Manus resmi mengumumkan kemitraan data pertamanya dengan Similarweb untuk memperkuat kapabilitas analisis riset pada platform mereka.
Integrasi ini memungkinkan pengguna Manus Pro untuk mengakses intelijen digital tepercaya secara langsung guna mendapatkan wawasan pasar yang lebih mendalam dan akurat.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai fitur baru hasil kemitraan ini:
Langkah strategis ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi profesional pemasaran dan analis bisnis yang mengandalkan Manus untuk mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data.
Manus resmi menghadirkan Advanced SEO Support ke dalam Manus Web App, memungkinkan pengguna mengoptimalkan situs mereka tanpa repot mengatur konfigurasi teknis.
Fitur baru ini membantu menganalisis kekurangan SEO pada website—mulai dari struktur halaman, metadata, kecepatan, hingga kualitas konten—sehingga pengguna dapat mengetahui area mana yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan peringkat mesin pencari.
Dengan pembaruan ini, Manus mendorong situs pengguna menjadi mesin pertumbuhan yang lebih efektif dan berorientasi trafik.
Google Search Console (GSC) baru saja memperkenalkan pembaruan penting pada laporan Performa-nya, yakni penambahan opsi tampilan data mingguan dan bulanan.

Fungsionalitas baru ini memungkinkan pengguna menyesuaikan agregasi waktu pada semua grafik performa. Tujuannya adalah untuk membantu webmaster menghaluskan fluktuasi (perubahan) harian yang terjadi, sehingga mereka dapat lebih fokus melihat tren keseluruhan lalu lintas yang masuk ke situs web mereka.
Fitur ini diumumkan melalui blog Google Developers.
Google memperkenalkan eksperimen baru di Search Console — kini para pemilik situs bisa melihat performa pencarian dari situs web dan saluran sosial (seperti YouTube, TikTok, Instagram) dalam satu tampilan terpadu lewat tab Search Console Insights.
Pembaruan ini memungkinkan pemantauan klik, tayangan (impressions), trending konten, dan kueri populer dari seluruh platform sosial terkait langsung di dalam dashboard Search Console, sehingga memudahkan analisis dan strategi konten yang menyeluruh.
Adobe mengumumkan bakal membeli platform SEO dan visibilitas merek Semrush dengan nilai transaksi sekitar US$ 1,9 miliar atau US$ 12 per saham. Akuisisi ini bagian dari strategi Adobe untuk memperkuat portofolio pemasaran digitalnya dengan teknologi AI, khususnya untuk menggabungkan optimisasi SEO tradisional dengan generative engine optimization (GEO).
Adobe adalah pemimpin industri dalam membantu pemasar menciptakan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi dalam skala besar. Dengan hadirnya LLM dan pencarian berbasis AI, merek perlu memahami di mana dan bagaimana pelanggan mereka berinteraksi di saluran-saluran baru ini," ujar Bill Wagner, CEO Semrush
Salah satu tulisan menarik dari Tohbie Adelaja mungkin menarik untuk dibaca. SEO mungkin sudah mati dan kita tidak bisa terus berharap banyak dari SEO untuk mendapatkan keuntungan. Attention Economy mulai mengubah cara manusia mendapatkan informasi, orang akan lebih suka menonton video singkat "cara cepat kaya" di TikTok atau YouTube ketimbang membaca artikel tips menghasilkan uang dari internet.
Mau menulis artikel 1.000-2.000 kata dan berharap bisa menang di Google? Saat ini itu tidak semudah dulu.
Ini adalah cara kuno yang sudah tidak relevan lagi. Apalagi jika situs yang Anda kelola adalah situs baru, Google bisa saja menilai situs tersebut sebagai untrustworthy.