
image source : freepik.com

Social Distancing menjadi salah satu bagian penting untuk menghindari penyebaran virus corona, baik dari diri kita sendiri atau orang lain. Melihat banyaknya orang berkumpul dan berdesakan, terutama ditempat-tempat umum seperti mall, jalanan, café, hingga warung kopi, tentu sangat tidak tepat dengan melihat kondisi saat ini.

Social atau Phisical Distancing sangat penting untuk dilakukan sebagai pencegahan dan menghentikan penyebaran virus corona saat ini. Jaga jarak anda dengan orang lain minimal 1-2 meter, sebab beberapa informasi mengatakan droplet (percikan air liur) dapat terbang kurang lebih 1-2 m.

6. Jaga Kesehatan dan Kebersihan

Dalam keadaan pandemi seperti saat ini, menjaga kesehatan perlu ditingkatkan agar immunitas kita bisa lebih baik lagi. Prioritas utama saat ini memang kesehatan, dan banyak masyarakat juga lebih mementikan kebutuhan pokoknya ketimbang beli barang atau baju baru yang mungkin bisa ditunda.

Untuk itu, anda bisa mulai menjaga pola makan anda dengan makan sayur dan buah, tidur yang cukup, minum air putih, olahraga, lakukan aktivitas fisik (terutama buat anda yang sering begadang didepan laptop, seperti saya ini).

Oh ya, jangan lupa buat bawa hand sanitizer ketika berpergian atau bekerja dikantor, supaya anda bisa gunakan sewaktu-waktu supaya tangan anda tetap bersih dan terhindar dari kuman dan bakteri.

Tak lupa untuk selalu membersihkan area rumah atau ruangan tempat anda bekerja. Dan bersihkan juga semua barang atau benda yang sering anda pegang, terutama HP, laptop, meja, dan lainnya.

Lihat Juga : 17 Aplikasi Olahraga Android & iOS Terbaik

7. Stay at Home

Tetaplah dirumah #stayathome meskipun ngak betah. Sebagian masyarakat Indonesia sudah tidak peduli mengenai hal ini, karena mungkin mereka merasa tidak betah dirumah aja. Jangan sampai virus ini semakin menyebar dan membuat banyak korban terus berjatuhan.

Banyak dokter juga merasa capek dan lelah dengan kondisi saat ini, dan kita tidak ingin memperburuk atau memperparah keadaan. Mau ngak mau, tetaplah dirumah, belajar dari rumah, kerja dari rumah, dan lakukan aktivitas produktif lain dari rumah.

Buat anda yang mungkin harus bekerja diluar rumah, tetap jaga kesehatan dan selalu terapkan social distancing untuk menghindari penularan virus ini.

8. Cari Tahu Informasi Akurat COVID-19

Terkadang banyak hal yang tidak begitu penting, meresahkan, dan hoax beredar luas di Internet, baik media sosial, media online, sampai YouTube. Dan paling banyak biasanya di media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook sering sekali disebarkan info-info hoax.

Sampai-sampai beberapa info mengatakan virus corona itu hoax, cuma konspirasi. Tapi bagi saya, kalau konspirasi mungkin bisa didebabatkan, bisa dijadikan bahan diskusi, tapi jika mengatakan virus corona tidak ada maka itu salah. Konspirasi bisa jadi ada, namun COVID-19 ada dan sudah banyak korbannya.

Inilah hal-hal yang terkadang ditelan mentah-mentah yang akhirnya merubah mindset seseorang dan perlu diluruskan. So, jika anda ingin update informasi terkini masalah corona, maka anda bisa temukan di media online yang kredibel dan terpercaya, seperti CNN, Kompas, Detik, dan lainnya.

9. Jalani Rapid Test

Jalani Rapid Test
image source : freepik.com

Karena saat ini kasus positif corona COVID-19 sudah mencapai ribuan, rapid test dapat menjadi alternatif juga buat melihat apakah anda positif corona atau tidak. Rapid test merupakan salah satu metode screening awal untuk mendeteksi immunoglobulin.

Apa itu immunoglobulin? Adalah antibody yang terbentuk ketika tubuh manusia terkena virus. Tapi perlu diingat bahwa metode ini bukan melihat secara langsung apakah seseorang terkena COVID-19 atau tidak.

Ini baru screening awal dan dalam pemeriksaannya menggunakan sampel darah sebagai uji. Dalam hal ini siapa saja yang perlu menjalani pemeriksaan? Ada tiga kategori yakni OTG (Orang Tanpa Gejala) tapi merasa pernah melakukan kontak dengan pasien ODP atau PDP, ODP (Orang Dalam Pemantauan), dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Salah satu aplikasi yang hadirkan layanan gratis buat menjalani rapid test adalah halodoc. Bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan Prudential, Halodoc menghadirkan repid test secara gratis untuk beberapa wilayah, khususnya di area Jakarta dan Surabaya. Untuk alamatnya anda bisa cek disini.

Untuk mendapatkan layanan test gratis, anda bisa download aplikasi Pulse by Prodential. Kemudian daftar dan pilih banner free rapid test, lalu masukkan data diri anda sesuai dengan KTP dan KK yang anda miliki. Setelah itu, anda akan diarahkan ke aplikasi Halodoc untuk memilih lokasi rapid test.

Setelah itu, anda bisa mulai membuat janji dan menjalani rapid test sesuai dengan lokasi yang anda pilih. Hasil dari rapid test tersebut akan keluar sehari setelah test langsung dari aplikasi Halodoc.

Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah dan menghentikan penularan virus corona COVID-19, semoga bisa membantu dan bermanfaat. Jika ada informasi yang mungkin bisa ditambahkan, silahkan tulis melalui kolom komentar dibawah ini.

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.