Autodesk secara resmi mengumumkan kehadiran AutoAssemble pada ajang Autodesk University (AU) 2026. Fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) dasar ini dirancang untuk mempermudah proses perakitan komponen (assembly) di dalam perangkat lunak Fusion.
Dengan kehadiran teknologi ini, para insinyur dan desainer tidak perlu lagi mengatur ulang hubungan antar-komponen secara manual satu per satu saat menambahkan bagian baru ke dalam desain.
Hal paling menarik dari fitur AutoAssemble ini adalah kemampuannya dalam mengenali serta memposisikan komponen secara otomatis, bahkan jika geometri tersebut berasal dari sistem CAD (Computer-Aided Design) yang berbeda.
Kecerdasan buatan di dalamnya dapat memahami konteks tata letak serta fungsi tiap bagian, lalu membentuk hubungan antar-komponen secara presisi tanpa hambatan kompatibilitas antar-format berkas.
Berikut adalah beberapa keunggulan dan fitur utama dari AutoAssemble: