Masalah Smartphone Baterai Non-Removable
Sumber Image : Android Community

Dianisa.com – Masalah Pada Smartphone Baterai Non-Removable dan Cara Mengatasinya. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, para vendor smartphone selalu punya akal agar smartphone buatannya terlihat lebih elegan, tipis, dan powerfull. Opsi baterai Non-removable menjadi baterai pilihan vendor agar praktis dan simple dalam mengatur tata ruang. Selain itu, kemampuan dalam charge yang cepat dan juga awet juga menjadi pertimbangan para vendor.

Baca Juga :

Masalah Pada Smartphone Non-Removable

Namun sayangnya, dibalik keunggulan dari Baterai Non-Removable, ada kekurangan yang membuat para pengguna selalu berhati – hati saat menggunakan smartphone untuk aktifitas yang berat. Berikut saya uraikan masalah yang umumnya bisa terjadi pada baterai Non-Removable.

1. Kesulitan Dalam Penggantian Baterai

Kekuatan daya baterai yang lemah karena umur smartphone/baterai yang lama membuat pengguna ingin melakukan penggantian baterai. Tapi sayangnya, mengganti baterai bukanlah perkara mudah, seseorang harus benar – benar ahli dalam membongkar dan memasang kembali smartphone dengan baterai tanam.

Umumnya, penggantian baterai dilakukan di Service Center, dan tentunya hal ini membutuhkan biaya tambahan karena baterai Non-Removable harganya juga cukup mahal.

2. Tidak Bisa Bermain Game Sepanjang Waktu

Yap, seorang gamers pastinya tidak bisa intensif dalam bermain game apabila smartphone yang dimilikinya menggunakan baterai tanam. Pengguna merasa takut nantinya baterai terjadi kerusakan karena keseringan main game. Lebihnya lagi, baterai tidak bisa dilepas, artinya pengguna tidak bisa gonta – ganti baterai.

Sayangnya, sekarang ini banyak vendor mengeluarkan baterai jenis tanam. Jadi, mau tidak mau seorang gamers harus menggunakan smartphone Non-Removable. Tentunya dengan penggunaan yang tidak melewati batas yang dianjurkan.

3. Penanganan Sulit Saat Smartphone Terjadi Hang

Umumnya, jika kita menggunakan baterai Removable, dan smartphone terjadi Hang maka pengguna bisa mengatasinya dengan mencabut baterai, kemudian pasang dan menyalakannya kembali. Dengan begitu smartphone akan normal kembali Tapi hal ini tidak berlaku pada Smartphone Non-Removable.

Adapun untuk Smartphone Non-Removable, pengguna harus menunggu selama mungkin sampai smartphone kembali normal dengan sendirinya. Atau jika bisa dilakukan restart maka bisa mencoba dengan melakukan restart (tapi kebanyakan tidak bisa direstart, walaupun tombol power di pencet berkali – kali).

4. Penggantian Baterai Membutuhkan Biaya Besar

Apabila terjadi masalah pada smartphone semisal daya cepat habis, sering restart, mati total, atau yang lainnya dan ternyata masalahnya ada pada baterai maka tentunya pengguna harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan penggantian pada baterai.

Umumnya, penggantian baterai dilakukan pada Service Center atau bisa juga dilakukan pada Tukang Serive HP yang berpengalaman. Siapkan uang dari ratusan hingga jutaan rupiah untuk penggantian baterai Non-Removable.

5. Kebanyakan Langsung Rusak Jika Kemasukan Air

Apabila smartphone kemasukan air atau jatuh ke dalam air maka biasanya akan terjadi kerusakan. Smartphone dengan baterai Non-Removable tidak bisa kita bongkar atau kita lepas sendirian. Jadi mau tidak mau anda harus berhati-hati. Jangan sampai smartphone anda kemasukan Air.

Tapi untuk sekarang ini, ada beberapa smartphone yang tahan dengan air, khusus untuk smartphone yang sudah mendapat Sertifikasi IP68 seperti Samsung Galaxy Note 8, Samsung Galaxy S8 Active, Motorola Moto Z2 Force Edition, LG Q8, Blackview BV8000 Pro, dan lainnya.

Baca Juga :

Itulah ulasan singkat mengenai beberapa masalah yang biasa terjadi pada smartphone baterai tanam. Tulis pendapat anda mengenai smartphone Non-Removable melalui kolom komentar dibawah ini. Terima kasih !!

Sumber : JalanTikus.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here