112 Quotes Pidi Baiq, Seniman Multitalenta Indonesia

Nama yang jarang di sebut di publik, ternyata ia adalah sosok yang multitalenta dalam karya sastra. Pidi Baiq adalah sosok cerdas yang telah menulis rangkaian kata romanse dalam seri novel Dilan yaitu Dilan untuk Milea.

Ia jugalah yang menulis cerita roman picisan seperti Dilan. Untuk mengenal sosok Pidi Baiq simak biografinya dibawah. Pidi Baiq berprofesi sebagai penulis, musisi, seniman dari Indonesia.

Biografi Pidi Baiq

Pidi Baiq ternyata bukan terlahir dari keluarga seniman namun ia memiliki jiwa seni yang mengalir deras di tubuhnya. Ia lahir di Bandung pada 08 Agustus 1972. Ayahnya yang menyukai majalah Bobo, tidak membuat Pidi Baiq tertarik.

Pidi Baiq mengasah kemampuannya dengan membuat ilustrasi karya sendiri. Hal itulah yang mampu mengasah kemampuan seninya. Ia juga memperdalam ilmunya dalam dunia seni di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung, namun ternyata ijazah kelulusannya yang berada di ITB tdiak pernah diambil.

Ia mengungkap setiap megisi seminar  “untuk kenang-kenangan bahwa aku pernah di sana”.

Mulai Suka Membaca

Pidi Baiq mahir dalam mengarang tulisan, namun diketahui ia jarang sekali membaca buku atau novel. Ia mulai menyukai sastra karena ibu dan saudara perempuannya yang telah berprofesi sebagai guru bahasa Indonesia yang sering meminjam buku-buku.

Quotes Pidi Baiq tentang Kehidupan
image source : pindainews.com

Buku yang telah dibacanya yaitu, karangan Sutan Takdir Alisjahbana, Taufik Ismail, Iwan Simatupang, dan WS Rendra. Ia sering mengarang puisi dari buku – buku yang telah ia baca, namun tidak kebanyakan teman-teman Pidi menyukai saat itu.

Namun ia tak berhenti untuk berkarya sastra, ia juga sering membaca cerpen karangan Sarlito Wirawan Sarwono dalam majalah Gadis. Kemudian tulisan Goenawan Muhammad juga menjadi favoritnya, karena sang ayah berlangganan majalah tempo.

Sifatnya yang Ingin Kebebasan

Saat berkuliah di ITB, Pidi Baiq memiliki sifat yang memberontak dan ingin kebebasan.

Masa itu terjadi saat rezim Orde Baru diatas pemimpin Soeharto. Pidi Baik membuat sekumpulan anggota dan ingin memiliki negara sendiri, ia menciptakan anggota Negara Kesatuan Republik The Panas Dalam bertempat di ruang seni seluas 80 meter persegi pada tahun 1995.

Anggota itu merupakan singkatan dari kepercayaan tiap anggota yaitu, aTHeis, Paganisme, NaSrani, HinDu, BuddA, isLAM (The Panas Dalam), ia membentuk itu untuk menerima setiap orang yang menganut berbagai keyakinan.

Saat itu penduduk yang mengikutinya 18 orang dan ia sendiri yang mengepalai sebagai Imam Besar negara itu.

Merilis Komik dan Banyak Buku

Pada tahun 1998 Pidi Baiq berhasil merilis komik berjudul Bandung, Pahlawan Pembela Kebetulan: Kasus Tikus Tarka, kemudian di tahun 1998 Pidi Baiq juga berprofesi sebagai illustrasi Prangko.

Pidi Baiq telah menghasilkan 17 judul prangko salah satunya menceritakan seri cerita rakyat.

Untuk beberapa buku yang pernah ia tulis yaitu, Drunken Mama, Drunken Monster, Drunken Marmut, dan Drunken Molen. Di buku-buku ini dikenal cerita kehidupan sehari-hari Pidi Baiq.

Untuk seri selanjutnya serial buku terkenal Dilan. Yaitu (Dilan : Dia Dilanku Tahun 1990, Dilan : Dia Dilanku Tahun 1991, dan Milea: Suara dari Dilan.

Bukubuku inilah yang menggema publik millenial khususnya karena cerita Dilan ini telah laris dalam serial perfilm an Indonesia, untuk yang ingin membaca keunikan cerita dalam Dilan bisa lebih lengkap untuk membaca seluruh seri bukunya.

Lihat Juga : 84 Quotes Tere Liye, Novelis Indonesia

Kata Kata Pidi Baiq

Sedikit ulasan mengenai sang novelis Pidi Baiq, untuk mengenal lebih jauh mengenai kehidupannya, anda bisa membaca buku-buku karya Pidi Baiq. Dibawah kumpulan kata kata Pidi Baiq untuk anda semuanya…

“Waktu akan membuatku lupa, tapi yang aku tulis akan membantu membuatku ingat.”

– Pidi Baiq

“Pikiran sesungguhnya bisa berperan mengubah perasaan menjadi ringan, juga sebaliknya.”

– Pidi Baiq

“Neraka adalah tempat yang disediakan untuk mereka yang lolos dari hukuman dunia.

– Pidi Baiq

“Tirani Kekuasaan sering akan menyalahkan Kebenaran apabila hal itu dianggap merongrong.”

– Pidi Baiq

“Manusia selalu ingn punya tempat khusus, bahkan hanya untuk tinjanya.”

– Pidi Baiq

“Ya inilah bumi, sebelum kita meninggalkannya. Tempatmu tumbuh, bersama yang lain, menjadi bagian dari cerita hidupmu, mudah-mudahan yang indah dikenang.”

– Pidi Baiq

“Orang yang kau anggap istimewa, mungkin akan menjadi biasa saja setelah kau dapatkan.”

– Pidi Baiq

“Jadi, Sia-sia kata-kata. Aku sedang setuju. Kita pernah senang. Harus lagi. Mari mulai.”

– Pidi Baiq

“Sesungguhnya aku ini masih muda, anak-anakkulah yang telah menyebabkan aku menjadi orangtua.”

– Pidi Baiq

“Aku bukan manusia sempurna, merasa tidak pantas menggunakan EYD, ejaan yang sudah disempurnakan.”

– Pidi Baiq

“Cinta kepada seseeorang adalah urusan perasaan, jika engkau ingin mendapatkannya, segera menjadi urusan pemikiran.”

– Pidi Baiq

“Istrimu adalah wanita yang sudah bersedia dinikah olehmu.”

– Pidi Baiq

“Kau akan mati, apa sebelum itu, supaya berguna saat di bumi.”

– Pidi Baiq

“Nabi Adam harusnya punya ibu untuk mengurusnya waktu bayi.”

– Pidi Baiq

“Puisi Khairil Anwar mungkin bagus, tetapi ia ada di masa lalu, hari ini adalah milikmu.”

– Pidi Baiq

“Kalau kau terlalu ambisius ingin berhasil, dengan sendirinya kau sedang menciptakan rasa takut mendapatkan kegagalan.”

– Pidi Baiq

“Kalau tujuan kuliah adalah untuk bekerja, ya setuju, bekerja menyelesaikan tugas kuliah.”

– Pidi Baiq

“Aku sering harus seperti gila untuk menjadi nyaman berkarya.”

– Pidi Baiq

“Ah, Bunda, siapa sih engkau? Cuma jantung di dalam hatiku.”

– Pidi Baiq

“Kebutuhan akan inspirasi adalah kebutuhan pelaku seni yang masih amatir.”

– Pidi Baiq

“Jangan marah-marah. Marah bikin susah. Kalau mau marah-marah, masuklah kau ke dalam tanah.”

– Pidi Baiq

Lihat Juga : 125 Quotes Najwa Shihab, Presenter Hebat Indonesia

“Kalau kamu benar, jangan merasa paling benar. Aku pun kalau salah, tidak akan merasa paling salah.”

– Pidi Baiq

“Pada dasarnya semua manusia itu bisa memasak, selama tujuannya untuk membuat masakan yang tidak enak.”

– Pidi Baiq

“Orang yang kau anggap istimewa, mungkin akan menjadi biasa saja setelah kau dapatkan.

– Pidi Baiq

“Rindu adalah cara yang baik untuk membuat yang dirindu makin menjadi mempesona.”

– Pidi Baiq

“Saat aku jengkel, aku akan melihat sifat buruk manusia termasuk diriku.”

– Pidi Baiq

“Masa lalu adalah urusan perasaaan, masa depan adalah urusan pemikiran.”

– Pidi Baiq

“Seni budaya tradisional yang kini diselenggarakan orang dengan serius adalah yang dulu diciptakan orang atas dasar bermain-main.”

– Pidi Baiq

“Kebenaran di sekolah selalu berada di luar diri siswanya, yaitu kunci jawaban namanya.”

– Pidi Baiq

“Membalas dengan tidak mengakui dia sebagai anakmu, kukira itu lebih adil daripada mengutuknya menjadi batu.”

– Pidi Baiq

“Kurang ajar! Selalu saja dia punya cara, untuk bisa membuat aku mencintainya. Merepotkan!”

– Pidi Baiq

“Dalam setiap keliaran bawah sadarku, aku ingin yakin ada bayanganku yg selalu bersujud kepadaNya, agar terlepas dari belenggu kesombongan.”

– Pidi Baiq

“Kebahagiaan secara teknis adalah tujuan pencapaian, tetapi juga bisa menyebabkan kecemasan karena takut itu akan berakhir.”

– Pidi Baiq

“Syair lagu The Panas dalam adalah suka cita kata-kata, untuk membungkus maksud yang sesungguhnya.”

– Pidi Baiq

“Tetap tenang, hanya itu caranya kalau kamu ingin tetap tenang.”

– Pidi Baiq

“Kalau kamu galau, kamu sedang menikmati keresahanmu, bukan sedang menyelesaikannya.”

– Pidi Baiq

“Seni itu, mungkin seperti aku rindu Amsterdam, tinggal kunikmati, tanpa harus kumengerti.”

– Pidi Baiq

“Sederhana itu tidak perlu harus lebih untuk merasa senang dan baik-baik saja.”

– Pidi Baiq

“Laut itu luas menyenangkan, ikannya warna-warni dan bikini di tepinya, tapi aku ini ikan air tawar, ketentramanku tinggal di empang.”

– Pidi Baiq

“Kemiskinan, mungkin bukan masalah bagi rakyat Indonesia, seandainya pejabatnya juga sama miskin.”

– Pidi Baiq

“Aku tahu aku tidak dapat mengubah kehidupan, tapi mungkin aku bisa mengubah cara pandangku terhadap kehidupan.”

– Pidi Baiq

“Silakan semua orang membenciku, aku masih punya diriku yang akan mencintaiku. Silakan diriku membenciku, aku tetap tenang, karen itu tak mungkin.”

– Pidi Baiq

“Kalau aku sudah pandai, aku tak akan rajin lagi, takut kembali ke awal proses untuk mencapai pangkal.”

– Pidi Baiq

“Jangan tanya apa yang sudah negara berikan padamu, tapi tanya apa yang sudah negara ambil darimu.”

– Pidi Baiq

“Ketika kau masuk ke dalam kepalaku, kau hanyalah image yang sesungguhnya tidak lebih indah seperti yang kubayangkan.”

– Pidi Baiq

“Kau pikir aku memperhatikanmu? Tidak, Sayang. Aku memperhatikan lingkunganmu, barangkali ada yg akan mngganggumu, kuhajar dia.”

– Pidi Baiq

“Meski yang dikatakannya bukan kata-kata cinta, tetapi mampu menumbuhkan rasa cinta.”

– Pidi Baiq

Lihat Juga : 80 Quotes Pramoedya Ananta Toer, Sastrawan Indonesia

“Orang tampan mendekati perempuan akan berbeda hasilnya dengan orang jelek, meskipun dilakukan dengan cara yang sama.”

– Pidi Baiq

“Justru kalau agamamu kuat, kau akan menghormati agama orang lain”

– Pidi Baiq

“Mungkinkah Malin Kundang terkenal kalau tidak durhaka?”

– Pidi Baiq

“Bumi yang selama ini kau injak-injak, adalah bumi yang terus berputar, menunggu waktu yg tepat untuk menelanmu.”

– Pidi Baiq

“Aku membuat band, bukan untuk terkenal, melainkan untuk bermain musik. ““Tangan dicuci dengan air, mulut dicuci dengan pisang. Aku melihat ada manusia yang membedakan tangan dan mulutnya dengan cara begitu setelah makan.”

– Pidi Baiq

“Aku harus pergi dulu dari rumah kalau aku ingin pulang ke rumah.”

– Pidi Baiq

“Aku mungkin salah, tapi bahagia ketika berkarya dengan berusaha menjauh dari prinsip-prinsip umum yang sama skali tidak mendasar.”

– Pidi Baiq

“Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.”

– Pidi Baiq

“Asal kamunya tetap ada di bumi, sudah cukup, udah bikin aku senang.”

– Pidi Baiq

“Dia baik, jadi aku takut menyakitinya.”

– Pidi Baiq

“Tujuan pacaran adalah untuk putus, bisa karena berpisah atau menikah.”

– Pidi Baiq

“Tapi kalau tidak ada kamu, aku suka rindu.”

– Pidi Baiq

“Rakyat adalah mulut yang menjadi bisu karena diambil suaranya waktu pemilu.”

– Pidi Baiq

“Jika hujan, aku tidak akan memberimu jaket. Sebab jika aku sakit, siapa yang akan menjagamu nanti.”

– Pidi Baiq

“Bahkan seorang pemabuk adalah guru bagiku, ketika dia teler dan nyungsep di comberan, dia mengajarkan aku untuk jangan jadi pemabuk.”

– Pidi Baiq

“Cinta itu dirasakan bukan dipikirkan, ia lebih butuh balasan dari pada alasan.”

– Pidi Baiq

“Aku adalah hujan, kalau tidak suka silahkan berteduh.”

– Pidi Baiq

“Jika doa bukan sebuah permintaan, setidaknya itu adalah sebuah pengakuan atas kelemahan diri manusia dihadapan Tuhannya.”

– Pidi Baiq

“Aku mencintaimu, biarlah ini urusanku. Bagaimana kamu dengan ku, terserah, itu urusanmu.”

– Pidi Baiq

“Kalau kamu ke Bandung di malam minggu atau pada waktu long week end, kamu tak akan menemukan Bandung yang sebenarnya.”

– Pidi Baiq

“Bukan Tuhan yang harus kau cari, tetapi jawaban, mengapa kau bodoh mencari yang sudah ada bersamamu.”

– Pidi Baiq

“Cinta itu indah, jika bagimu tidak… mungkin kamu salah memilih pasangan.”

– Pidi Baiq

“Kau pikir, aku tidak punya kata-kata buruk? Punya, tetapi tidak aku ungkapkan, karena aku bukan dirimu.”

– Pidi Baiq

“Aku selalu berdoa agar kau mau dengan ku. Ku rasa Tuhan lebih berkuasa dari pada kamu.”

– Pidi Baiq

“Mengapa istri harus bisa masak, padahal itu rumah tangga bukan rumah makan.”

– Pidi Baiq

“Jangan bilang ada orang yang menyakitimu, nanti besoknya orang itu akan hilang.”

– Pidi Baiq

“Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahu ku? Agar aku bisa langsung berlari menemuimu.”

– Pidi Baiq

“Ketika malam, semua berkumpul dalam kepala, lebih berwarna, lebih hidup. Ya. Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika bisu.”

– Pidi Baiq

“Bagi kami yang jelek, sudah siap kalau besok jadi cakep. Yang cakep, siap gak kalau besok jadi jelek? Enggak kan? Enggak kan? Payah.”

– Pidi Baiq

Lihat Juga : 100 Quotes Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke-6

“Angin untuk meniup rambutmu, aku untuk mencintaimu.”

– Pidi Baiq

“Santai di dalam pembawaan, serius di dalam pemikiran, yaitu sangat baik.”

– Pidi Baiq

“Hatimu milikmu, kamu tuannya. Mau merasa senang atau tidak kamu yang menentukan.”

– Pidi Baiq

“Musik adalah perasaan yang bisa didengar.”

– Pidi Baiq

Jika keberhasilan karyamu diukur dari banyaknya rating, maka kau bukan seniman, melainkan buruh seni.”

– Pidi Baiq

“Bersatu untuk nafsu kekuasaan. Berpolitik untuk kepentingan sendiri. Berkuasa untuk meraih kenikmatan. Berkampanye untuk meraih semua itu.”

– Pidi Baiq

“Rindu itu berat biar aku saja yang menanggungnya.”

– Pidi Baiq

” Di atas kita kini langit, di atas kita nanti tanah.”

– Pidi Baiq

“Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli.”

– Pidi Baiq

“Tidak ada satu pun manusia yg ingin dihina, aku juga, tetapi ketika aku ingin dipuji aku merasa sedang menghina diriku sendiri.”

– Pidi Baiq

“Cinta lebih mudah dirasakan daripada harus dimengerti, itulah mungkin mengapa lebih butuh balasan daripada alasan.”

– Pidi Baiq

“Aku tidak ingin mengekangmu, terserah! Bebas kemana engkau pergi, yang penting aku ikut.”

– Pidi Baiq

“Murid yang nyontek mungkin disebabkan oleh karena mereka merasa dirinya bukan mesin yang bisa hafal semua.”

– Pidi Baiq

“Manusia sempurna adalah justru yang memiliki kekurangan dan kelebihan.”

– Pidi Baiq

“Ayam adalah binatang cerdas, dia tau bagaimana caranya masuk ke dalam rumah tanpa bisa kuusir, menyamar menjadi ayam goreng.“

– Pidi Baiq

“Kesenangan bukan dicari, tetapi diciptakan.”

– Pidi Baiq

“Tanpa nasi, hanya akan ada onalisme, tak akan ada nasionalisme.”

– Pidi Baiq

“Kalau ingin aman berjalan di tengah malam, kau jangan berjalan merangkak seperti seorang maling.”

– Pidi Baiq

“Jangan pergi jauh-jauh, kan ada darahku di tubuhmu.”

– Pidi Baiq

“Kesalahanku adalah ketika aku merasa paling benar.”

– Pidi Baiq

“Kita mncintai tanah air, orang asing mencintai apa yang dikandungnya. Kita mendapat tanah longsor dan air banjir, orang asing mendapat intan emas berlian.”

– Pidi Baiq

“Kalau karena aku bangun siang, nanti rizkiku dipatok ayam. Biarlah, nanti ayamnya kumakan juga.”

– Pidi Baiq

“Pergi keluar rumah untuk apa pun yang engkau lakukan, tujuannya adalah kembali ke kamar tidur.”

– Pidi Baiq

“Sakit hati sebetulnya adalah potensi kreativitas, setidaknya dengan itu kau bisa membuat puisi.”

– Pidi Baiq

“70 kali hatam membaca obat ramuan pengobatan, tidak akan menyembuhkan lukamu sampai engkau mempraktekannya.”

– Pidi Baiq

“Ya itu dia, ketika kamu sibuk berpikir mencari inspirasi, orang lain justru sedang berkarya tanpa banyak pikiran.”

– Pidi Baiq

“Semua orang bisa menarik gas sekuat dia bisa, sampai 3000 cc, tapi yang membuat ngebut adalah nyali.”

– Pidi Baiq

“Pada awalnya cinta itu bisa melihat, menjadi buta karena masuk ke dalam hati yang paling dalam.”

– Pidi Baiq

Lihat Juga : 68 Quotes Rocky Gerung, Pengamat Politik Indonesia

“Untuk berkembangnya sebuah kebudayan, dibutuhkan seorang pemberontak.”

– Pidi Baiq

“Aku adalah highlander, hidupku sudah 125 ribu kali, ini yang trakhir kali di bumi hanya untuk mencintaimu.”

– Pidi Baiq

“Ya Allah, mudah-midahan sederhana, tetapkanlah pikiran kami selalu melangit. Dan, dengan hati yang terus membumi.

– Pidi Baiq

“Perempuan menyukai karena mendengar, laki-laki menyukai karena melihat.”

– Pidi Baiq

“Mudah-mudahan kita kuat, sekuat kehidupan, cinta dan pemahaman. Kegagalan dan merasa sedih tidak selalu berarti kekalahan.”

– Pidi Baiq

“Mungkin ada orang yang menulis untuk mengatakan kata hatinya, maafkan aku kalau salah, karena aku menulis untuk mndengarkan kata hatiku.”

– Pidi Baiq

“Sahabat adalah dirimu yang kedua.”

– Pidi Baiq

“Kukira, aku tidak akan pernah berada di masa depan, karena nyatanya, aku selalu berada di hari ini, yang harus lebih baik dari kemarin.”

– Pidi Baiq

NOTE: Kutipan diambil dari beragam sumber.

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. All fields are required.