Google baru saja mengumumkan peluncuran TensorFlow 2.21 yang menandai kelulusan resmi LiteRT ke tahap produksi sebagai kerangka kerja inferensi perangkat universal untuk era AI saat ini.
Pembaruan ini membawa lonjakan performa GPU hingga 1,4 kali lebih cepat dibandingkan versi TFLite sebelumnya, serta dukungan akselerasi NPU baru yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan langsung di dalam gawai pengguna.
Selain itu, pengembang kini mendapatkan fleksibilitas lebih besar dengan adanya dukungan konversi model kelas satu untuk platform PyTorch dan JAX, yang mempermudah integrasi berbagai model AI ke dalam satu ekosistem yang lebih stabil.
Bagi dunia pengembangan gim, kehadiran LiteRT ini memungkinkan implementasi fitur "Smart NPC" yang jauh lebih responsif dan hemat daya pada perangkat seluler.
Berkat dukungan presisi rendah seperti INT4, karakter dalam gim kini bisa memiliki logika pengambilan keputusan yang lebih kompleks tanpa menghabiskan banyak memori, sehingga musuh dalam gim dapat beradaptasi dengan taktik pemain secara instan tanpa menurunkan bingkai gambar (FPS).
Hal ini membuka peluang bagi pengembang gim indie untuk menghadirkan pengalaman kecerdasan buatan setara gim konsol ke dalam genggaman ponsel pintar dengan lebih efisien.