115 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Untuk Jawaban Interview

Ketahui contoh jawaban dari pertanyaan kelebihan dan kekurangan saat interview pekerjaan berikut ini!

Pernahkah Anda merasa gugup saat melakukan interview? Lalu, bagaimana cara Anda untuk mengatasi rasa gugup tersebut? Berbicara mengenai rasa gugup, semua orang tidak akan terlepas dengan hal ini. Dan untuk mengatasinya, semua orang memiliki tips yang berbeda-beda. Ada yang mengatasi rasa gugup dengan cara harus minum air putih terlebih dulu, ada yang membutuhkan tempat tenang untuk menghilangkan rasa gugup dan yang pastinya, Anda harus dalam kondisi tenang dan rileks. Salah satu cara umum untuk mengatasi rasa gugup yaitu melatih diri Anda dengan pertanyaan wawancara umum dan praktikkan jawaban Anda. Ini akan membantu Anda merasa lebih siap saat berbicara dengan pewawancara.

Biasanya orang akan merasa gugup di situasi yang mencekam atau situasi yang belum pernah dialami sebelumnya, seperti berbicara di tempat umum, mengajar di depan murid, dan yang satu ini tentu sudah banyak dirasakan oleh sebagian orang yang sedang mencari pekerjaan yaitu tahap interview. Rasa gugup ini adalah respons alami terhadap situasi yang dianggap penting atau menentukan. Ketika Anda merasa gugup, tubuh Anda melepaskan hormon stres seperti adrenalin, yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir dan berbicara Anda. Artikel ini akan memberikan tips untuk mengatasi rasa gugup saat melakukan wawancara pekerjaan hingga contoh jawaban kelebihan dan kekurangan diri sendiri.

Ringkasan

  • Interview (dalam bahasa Indonesia sering disebut “wawancara”) adalah proses komunikasi formal di mana seseorang atau sekelompok orang bertanya dan memperoleh jawaban dari seseorang atau sekelompok orang lain.
  • Beberapa langkah untuk mengatasi rasa gugup yaitu mempersiapkan diri dengan baik, praktik dan berlatih, fokus, berbicara dengan tenang dan rileks.
  • Beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan wawancara kerja yaitu datang terlambat, pakaian tidak sopan, tidak profesional, berbicara negatif terkait pekerjaan sebelumnya dan lain-lainnya.
  • Beragam contoh untuk menjawab pertanyaan terkait kelebihan dan kekurangan di berbagai posisi pekerjaan.

Lihat Juga : Contoh Makalah Singkat

Apa itu interview?

Apa itu Interview Pekerjaan
Sumber Gambar : flexjobs.com

Interview (dalam bahasa Indonesia sering disebut “wawancara”) adalah proses komunikasi formal di mana seseorang atau sekelompok orang bertanya dan memperoleh jawaban dari seseorang atau sekelompok orang lain. Wawancara dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam dunia kerja, penelitian, media, dan banyak lagi.

Dalam konteks pencarian pekerjaan, “wawancara” mengacu pada pertemuan antara seorang calon pekerja (pelamar) dan pewawancara atau tim perekrutan yang biasanya merupakan perwakilan dari perusahaan atau organisasi yang sedang mencari karyawan baru. Tujuan dari wawancara kerja adalah untuk mengevaluasi apakah calon tersebut cocok untuk posisi yang ditawarkan, serta untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kualifikasi, pengalaman, dan kepribadian calon. Wawancara kerja biasanya melibatkan pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk mengungkapkan informasi ini, serta untuk menilai kemampuan berkomunikasi dan kesesuaian budaya.

Lihat Juga : Contoh Soal Sinonim dan Antonim

Bagaimana cara mengatasi agar tidak gugup saat wawancara kerja?

Mengatasi Kegugupan Saat Wawancara Kerja
Sumber Gambar : campbellcompay.com

Beberapa orang berpendapat bahwa interview adalah tahapan yang paling dicemaskan oleh banyak orang. Mengapa demikian? Karena pada saat interview sedang berlangsung akan muncul rasa gugup dan nge blank, dan hal ini membuat seseorang tidak bisa menjawab pertanyaan dari interviewer dengan baik. Namun, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi rasa gugup ini dalam situasi seperti wawancara pekerjaan:

  • Persiapan yang Baik – Salah satu cara terbaik untuk mengatasi kecemasan adalah dengan persiapan yang baik. Pelajari tentang perusahaan, posisi yang Anda lamar, dan pertanyaan yang mungkin akan diajukan. Dengan persiapan yang matang, Anda akan merasa lebih percaya diri.
  • Praktik – Praktikkan jawaban Anda untuk pertanyaan wawancara umum. Ini akan membantu Anda merasa lebih siap dan mengurangi kemungkinan terjebak dalam keheningan atau kebingungan.
  • Latihan Berbicara di Depan Orang Lain – Cobalah untuk berbicara di depan teman, keluarga, atau mentor Anda sebelum wawancara. Ini dapat membantu Anda merasa lebih nyaman berbicara di depan orang lain.
  • Teknik Relaksasi – Pelajari teknik relaksasi seperti pernapasan dalam-dalam atau meditasi yang dapat membantu Anda meredakan kecemasan sebelum dan selama wawancara.
  • Berfokus pada Pesan Anda – Ingatlah bahwa tujuan utama wawancara adalah untuk membagikan informasi tentang diri Anda dan mengapa Anda cocok untuk pekerjaan tersebut. Cobalah untuk fokus pada pesan Anda daripada terlalu khawatir tentang kesalahan atau kebingungan kecil.
  • Ingatkan Diri Anda Bahwa Kecemasan Normal – Ingatkan diri Anda bahwa hampir semua orang mengalami rasa gugup dalam situasi wawancara. Ini adalah hal yang normal, dan pewawancara sering memahami itu.
  • Berbicara dengan Jelas dan Tenang – Cobalah untuk berbicara dengan jelas dan tenang. Jangan terburu-buru dalam menjawab pertanyaan. Berikan diri Anda waktu untuk memikirkan jawaban Anda.
  • Bersikap Positif – Cobalah untuk menjaga sikap yang positif dan percaya diri. Pikirkan tentang kekuatan dan pencapaian Anda sebagai referensi untuk merasa lebih percaya diri.

Ingatlah bahwa kecemasan adalah hal yang alami, dan sering kali sedikit kecemasan dapat membantu Anda tetap fokus dan berkinerja lebih baik. Yang terpenting adalah bagaimana Anda mengelola kecemasan tersebut dan menggunakan energi tersebut untuk tampil sebaik mungkin dalam wawancara. Dengan latihan dan persiapan yang baik, Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menghadapi situasi wawancara dengan percaya diri.

Lihat Juga : Contoh Soal TKD dan Value Core BUMN

Apa saja yang harus dihindari saat melakukan wawancara kerja?

Hal Yang Perlu Dihindari Saat Wawancara Kerja
Sumber Gambar : gethow.org

Saat melakukan wawancara kerja, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar Anda memberikan kesan yang positif kepada pewawancara dan meningkatkan peluang Anda untuk berhasil dalam proses seleksi. Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat melakukan wawancara kerja:

1. Terlambat atau tidak tepat waktu

Usahakan untuk tiba tepat waktu atau bahkan beberapa menit lebih awal. Terlambat bisa memberikan kesan buruk kepada pewawancara dan menunjukkan kurangnya keteraturan.

2. Pakaian tidak pantas

Penting untuk berpakaian dengan sesuai dengan budaya dan norma perusahaan yang Anda lamar. Hindari berpakaian terlalu santai atau terlalu mencolok. Sebaiknya lebih baik berpakaian agak lebih formal daripada terlalu kasual jika Anda ragu.

3. Ketidakprofesionalan dalam penampilan

Pastikan penampilan Anda rapi dan bersih. Hindari mengenakan pakaian yang kusut atau tidak terawat, serta pastikan rambut dan kuku Anda dalam kondisi baik.

4. Kurangnya persiapan

Salah satu kesalahan terbesar adalah datang ke wawancara tanpa persiapan yang memadai. Persiapkan diri dengan menjelajahi perusahaan, memahami posisi yang Anda lamar, dan merinci pengalaman dan keterampilan yang relevan.

5. Berbicara negatif tentang pekerjaan sebelumnya

Hindari berbicara negatif tentang pengalaman kerja sebelumnya atau mantan atasan Anda, bahkan jika Anda memiliki pengalaman yang buruk. Fokuslah pada hal-hal positif dan apa yang Anda pelajari dari pengalaman tersebut.

6. Tidak mendengarkan dengan seksama

Dengarkan pertanyaan dari pewawancara dengan seksama sebelum menjawab. Hindari menjawab dengan terburu-buru atau memotong pertanyaan mereka.

7. Menyebutkan masalah keuangan atau gaji terlalu awal

Menyebutkan gaji atau masalah keuangan terlalu awal dalam wawancara dapat memberikan kesan bahwa Anda lebih peduli tentang uang daripada pekerjaan itu sendiri. Biarkan pembicaraan tentang kompensasi muncul dari pihak pewawancara.

8. Berbicara terlalu banyak atau terlalu sedikit

Cobalah untuk menjaga keseimbangan dalam berbicara. Hindari monolog panjang yang melelahkan atau jawaban yang terlalu singkat dan tidak informatif.

9. Menunjukkan kurangnya minat atau motivasi

Penting untuk menunjukkan minat yang tulus dalam pekerjaan dan perusahaan yang Anda lamar. Hindari memberikan kesan bahwa Anda hanya melamar pekerjaan tersebut sebagai pilihan terakhir.

10. Tidak mempersiapkan pertanyaan

Pewawancara sering mengajukan pertanyaan apakah Anda memiliki pertanyaan untuk mereka. Persiapkan pertanyaan yang relevan tentang perusahaan, tim, atau posisi tersebut sebagai tanda minat dan persiapan Anda.

11. Berbicara negatif tentang diri sendiri

Jangan mengkritik atau meremehkan diri sendiri. Fokus pada pencapaian dan keterampilan Anda.

12. Sikap tidak profesional atau tidak menghormati

Selalu pertahankan sikap yang profesional dan hormati pewawancara, bahkan jika Anda merasa kurang nyaman atau tidak setuju dengan sesuatu yang mereka katakan.

13. Menyebutkan pertanyaan terlarang

Hindari pertanyaan tentang usia, status pernikahan, kehamilan, atau aspek pribadi lainnya yang tidak relevan dengan pekerjaan.

Menghindari perilaku di atas dapat membantu Anda memberikan kesan yang lebih positif dan profesional kepada pewawancara Anda. Ingatlah bahwa wawancara adalah kesempatan untuk memamerkan diri Anda sebagai kandidat yang ideal untuk posisi tersebut, jadi persiapkan diri Anda dengan baik dan berperilaku secara profesional sepanjang proses wawancara.

Lihat Juga : Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Bagaimana jawaban yang tepat dan benar untuk menjawab pertanyaan kelebihan dan kekurangan diri sendiri?

Contoh Jawaban Interview Tentang Kelebihan Kekurangan
Sumber Gambar : ivyexec.com

Jawaban yang tepat dan benar untuk pertanyaan tentang kelebihan dan kekurangan diri Anda dalam konteks wawancara kerja harus mencerminkan pemahaman yang jujur tentang diri Anda dan sekaligus menunjukkan bagaimana Anda dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Berikut adalah panduan tentang bagaimana menjawab pertanyaan ini:

Kelebihan (Strenght)

  • Berpikiran terbuka dan terima terhadap ide-ide baru
  • Menghargai pendapat orang lain
  • Mampu bekerja sama dengan tim
  • Mampu berkomunikasi dengan baik
  • Memiliki empati yang tinggi
  • Mampu mengendalikan emosi dengan baik
  • Memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi
  • Memiliki motivasi yang tinggi
  • Memiliki kemampuan belajar yang tinggi
  • Memiliki kemampuan memecahkan masalah yang baik
  • Mampu bekerja dengan tepat waktu dan efisien
  • Memiliki kemampuan mengorganisir yang baik
  • Memiliki kemampuan mengelola waktu yang baik
  • Memiliki kemampuan mengatur diri sendiri
  • Memiliki kemampuan mengontrol diri sendiri
  • Memiliki kemampuan mengelola stres dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengontrol emosi dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik
  • Memiliki kemampuan memimpin yang baik
  • Memiliki kemampuan mengambil keputusan yang baik
  • Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
  • Memiliki kemampuan pembelajaran yang cepat
  • Memiliki kemampuan multitasking yang baik
  • Memiliki kemampuan menghafal yang baik
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan tepat
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan efisien
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas tinggi
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan teliti
  • Memiliki kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan tidak mudah menyerah
  • Memiliki kemampuan mengelola proyek dengan baik
  • Memiliki kemampuan presentasi yang baik
  • Memiliki kemampuan negosiasi yang baik
  • Memiliki kemampuan mengelola konflik dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengelola waktu yang efektif
  • Memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan efektif
  • Memiliki kemampuan mengelola stres dengan efektif
  • Memiliki kemampuan mengontrol emosi dengan efektif
  • Memiliki kemampuan mengontrol diri sendiri dengan baik
  • Memiliki kemampuan memimpin dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat
  • Memiliki kemampuan mengelola perubahan dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengelola situasi yang sulit dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengelola orang lain dengan baik
  • Memiliki kemampuan mengelola diri sendiri dengan efektif
  • Memiliki kemampuan mengelola proyek dengan efektif
  • Memiliki kemampuan mengelola waktu yang efisien
  • Memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan efisien
  • Memiliki kemampuan mengelola stres dengan efisien
  • Memiliki kemampuan mengontrol emosi dengan efisien.
  • Kemampuan memimpin
  • Kemampuan komunikasi
  • Public speaking
  • Problem sovling atau pemecah masalah
  • Time management skills
  • Analytical skill
  • Cepat beradaptasi
  • Berpikir kreatif
  • Senang belajar hal baru
  • Dapat bekerja secara tim
  • Bekerja dengan detail
  • Open minded
  • Empati
  • Multitasking
  • Sabar
  • Ramah
  • Jujur
  • Disiplin
  • Memiliki sikap tanggung jawab yang tinggi
  • Ambisius
  • Presentation skills
  • Optimis
  • Humoris
  • Profesional
  • Aktif berkolaborasi
  • Kerapian
  • Kemampuan interpersonal yang baik
  • Passion pada bidang yang dilamar
  • Menguasai berbagai hard skill
  • Memiliki kepribadian  yang menyenangkan
  • Independent
  • Bisa diandalkan
  • Konsisten
  • Tenang dan tidak terburu-buru
  • Teliti
  • Berinisiatif tinggi
  • Leadership
  • Berpenampilan menarik
  • Berdedikasi penuh dengan pekerjaan
  • Penuh energik

Kekurangan (Weakness)

  • Kurang sabar
  • Mudah marah
  • Sulit memaafkan
  • Mudah cemas atau stres
  • Kurang percaya diri
  • Mudah tersinggung
  • Mudah merasa cemburu
  • Kurang toleransi terhadap perbedaan
  • Kurang fleksibel
  • Kurang kreatif
  • Kurang terbuka terhadap ide-ide baru
  • Kurang terorganisir
  • Kurang teratur
  • Kurang teratur dalam mengelola waktu
  • Kurang teratur dalam mengelola keuangan
  • Kurang teratur dalam mengelola stres
  • Kurang teratur dalam mengontrol emosi
  • Kurang teratur dalam mengontrol diri sendiri
  • Kurang teratur dalam memimpin
  • Kurang teratur dalam mengambil keputusan
  • Kurang komunikatif
  • Kurang adaptif
  • Kurang toleransi terhadap perbedaan
  • Kurang fleksibel
  • Kurang kreatif
  • Kurang terorganisir dalam mengelola pekerjaan
  • Kurang teratur dalam mengelola waktu
  • Kurang teratur dalam mengelola keuangan
  • Kurang teratur dalam mengelola stres
  • Kurang teratur dalam mengontrol emosi
  • Kurang teratur dalam mengontrol diri sendiri
  • Kurang teratur dalam memimpin
  • Kurang teratur dalam mengambil keputusan
  • Kurang memiliki inisiatif
  • Kurang memiliki kemampuan memecahkan masalah
  • Kurang memiliki kemampuan memimpin
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola waktu
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola keuangan
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola stres
  • Kurang memiliki kemampuan mengontrol emosi
  • Kurang memiliki kemampuan mengontrol diri sendiri
  • Kurang memiliki kemampuan mengambil keputusan
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola proyek
  • Kurang memiliki kemampuan presentasi
  • Kurang memiliki kemampuan negosiasi
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola konflik
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola perubahan
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola situasi yang sulit
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola orang lain
  • Kurang memiliki kemampuan mengelola diri sendiri dengan efektif
  • Kurang menguasai bahasa asing
  • Minim pengalaman
  • Sulit beradaptasi
  • Kurang teliti
  • Pribadi yang pelupa
  • Kurang cekatan
  • Tidak langsung faham ketika dijelaskan
  • Kurang menguasai bidang yang diberikan
  • Moody an
  • Sering kecewa berlebihan
  • Individual
  • Sulit mengelola waktu antara pekerjaan dengan kehidupan
  • Enggan meminta bantuan
  • Mudah lelah
  • Tidak suka diatur
  • Tidak sabaran
  • Egois
  • Sulit percaya dengan orang lain
  • Mudah tersinggung
  • Kurang kompetitif
  • Keras kepala
  • Tidak bisa menghadapi perubahan dengan baik
  • Tidak bisa menyelesaikan konflik dengan baik
  • Tidak bisa mengatasi kegagalan dengan baik
  • Tidak bisa mengendalikan emosi
  • Tidak suka menerima kritik
  • Kurang kreatif dalam mencari solusi
  • Sering menunda-nunda pekerjaan
  • Tidak memiliki kemampuan berpikir secara logis
  • Tidak memiliki kemampuan berpikir secara kritis
  • Tidak suka mengambil risiko
  • Tidak menyukai tantangan
  • Kurang tepat waktu
  • Introvert
  • Suka overthinking
  • Mudah gugup
  • Sulit untuk mengambil keputusan
  • Susah untuk berkata tidak

Lihat Juga : Contoh Kata Pengantar

Contoh menjawab interview tentang kelebihan dan kekurangan berdasarkan lowongan pekerjaan

Cara Menjawab Pertanyaan Kelebihan Kekurangan
Sumber Gambar : insightglobal.com

Berikut ini adalah contoh untuk menjawab interview tentang kelebihan dan kekurangan dengan baik dan benar yang dikutip dari sahalion.com, yaitu:

1. Melamar di posisi customer service

Untuk menjawab kelebihan dan kekurangan di posisi Customer Service, Anda dapat menggunakan contoh ini sebagai referensi:

Kelebihan

Saya seorang yang disiplin, selalu menghargai waktu dengan baik. Saya juga memiliki kemampuan komunikasi dan problem solving yang baik karena di pekerjaan saya sebelumnya selalu berinteraksi dengan orang banyak. 

Kekurangan

Dan untuk kekurangan saya orang kurang terorganisir, jadi perlu membuat semacam catatan untuk membantu mempermudah pekerjaan saya, saya tidak bisa bekerja deadline jadi harus membuat to-do-list untuk pekerjaan saya dan saya juga tidak bisa design tapi saya saat ini mulai belajar menggunakan Canva untuk belajar skill yang baru.

2. Melamar di posisi social media specialist

Untuk menjawab kelebihan dan kekurangan di posisi Social Media Specialist, Anda dapat menggunakan contoh ini sebagai referensi:

Kelebihan

Saya orang yang berpikir kreatif, karena saya suka mencari ide yang out-of-the-box terutama saat merancang konten media sosial. Saya juga memiliki time management skill yang baik sehingga bisa memprioritaskan pekerjaan saya dan saya juga memiliki kemampuan bahasa Inggris tingkat intermediate untuk menunjang pekerjaan saya.

Kekurangan

Sedangkan untuk kekurangan, saya kurang terjebak dalam detail saat merancang konten, jadi terkadang saya perlu membagikan progres pekerjaan saya ke teman dengan bantuan aplikasi seperti Trello. Saya juga kadang terlalu fokus sehingga perlu membuat calender planner untuk membantu membuat jadwal pekerjaan saya, dan terakhir saya kurang bisa menghitung cepat jadi perlu membutuhkan kalkulator untuk menghitung. 

3. Melamar di posisi staff administrasi

Untuk menjawab kelebihan dan kekurangan di posisi Staff Administrasi, Anda dapat menggunakan contoh ini sebagai referensi:

Kelebihan

Salah satu kelebihan terbesar saya adalah keterampilan organisasi yang kuat. Saya sangat rapi dan detail dalam pekerjaan saya, yang membantu saya mengelola berkas, jadwal, dan tugas administrasi dengan efisien. Ini memungkinkan saya untuk tetap teratur dan menjalankan tugas-tugas administratif dengan akurat.

Kekurangan

Terkadang, karena fokus pada detail, saya bisa terlalu lambat dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Saya sedang bekerja untuk menjadi lebih efisien dengan mengidentifikasi tugas yang memerlukan perhatian mendetail yang ekstra dan tugas yang dapat diselesaikan dengan lebih cepat.

4. Melamar di posisi HRD

Untuk menjawab kelebihan dan kekurangan di posisi HRD, Anda dapat menggunakan contoh ini sebagai referensi:

Kelebihan

Memiliki pemahaman yang kuat tentang hukum kerja, peraturan, dan kebijakan SDM penting untuk memastikan perusahaan mematuhi aturan yang berlaku dan menerapkan kebijakan yang adil. Mampu berkomunikasi dengan berbagai tingkatan dalam organisasi, mulai dari karyawan hingga manajemen puncak. Kemampuan komunikasi yang kuat membantu dalam memfasilitasi interaksi antar karyawan dan memahami kebutuhan mereka.

Kekurangan

Kurang bisa memberikan umpan balik yang sulit kepada karyawan atau manajer. Kesulitan tersebut dapat memberikan kelemahan bagi saya, terutama jika itu menghambat tindakan yang diperlukan. Untuk itu, saya mengatasi kekurangan saya tersebut dengan cara berdiskusi bersama rekan kerja dan bertukar pikiran.

Lihat Juga : Contoh Majas Metafora

Penutup

Dalam wawancara kerja, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan seperti kemampuan berkomunikasi yang kuat atau keterampilan teknis yang mendalam dapat menjadi nilai tambah bagi calon karyawan. Namun, kekurangan seperti kurangnya pengalaman atau kesulitan dalam mengelola beban pikir atau stres dapat menjadi sebuah tantangan. Dengan demikian, yang paling penting adalah bagaimana Anda mengelola dan mengembangkan diri dari kekurangan tersebut. Oleh karena itu, dalam wawancara kerja, penting untuk selalu jujur tentang diri sendiri, menunjukkan kemampuan belajar, dan tekad untuk terus berkembang, sehingga menjadi perusahaan akan berpikir bahwa Anda adalah aset berharga.

Bagaimana cara agar interview berjalan dengan baik?

Agar wawancara berjalan dengan baik dan meningkatkan peluang Anda untuk berhasil, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda yaitu melakukan persiapan dengan baik, selalu berlatih, menyiapkan jawaban yang singkat dan profesional.

Apa yang harus dilakukan setelah mengikuti wawancara?

Setelah wawancara selesai, ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengikuti proses dan memaksimalkan peluang Anda yaitu mengirim ucapan terima kasih melalui E-mail atau WhatsApp.

Apa yang akan terjadi jika datang terlambat saat wawancara kerja?

Jika Anda terlambat saat melakukan wawancara kerja, hal ini dapat memberikan kesan buruk kepada pewawancara. Salah satu dampaknya yaitu kesempatan kerja terlewat, dinilai tidak profesional, hingga dapat membuat diri Anda tidak menjawab pertanyaan dengan baik.


Penulis : Elly Abriyanti Widyaningrum | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Elly Abriyanti Widyaningrum

Elly Abriyanti Widyaningrum adalah penulis artikel di dianisa.com yang berfokus pada topik umum, seperti lifestyle, pendidikan, dan lainnya. Selain menjadi penulis lepas, ia juga seorang tutor privat, content planner dan executive administrasi di Distributor Utama SR12 Skincare.

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. Logo Universitas Tarumanagara (UNTAR) PNG, CDR, AI, EPS, SVG (Free Download)

    Berikut kami bagikan link download logo Universitas Tarumanagara PNG, CDR, AI, EPS, SVG terbaru yang bisa…
  2. Logo Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta PNG, CDR, AI, EPS, SVG (Free Download)

    Berikut kami bagikan link download logo Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta PNG, CDR, AI, EPS, SVG…
  3. Logo UIN Raden Fatah Palembang PNG, CDR, AI, EPS, SVG (Free Download)

    Berikut kami bagikan link download logo UIN Raden Fatah Palembang PNG, CDR, AI, EPS, SVG terbaru…