Filamen PLA yang menyerap kelembapan udara biasanya ditandai dengan munculnya suara letupan kecil saat mencetak, permukaan hasil cetak yang kasar, serta benang-benang halus (stringing).
Kamu tidak wajib membeli filament dryer khusus, karena printer Bambu Lab milikmu dan peralatan rumah tangga bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan kualitas filamen tersebut.
Beberapa teknik praktis mengeringkan filamen PLA tanpa mesin khusus:
- Gunakan bed printer Bambu Lab: Letakkan spool filamen di atas heatbed, tutup dengan kardus bekas filamen yang diberi beberapa lubang ventilasi di bagian atas, lalu atur suhu bed di 50–55 °C selama 4–6 jam.
- Fitur drying bawaan printer: Jika kamu menggunakan printer Bambu Lab X1 Series atau P1S, manfaatkan menu Filament Drying otomatis bawaan sistem yang memanfaatkan suhu dalam enclosure.
- Manfaatkan oven listrik digital: Atur oven pada suhu stabil 45–50 °C selama 4–6 jam (pastikan oven memiliki kontrol suhu presisi agar spool plastik tidak meleleh).
- Simpan di dry box dengan silica gel: Setelah dikeringkan, selalu simpan filamen PLA di dalam wadah kedap udara yang diisi silica gel desikan agar kelembapannya tidak kembali naik.