Setelah hampir delapan tahun beroperasi secara independen, Realme resmi kembali berada di bawah naungan OPPO sebagai sub-brand. Langkah strategis yang diumumkan pada 7 Januari 2026 ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya, menekan biaya operasional, serta memperkuat koordinasi antara OPPO, Realme, dan OnePlus di tengah persaingan pasar smartphone dunia yang kian ketat.
Dalam struktur baru ini, OPPO akan bertindak sebagai merek utama, sementara Realme dan OnePlus akan menjadi dua sub-brand pendamping dengan strategi pasar yang tetap berbeda.
Meski terintegrasi secara organisasi, identitas Realme sebagai merek yang menyasar anak muda dipastikan tidak akan berubah.
Berikut adalah poin-poin penting terkait integrasi ini:
Kemitraan ini menandai kembalinya Realme ke "akar" asalnya, mengingat merek ini pertama kali memulai debutnya sebagai salah satu lini produk OPPO pada tahun 2018 sebelum akhirnya memisahkan diri. Bagi konsumen, langkah ini menjanjikan dukungan layanan yang lebih luas dan inovasi teknologi yang lebih matang.