Google’s "Soft" Design Language: Rahasia visual di balik evolusi Gemini AI.
Google baru saja mengungkap filosofi di balik identitas visual asisten AI mereka, Gemini. Melalui pendekatan "Soft" Design Language, Google menggunakan elemen visual yang dinamis untuk membantu pengguna memahami kemampuan AI yang terus berkembang.
Desain ini bertujuan menciptakan interaksi yang tidak hanya canggih, tetapi juga terasa intuitif, suportif, dan hidup di tangan pengguna.
Berikut adalah poin-poin penting dalam strategi visual Gemini:
- Isyarat Dinamis (Dynamic Cues): Menggunakan gradien responsif dan gerakan yang disengaja untuk membantu pengguna menemukan fitur-fitur baru secara alami.
- Bentuk yang Berdenyut (Pulsing Shapes): Elemen visual yang bergerak halus untuk memberikan kesan bahwa AI sedang "berpikir" atau mendengarkan, membuat interaksi terasa lebih manusiawi.
- Gradien Energetik: Penggunaan warna-warna transisi yang hidup untuk memberikan energi visual pada setiap respons yang diberikan oleh Gemini.
- Desain yang Berevolusi: Antarmuka yang dirancang agar tetap fleksibel dan tidak kaku, menyesuaikan dengan peningkatan fitur AI dari waktu ke waktu.
- Fokus pada Intuisi: Memastikan bahwa setiap perubahan visual bertujuan untuk memandu pengguna dalam menguasai berbagai alat produktivitas di dalam ekosistem Gemini.
Pendekatan ini membuktikan bahwa bagi Google, desain AI bukan hanya soal estetika, melainkan alat komunikasi visual untuk menjembatani teknologi kompleks dengan pengalaman pengguna yang ramah dan mudah dipahami.