Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Ketahui persebaran flora dan fauna di Indonesia dalam pembahasan berikut ini!

Indonesia memiliki keanekaragaman Flora dan Fauna di berbagai wilayah. Flora artinya tumbuhan, sedangkan Fauna adalah hewan. Secara garis besar, Flora dan Fauna di Indonesia dibagi menjadi 3 wilayah yaitu wilayah bagian timur, tengah dan barat. Oleh karena itu, setiap Flora dan Fauna memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang berbeda-beda tergantung kondisi geografis dari setiap wilayah tersebut.

Meskipun Indonesia memiliki banyak jenis Flora dan Fauna yang beranekaragam, namun ada beberapa Flora dan Fauna yang hampir punah sehingga harus kita lindungi. Adanya Flora dan Fauna juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan. Untuk lebih jelasnya, dapat Anda simak penjelasan mengenai persebaran Flora dan Fauna di Indonesia beserta faktor -faktornya di bawah ini.

Ringkasan

  • Flora adalah kumpulan tumbuhan yang hidup pada wilayah tertentu, sedangkan Fauna adalah kumpulan hewan yang hidup pada wilayah tertentu.
  • Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dibagi menjadi 3 yaitu Flora dan Fauna Asiatis, Peralihan dan Australis
  • Ada 4 faktor yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna yaitu faktor Klimatik, Edafik, Fisiografis dan Biotik
  • Flora dan Fauna Asiatis terletak di wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. Contohnya seperti badak bercula satu, gajah, ikan air tawar, pohon mahoni dan jati.
  • Flora dan Fauna Peralihan terletak di wilayah Indonesia bagian tengah yang meliputi Kepulauan Nusa Tenggara dan Sulawesi. Contohnya seperti kayu cendana, kakaktua, monyet hitam dan katak terbang.
  • Flora dan Fauna Australis terletak di wilayah Indonesia bagian timur yang meliputi Kepulauan Maluku dan Papua. Contohnya seperti kangguru, mallaby, cenderawasih dan tumbuhan palem-paleman.

Lihat Juga : 25 Gambar Pemandangan Gunung

Apa itu Flora dan Fauna?

Apa Itu Flora dan Fauna
Sumber Gambar : edoo.id

Flora berasal dari bahasa latin yaitu “Flora” yang artinya alamat tumbuhan. Sedangkan menurut istilah Flora adalah kumpulan tumbuhan yang hidup pada wilayah tertentu. Ada berbagai macam jenis tumbuhan di antaranya yaitu tanaman hias, tanaman obat, pohon, semak, rumput dan ganggang. Flora merupakan salah satu komponen penting dalam ekosistem karena tumbuhan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, menghasilkan oksigen, menyediakan makanan, proses fotosintesis dan sebagai tempat tinggal atau pelindung bagi hewan.

Fauna juga berasal dari bahasa latin yang artinya alam hewan, sedangkan menurut istilah Fauna adalah kumpulan hewan yang hidup pada wilayah tertentu. Ada berbagai jenis hewan yaitu mamalia, burung, ikan, reptil, serangga, amfibi, vertebrata dan invertebrata. Fauna juga sangat penting bagi ekosistem karena memiliki peran sebagai bagian dalam rantai makanan, proses ekologi seperti penyerbukan bunga dan penyebaran biji.

Lihat Juga : 10 Gambar Pemandangan Alam

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Persebaran Flora Fauna di Indonesia
Sumber Gambar : pikiran-rakyat.com

Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas sehingga persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dibagi menjadi tiga yaitu bagian barat, tengah dan timur. Setiap wilayah, memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Untuk informasi lebih lengkapnya, bisa Anda simak penjelasan di bawah ini.

1. Flora dan Fauna Asiatis

Flora dan Fauna Asiatis terdapat pada wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. Oleh karena itu, Flora dan Fauna pada setiap wilayah memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang berbeda-beda. Berikut ciri-ciri dari Flora dan Fauna Asiatis :

Ciri – Ciri Flora Asiatis

  • Daunnya lebat
  • Bersifat heterogen
  • Selalu hijau sepanjang tahun
  • Tumbuhan kayu yang beranekaragam dan berharga seperti jati, keruing, mahoni dan sejenisnya

Ciri – Ciri Fauna Asiatis

  • Banyak hewan mamalia yang berukuran besar seperti gajah, harimau, badak dan singa
  • Terdapat berbagai jenis kera, reptil dan ikan air tawar yang beragam
  • Jenis burung yang berwarna berjumlah sedikit
  • Spesies burung yang berkicau berjumlah lebih banyak
  • Tidak ditemukan hewan yang berkantung

Contoh Flora Asiatis

  • Keruing, meranti, mahoni, jati dan kamper

Contoh Fauna Asiatis

  • Mamalia : gajah, badak bercula satu, banteng, rusa, kerbau, monyet, orang hutan, macan, harimau Sumatera, kera, tikus, beruang, kijang, babi hutan, landak dan masih banyak lainnya.
  • Reptil : buaya, kura-kura, kadal, bunglon, biawak, ular, tokek dan trenggiling.
  • Aves : burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang dan berbagai macam unggas.
  • Ikan air tawar dan pesut.

2. Flora dan Fauna Peralihan

Flora dan Fauna Peralihan dapat ditemukan pada daerah Peralihan atau transisi antara Flora dan Fauna Asiatis dengan Australis yang memiliki dua ekosistem yang berbeda sehingga karakteristiknya bersifat campuran. Oleh karena itu, biasanya juga disebut sebagai zona tengah. Daerah bagian Flora dan Fauna Peralihan ini terletak pada wilayah Indonesia bagian tengah yang meliputi Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Berikut ciri-ciri dari Flora dan Fauna Peralihan :

Ciri – Ciri Flora Peralihan

  • Daunnya cenderung berbentuk kecil
  • Bertumbuh pendek
  • Tumbuhannya rata-rata berukuran kecil

Ciri – Ciri Fauna Peralihan

  • Bersifat endemis karena hanya dapat dijumpai di wilayah tertentu saja
  • Tidak mempunyai bulu yang lebat
  • Hewannya langka
  • Jenis burung yang khas dan memiliki keunikan tertentu

Contoh Flora Peralihan

  • Kayu eboni atau kayu besi dan kayu cendana

Contoh Fauna Peralihan

  • Mamalia : anoa, babi, rusa, monyet hitam, kuskus, monyet seba, kuda, sapi, tarsius dan banteng
  • Reptil : biawak, komodo, kura – kura, buaya, ular dan soa-soa
  • Amfibi : katak pohon, katak terbang dan katak air
  • Aves : burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakaktua, nuri, merpati dan angsa.

3. Flora dan Fauna Australis

Flora dan Fauna Australis terdapat pada wilayah Indonesia bagian timur yaitu meliputi Kepulauan Maluku dan Papua. Setiap Flora dan Fauna memiliki karakteristik tersendiri, berikut ciri-cirinya:

Ciri – Ciri Flora Australis

  • Mempunyai Daun paralel
  • Bentuknya memanjang
  • Berdaun panjang

Ciri – Ciri Fauna Australis

  • Terdapat banyak hewan yang berkantung
  • Banyak jenis burung yang berwarna
  • Terdapat banyak Hewan mamalia yang berukuran kecil
  • Ikan air tawar yang terbatas dan berjumlah sedikit

Contoh Flora Australis

  • Didominasi dengan jenis palem-paleman seperti sagu dan nipah. Ada juga jenis pohon kayu seperti damar dan merbabu

Contoh Fauna Australis

  • Mamalia : kangguru, beruang, wallaby, nokdiak ( landak Irian ), opossum laying ( pemanjat berkantung ), kuskus dan kelelawar
  • Reptil : buaya, biawak, ular, kadal dan kura-kura
  • Amfibi : katak pohon, katak terbang dan katak air,
  • Aves : nuri, raja udang, cendrawasih, namudur dan kasuari
  • Ikan : ikan arwana dan berbagai jenis ikan air tawar

Lihat Juga : 150 Kata-Kata Generasi Muda Inspiratif

Faktor yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna

Faktor Persebaran Flora dan Fauna
Sumber Gambar : bungdus.com

Ada empat faktor yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna di Indonesia agar bisa bertahan hidup dengan baik. Berikut penjelasannya dapat Anda simak di bawah ini.

1. Faktor Klimatik

Yaitu salah satu faktor utama yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna yang berkaitan dengan kondisi atmosfer di suatu wilayah seperti suhu, kelembapan udara, curah hujan, angin dan sinar matahari. Iklim yang stabil menjadikan Flora dan Fauna mudah untuk beradaptasi, sedangkan iklim yang tidak stabil menjadikan Flora dan Fauna sulit untuk beradaptasi. Berikut faktor Klimatik yang menentukan kondisi iklim di suatu wilayah antara lain :

a. Suhu

Suhu merupakan faktor Klimatik yang paling umum digunakan untuk menggambarkan kondisi iklim di suatu wilayah. Suhu dipengaruhi oleh jumlah sinar matahari yang diterima dan distribusi panas di bumi. Suhu digunakan Flora dan Fauna untuk bernafas. Untuk itu, dibutuhkan suhu udara yang bagus agar Flora dan Fauna bisa bertahan hidup dengan baik. Semakin tinggi atau rendah suhu udara, maka semakin sedikit Flora dan Fauna yang tinggal pada wilayah tersebut. Suhu yang rendah biasanya membatasi pertumbuhan tanaman dan aktivitas hewan sedangkan suhu yang tinggi dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

b. Kelembapan udara

Kelembapan udara mencerminkan kandungan uap air dalam udara dan juga dapat mempengaruhi suhu. Wilayah yang lembap cenderung mempunyai suhu yang lebih tinggi daripada wilayah yang lebih kering. Kelembapan yang tinggi dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah dan udara di sekitar tanaman dan menjaga ketersediaan air bagi hewan

c. Angin

Angin memiliki peran penting dalam persebaran Flora dan Fauna di suatu wilayah. Angin dapat membawa polusi, debu dan serbuk sari yang dapat mempengaruhi kesehatan tumbuhan dan hewan. Selain itu, angin juga dapat mempengaruhi bentuk dan ukuran tumbuhan misalnya pohon yang tumbuh di daerah berangin cenderung mempunyai akar yang lebih dalam dan kuat untuk menahan angin kencang. Angin juga berfungsi sebagai media pemindahan uap air dan pembentukan karbon dioksida.

d. Curah hujan

Curah hujan mempengaruhi ketersediaan air yang diperlukan oleh tumbuhan dan hewan untuk bertahan hidup. Tanaman-tanaman yang tumbuh di wilayah dengan curah hujan yang tinggi biasanya mempunyai daun yang lebar dan akar yang dalam untuk menyerap air dengan efektif sedangkan tanaman yang tumbuh di wilayah dengan curah hujan yang rendah mempunyai daun yang kecil atau tumbuhan kaktus yang mampu menyimpan air untuk bertahan hidup. Selain itu, hewan juga membutuhkan air untuk bertahan hidup, tumbuh dan berkembang biak.

e. Sinar matahari

Sinar matahari sangat penting bagi kehidupan tumbuhan dan hewan, karena energinya digunakan sebagai proses fotosintesis bagi tumbuhan dan sebagai penghangat tubuh bagi hewan. Kondisi sinar matahari seperti intensitas cahaya, durasi siang dan malam dapat mempengaruhi jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang dapat bertahan hidup.

2. Faktor Edafik

Merupakan faktor yang berkaitan dengan kondisi dan sifat-sifat tanah di suatu wilayah. Faktor Edafik juga sangat penting untuk menentukan keberadaan dan kelimpahan spesies di suatu wilayah. Adapun faktor-faktor Edafik antara lain :

a. Tekstur tanah

Tekstur tanah menggambarkan perbandingan antara partikel pasir, debu dan tanah liat. Tekstur tanah dapat mempengaruhi kemampuan tanah untuk menahan air dan nutrisi serta menentukan jenis tanaman yang dapat tumbuh pada tanah tersebut.

b. pH tanah

pH tanah menggambarkan keasaman atau kebasaan tanah. Selain itu, pH tanah juga berpengaruh pada kemampuan tanah untuk menyerap unsur hara. Tanah yang terlalu asam atau terlalu basa dapat membatasi keberadaan spesies tertentu.

c. Kandungan air tanah

Kandungan air tanah dapat mempengaruhi kemampuan tanaman untuk menjangkau air dan nutrisi serta dapat mempengaruhi keberadaan dan kelimpahan spesies di wilayah tersebut. Daerah yang lebih lembab mempunyai keanekaragaman Flora dan Fauna yang berbeda dengan daerah yang lebih kering.

3. Faktor Fisiografis

Adalah faktor yang berkaitan dengan bentuk dan sifat fisik dari suatu wilayah seperti topografi, geologi, hidrologi dan bentang alam. Oleh karena itu, Flora dan Fauna yang berada di daerah pegunungan berbeda dengan Flora dan Fauna di daerah pantai.

4. Faktor Makhluk Hidup (Biotik)

Adalah faktor yang berkaitan dengan hubungan antara makhluk hidup di suatu wilayah. Faktor-faktor Biotik ini mencakup interaksi antara spesies (interaksi interspesifik) dan interaksi antara spesies dengan lingkungan mereka (interaksi spesies – lingkungan). Contoh interaksi interspesifik meliputi persaingan, predasi dan simbiosis. Sedangkan interaksi interspesifik seperti interaksi tanaman dan tanah tempat mereka tumbuh atau antara hewan dan suhu lingkungan tempat mereka hidup.

Lihat Juga : 1000 Kata-Kata Bijak Kehidupan

Penutup

Penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dibagi menjadi 3 yaitu pertama, Asiatis yang terletak di wilayah Indonesia bagian barat seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. Kedua, Peralihan yang terletak di wilayah Indonesia bagian tengah meliputi Kepulauan Nusa Tenggara dan Sulawesi serta terakhir, Australis yang terletak di wilayah Indonesia bagian timur meliputi Kepulauan Maluku dan Papua. Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda dan jika ada yang ditanyakan bisa komen di bawah!

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna?

Ada 4 faktor yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna yaitu Faktor Klimatik, Edafik, Fisiografis dan Biotik

Apa saja contoh Flora dan Fauna Asiatis?

Contoh Flora Asiatis adalah keruing, meranti, mahoni, jati dan kamper sedangkan Fauna Asiatis seperti gajah, badak bercula satu, banteng, rusa, kerbau, monyet, buaya, kura-kura, burung hantu dan ikan air tawar.

Di mana letak Flora dan Fauna Asiatis dan Australis?

Flora dan Fauna Asiatis terletak pada wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali sedangkan Flora dan Fauna Australis terletak pada wilayah Indonesia bagian timur yang meliputi kepulauan Maluku dan Papua.

Apa yang dimaksud dengan garis Wallace dan garis Weber?

Garis Wallace adalah garis yang memisahkan antara kelompok hewan Asia dengan hewan Peralihan sedangkan Garis Weber adalah garis yang memisahkan antara kelompok hewan peralihan dengan hewan Australia.


Penulis : Asiyatul Ulfiyah | Editor : Rudi Dian Arifin, Wahyu Setia Bintara

Asiyatul Ulfiyah

Asiyatul Ulfiyah adalah penulis artikel di web dianisa.com. Saya memiliki minat dalam bidang sosial media, content creator, dan content writer. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk bidang yang lain yang dapat meningkatkan kemampuan saya.

Discussion | 0 Comments

*Komentar Anda akan muncul setelah disetujui

  1. Download YMWhatsApp Apk Terbaru – Update Mei 2024

    Berikut link download YMWhatsApp terbaru 2024 bulan ini!
  2. 30 Contoh Gambar Mewarnai Doraemon, Mudah untuk Anak!

    Berikut kumpulan contoh gambar mewarnai Doraemon yang mudah untuk anak – anak, dari TK, SD, SMP.
  3. 30 Contoh Gambar Mobil Kartun Simple, Mudah Ditiru Anak TK, SD, SMP!

    Berikut kumpulan gambar mobil kartun yang simple dan mudah ditiru anak TK, SD, SMP!