Kemitraan strategis antara Harvey dan Anthropic resmi menghadirkan model Claude Sonnet 4.6 ke dalam alur kerja para profesional hukum. Integrasi ini bertujuan untuk memangkas waktu riset yang biasanya memakan waktu berjam-jam menjadi hitungan detik, dengan akurasi penalaran yang jauh lebih tajam.
Dengan model baru ini, Harvey mampu membedah dokumen legal yang sangat tebal dan memberikan ringkasan eksekutif yang bebas dari ambiguitas, memastikan pengacara tetap memiliki kendali penuh atas data yang sangat sensitif.
Pembaruan ini tidak hanya sekadar peningkatan kecepatan, tetapi juga tentang bagaimana AI memahami nuansa bahasa hukum yang kaku dan penuh jargon.
Platform ini sekarang dapat melakukan perbandingan antar-dokumen secara otomatis untuk menemukan anomali atau celah hukum yang mungkin terlewatkan oleh mata manusia. Transisi ke Claude Sonnet 4.6 ini menjadi bukti bahwa teknologi AI generatif semakin matang dalam menangani tugas-tugas dengan risiko tinggi di sektor firma hukum global.
Beberapa detail teknis dan kemampuan baru yang patut diperhatikan: